Ada Apa dengan Lupus?

Kemudahan arus informasi membuat segala hal dengan mudah kita ketahui. Salah satunya tentang penyakit. Setiap hari, rasanya selalu saja ada penyakit baru yang menambah perbendaharaan pengetahuan kita.

Dari sekian banyak penyakit, masih banyak penyakit yang dirasa asing di masyarakat kita, salah satunya adalah penyakit Lupus. Penyakit yang satu ini kini mulai marak dibicarakan karena keanehan dan kemisteriusannya. Jika Anda belum mengenalnya dengan baik, tulisan berikut ini akan mengajak Anda memahaminya dengan lebih baik.

Definisi Penyakit Lupus

Lupus adalah penyakit otoimun. Disebut demikian karena penyakit ini disebabkan oleh sistem pertahanan tubuh (antibodi) yang menyerang tubuh itu sendiri. Serangannya bisa pada kulit, persendian, jantung, paru-paru, darah, ginjal, dan juga otak. Penyakit Lupus secara lengkapnya disebut sebagai SLE (Systemic Lupus Erythomatosus).

Penyebab Penyakit Lupus

Penyebab utama penyakit lupus belum diketahui secara pasti. Para ahli percaya bahwa kelainan yang menyebabkan seseorang terkena penyakit lupus itu sudah ada di dalam tubuh penderita sejak lahir. Adapun faktor-faktor luar akan memicu kelainan gen-gen tersebut untuk muncul menjadi penyakit lupus. Faktor pemicunya bisa berupa mononucleosis dan juga cahaya matahari. Penyakit lupus tidak ditularkan dan juga tidak menular.

Karakteristik Penyakit Otoimun

Karakteristik penyakit otoimun bisa dicirikan dari ketidakmampuan sistem kekebalan tubuh membedakan antara sel tubuh, jaringan tubuh, sel luar tubuh, bahkan virus. Akibatnya, sistem pertahanan tubuh yang seharusnya menghasilkan antibodi yang akan menyerang antigen (berupa bakteri, virus, atau sel luar) menjadi menghasilkan oto-antibodi yang menyerang sistem kekebalan tubuh yang menghasilkannya. Analoginya, seperti peluru yang menembak atau memburu pistolnya sendiri.

Mekanisme Penyakit Lupus

Saat proses penyerangan sistem kekebalan tubuh oleh oto-antibodi terjadi, penderita bisa menderita infeksi (gejala pertama yang terlihat), sakit, dan kerusakan jaringan tertentu. Infeksi sendiri bisa menyebabkan sakit, panas (demam), kemerah-merahan, bengkak, dan kehilangan fungsi bagian tertentu, baik yang berada di dalam tubuh maupun yang berada di luar tubuh.

Untuk beberapa pasien dengan kasus ringan, gejala lupus mungkin tidak terlihat parah. Namun, lupus bisa menjadi sangat serius dan mengancam kehidupan. Hal ini karena sampai sekarang, lupus belum dapat diobati. Adapun pengobatan yang dilakukan hanyalah terapi pengurangan gejala-gejala yang terjadi pada pasien.

Seperti, pengobatan dengan kortikosteroid dan immunosuppressants(zat penekan produksi sistem imun agar tidak menghasilkan oto-antibodi)Itu sebabnya juga yang menjadikan lupus sebagai penyakit misterius layaknya penyakit kanker. Tak ada sebab pasti dan tak ada obat yang jelas.

Siapapun yang terjangkit lupus, pria ataupun wanita tua atau muda tetapi lupus ini lebih banyak menyerang kepada wanita, dikarenakanhormon  wanita ada hubungannya dengan penyakit lupus ini. Tidak kemungkinan juga laki-laki dan orangtua juga bisa terjangkit penyakit pengertian lupus ini.

Penyakit pengertian lupus ini memang tidak diduga kedatangan dan perkembangannya dalam setiap waktu. Orang-orang yang menderita lupus hidup lebih lama dan lebih aktiv dan lebih sehat dibandingkan dengan yang sebelumnnya.

Prognosis dan Kelangsungan Hidup Penderita

Prognosis (ramalan) penyakit lupus bergantung kepada organ yang terlibat. Dengan kata lain, penanganan lupus yang melibatkan organ yang satu berbeda dengan penanganan lupus yang melibatkan organ yang lain.

Pada penyakit lupus, tingkat kelangsungan hidup penderita penyakit lupus yang melibatkan sistem saraf pusat dan organ-organ utama (seperti jantung, paru-paru, atau ginjal) kemungkinan besar akan lebih singkat daripada penderita lupus yang hanya melibatkan kulit atau persendian saja. Adapun kematian penderita penyakit lupus banyak terjadi akibat infeksi yang berkaitan denganimmunosuppressants (zat penekan produksi sistem imun agar tidak menghasilkan oto-antibodi).

Faktor Risiko

Faktor yang memperbesar seseorang untuk menderita penyakit lupus di antaranya adalah perempuan, berusia di antara 15 – 45 tahun, berkulit hitam, mempunyai keluarga yang juga penderita lupus, serta menjalani pengobatan yang berhubungan dengan obat penginduksi lupus sistemik.  Penyakit autoimun ini muncul karena bakteri dan virus dan penyakit ini menyerang kepada kekebalan tubuh dan akan menyebabkan peradangan atau rusaknya bagian tubuh. Ada banyak kasus yang apa saja yang menyebabkan penyakit lupus ini antara lain:

  • Jenis kelamin
  • Usia yang bisa menyerang pada mereka yang berusia 15-40 tahun
  • Sinar matahari yang membuat kulit rentan terkena penyakit lupus tersebut.
  • Obat
  • Terinfeksi Virus Epstein Barr (EVB)
  • Terkena zat kimia

Komponen-komponen DNA yang berada dalam sel-sel tubuh tidak ada yang menyebabkan lupus. Karena beberapa penelitianmengatakan semua gen-gen bergabung untuk merespon faktor dan risiko pada lingkungan.

Ada beberapa elemen orang terjangkit penyait lupus ini anatara lain:

Sinar Ultraviolet

Sinar matahari tidak hanya membakar kulit tetapi sinar matahari juga dapat meningkatkan penyakit kanker kulit dan akan menyebabkan terkenannya lupus. Pada orang yang sensitif terhadap matahari orang tersebut akan lebih tinggi terkena penyakit lupus ini.

Infeksi Penyakit

Di dalam penelitian terjadinya infeksi disebabkan oleh kuman dan virus yang mewabah pada bagian sel-sel tubuh sehingga tubuh dapat terjangkit penyakit. Virus EBV ini adalah salah satu virus yang menyebabkan herves dan menyebabkan penyakit ringan juga dan lebih bertanggung jawab terhadap penyakit yang lebih tinggi.  Di usia 40 tahun sangat rentan kesempatan untuk terjangkit penyakit lupus sangat cepat terjangkit. karena EBV dapat merambah ke del-sel darah putih.

Merokok

Merokok adalah faktor risiko terjadinya pada penyakit lupus dan dapat meningkatkan terkenanya penyakit lupus khususnya padawanita yang suka merokok di harapkan hindari merokok agar tidak terkena dengan penyakit tersebut.

Pada usia subur wanita pengertian lupus ini merupakan faktor risiko terjangkitnya penyakit lupus ini apalagi diagnosa pada wanita muda. Hal ini dikarenakan karena oleh hormon ektrogen wanita. Untuk para wanita dilarang untuk menggunakan kotrasepsi oral karena akan menyebabkan peningkatan pengertian lupus ini. Karena sel-sel darah putih ini merespon pada kekebalan tubuh dan akan meningkatnya sel-sel.

Yang memicu terjangkitnya pengertian lupus ini dikarenakan sel-sel kekebalan berkepanjangan yang dapat memicu penyakit ini seperti penggunaan pil KB yang mengandung ekstrogen akan mudah terjangkit penyakit pengertian lupus ini.

Di Afrika dan di Amerika penyakit lupus ini tiga kali lebih sering di derita oleh para wanita dan cenderung terjangkit lupus di usiayang muda dengan gejala-gejala yang lebih tinggi.

Gejala Penyakit Lupus

Gejala-gejala yang terjadi pada pasien yang menderita lupus di antaranya adalah demam, sakit persendian, sakit otot, fatig, radang kulit (kulit kemerah-merahan), anemia, infeksi paru-paru, gangguan jantung, kejang, dan lain-lain.

Pengobatan Lupus

Lupus memang tak dapat disembuhkan. Akan tetapi, gejala-gejala penyakit yang mengiringinya bisa dikurangi, bahkan disembuhkan. Pengobatan yang dilakukan sampai saat ini di antaranya adalah terapi obat anti-infeksi dan pengatur sistem imun, akupunktur, fototerapi (terapi cahaya), serta pengaturan makanan, berat badan, dan perlindungan dari sinar matahari.

Faktor genetik pada lingkungan menjadi munculnya penyakit lupus ini seperti sinar matahari, makanan, obat-obatan dan racungejala lupus ini bermacam-macam. Sehingga sulit untuk mendiagnosa penyakit pengertian lupus ini. pengertian lupus ini biasanya untuk mebuat badan lemas disertai demam dan nyeri pada badan.

Ada dua cara dalam menangani pengobatan lupus ini dengan cara:

  • kortiksteroid yang fungsinya untuk mencegah peradangan dan mengatur kekebalan tubuh.
  • Kortikostteroid yang berfungsi untuk mengatasi bengkak dan nyeri pada bagian tubuh.

Selain pengobatan gejalanya, penderita lupus juga akan dijaga segala bentuk tingkah laku dan kebiasaannya. Seperti tidak boleh stres, harus banyak istirahat, menghindari sinar matahari, tidak boleh merokok, pengaturan berolahraga, dan masih banyak lagi yang lainnya.

Speak Your Mind

*