Adblock, Membantu atau Mengganggu?

Ilustrasi adblock 

Tentunya kita tahu, begitu banyak informasi yang bisa kita dapatkan dengan berselancar di dunia maya. Kebutuhan orang akan informasi tersebut menjadi lahan yang potensial bagi pemasang iklan. Maka tidak heran jika berbagai bentuk iklan nyaris muncul setiap kali kita membuka sebuah situs. Untuk meminimalkan munculnya iklan pada sebuah website, biasanya browser sudah menyediakan layanan yang disebut dengan Adblock.

Jenis Iklan

Iklan-iklan ini ada yang ditempatkan secara rapi di sebuah website dan baru akan membuka website iklan tersebut setelah diklik oleh pengguna internet. Tetapi, ada juga iklan yang muncul secara otomatis dan biasanya mengganggu aktivitas pengguna internet. Iklan seperti ini biasa disebut dengan popup. Popup adalah iklan yang muncul saat kita mengklik sebuah link. Biasanya selain berisi iklan, link ini juga berisi link yang benar-benar sedang dicari.

Popup akan muncul dengan layar penuh sehingga kadang-kadang akan membingungkan orang yang masih awam dengan internet. Hal ini disebabkan karena popup iklan ini akan menutupi semua layar komputer dan tidak memperlihatkan bagian deskbar komputer. Satu-satunya cara menghilangkan iklan ini adalah dengan menutupnya, tetapi lagi-lagi sebagian orang mungkin mengalami kesulitan untuk menutup iklan popup yang muncul secara otomatis ini.

Iklan lain yang biasa ada yaitu iklan yang menggunakan jasa tiny url. Tiny url adalah sebuah website yang digunakan untuk memendekkan suatu alamat website. Dengan digunakannya tiny url ini, maka alamat sebuah website yang awalnya panjang, akan menjadi pendek dengan menggunakan sebuah kode. Ini sangat berguna untuk mempromosikan alamat website melalui twitter karena url yang diberikan lebih pendek.

Penyedia layanan tiny url ini biasanya mendapatkan iklan dengan menampilkan iklan secara penuh di bagian bawah dari website. Memang, hal ini tidak begitu merepotkan karena setelah pengguna mengikuti perintah dari penyedia layanan tiny url, maka iklan akan hilang dengan sendirinya.

Sayangnya, kehadiran iklan-iklan tersebut bagi sebagian orang justru lebih banyak mengganggu daripada membantu. Terlebih tidak sedikit iklan yang menggunakan komputer kita sebagai tempat ‘menyelundupkan’ data. Keadaan ini tentunya meningkatkan risiko komputer kita terkena serangan virus ketika kita dengan tidak sengaja mengunjungi situs berbahaya.

Bisnis Ironis

Adalah Michael McDonald dan Vladimir Palant yang memiliki ide membuat piranti tambahan untuk meminimalisir munculnya iklan pada browser Firefox. Piranti ini termasuk ke dalam add-ons yang bisa ditambahkan ke browser mozilla. Piranti yang dirilis pada Januari 2006 tersebut diberi nama Adblock.

Sesungguhnya keberadaan piranti tersebut menjadi sangat ironis dan kontroversial karena Firefox menghasilkan jutaan dolar melalui perjanjian sistem pencarian dengan Google, yang menghasilkan uang dari iklan yang ditayangkan di internet. Bagaimana jika bisnis Google mulai menurun karena iklan perusahaan klien mereka diblokir para pengguna internet?

Terlepas dari urusan bisnis, Adblock tidak hanya memblokir iklan pop-up, tapi betul-betul tidak menampilkan iklan yang sebenarnya tertanam di halaman situs. Adblock juga memberi keleluasaan pada penggunanya dalam menentukan kriteria untuk menghilangkan konten yang tidak diinginkan berdasarkan alamat sumbernya.

Kriteria penyaringan dapat diatur secara otomatis untuk tujuan mulai dari menghapus iklan online sampai dengan memblokir semua domain yang mencurigakan. Hasilnya, saat kita masuk dalam ke sebuah situs, Adblock akan mencegat dan menonaktifkan elemen sesuai dengan kriteria tersebut.

Tetapi, yang menarik dari add-ons ini adalah tersedianya layanan untuk menonaktifkan add-ons ini. Tentu saja ini adalah sebuah jalan keluar agar antara penyedia layanan iklan dan pihak penyedia layanan website sama-sama mendapat keuntungan.

Perlawanan Operator

Walaupun sebuah situs tanpa iklan yang mengganggu tampaknya seperti konsep yang hebat, namun kita juga perlu tahu bahwa situs bisa ada karena terdapat orang-orang yang bekerja di belakang setiap tampilan halamannya. Orang-orang yang ada di belakang layar inilah yang memasukkan data-data pada sebuah website dan melakukan pemeliharaan website tersebut agar website selalu bisa diakses oleh para pengguna internet.

Layaknya semua karyawan, tentunya orang-orang ini juga membutuhkan bayaran untuk melakukan pekerjaan tersebut. Bayaran ini tentu saja digunakan untuk kelangsungan hidup karaywan dan keluarganya. Bisa dibayangkan jika karyawan yang ada di balik sebuah situs raksasa dan harus bekerja 24 jam tidak mendapatkan bayaran sama sekali. Tentu ini akan membuat karyawan tersebut tidak bisa hidup dengan layak.

Sejumlah operator situs, yang menggunakan iklan online untuk membiayai hosting dari situs mereka berpendapat bahwa penggunaan perangkat lunak pemblokiran iklan seperti Adblock berisiko memotong pendapatan mereka.

Karenanya beberapa situs telah mengambil tindakan terhadap perangkat lunak yang memblok tampilan iklan seperti ini. Caranya, yaitu dengan mencoba untuk mendeteksi keberadaannya dan menginformasikan penggunanya, atau langsung mencegah pengguna mengakses konten kecuali mereka menonaktifkan perangkat lunak pemblokiran iklan. Cara ini memang sangat efektif untuk membuat pengguna internet menonaktifkan adblock karena website tidak akan menampilkan gambar sama sekali jika add-ons tersebut belum dinonatifkan.

Tiga Solusi

Bagi para pemilik situs dan mereka yang mengandalkan hidup di dunia internet, pertanyaan yang muncul yaitu bagaimana cara mendapatkan uang dari iklan bila sebagian besar pengunjung menggunakan software block iklan di internet ini? Untuk mengetahuinya dengan lengkap, Anda bisa tahu di menerapkan tiga solusi berikut pada browser Anda:

1. Bergabung dalam jaringan iklan yang berbeda

Database jaringan iklan Adblock yang perlu diperbaharui secara berkala, memungkinkan Anda bergabung dalam beberapa penyedia jasa iklan yang tidak dikenal sehingga iklan mereka tidak akan diblokir. Namun, Anda tidak bisa mengharapkan hal ini akan berlangsung selamanya karena add-ons pemblokir iklan ini akan melakukan update terus-menerus terhadap iklan yang tidak bisa ditayangkan tersebut. Update ini tentu akan menambah informasi terhadap iklan-iklan apa saja yang sudah dihindari popup-nya.

2. Menggunakan format iklan yang berbeda

Menggunakan format iklan yang berbeda merupakan solusi yang baik. Adblock mengidentifikasi format iklan seperti Full Banner (468×60 piksel) atau Skyscraper (120×600 piksel). Jika Anda menggunakan jaringan penyedia jasa iklan yang mengembangkan beberapa format iklan yang inovatif, Adblock juga mungkin akan mengabaikannya untuk beberapa waktu. Sayangnya, ini juga hanya pilihan sementara.

3. Menghasilkan uang dengan program Afiliasi

Dan solusi yang terakhir ini merupakan salah satu cara terbaik untuk mendapatkan keuntungan dari iklan meskipun sebagian besar pengunjung menggunakan add-ons pemblokir pop-up. Program Afiliasi dapat dipromosikan dengan menggunakan link normal. Meskipun banyak penyedia jasa ini yang menawarkan inovasi tampilan iklan, tingkat konversi terbaik diperoleh dengan implementasi yang bijak antara iklan yang ditawarkan dengan konten situs yang bersangkutan.

Bijaksana Memasang Iklan

Kebutuhan untuk mempromosikan barang atau jasa sangat penting untuk mengembangkan usaha kita melalui internet. Hanya saja, yang harus Anda perhatikan adalah kenyamanan pengguna internet itu sendiri. Tidak semua orang yang mengakses internet suka belanja atau memang sengaja untuk berbelanja online. Bagi yang sedang fokus mencari informasi penting dan pengetahuan baru, munculnya iklan yang tidak teratur bisa sangat mengganggu. Jadi, untuk alasan itulah mengapa mereka memasang software Adblock.

Semua kembali pada Anda, apakah mau mempromosikan produk Anda tanpa memikirkan kenyamanan orang lain, ataukah tetap memasang iklan tetapi dikemas dengan baik dan tidak acak-acakan. Asalkan langsung bisa terlihat oleh pengguna, Anda tidak mempedulikan dampaknya bagi orang lain.

Jika Anda bijaksana dalam memilih dan menggunakan format iklan yang lebih baik, Anda akan terhindar dari pemborosan memasang iklan. Jika dipikir lagi, bukankah akan terjadi pemborosan jika Anda memasang iklan tetapi tidak pernah digubris oleh pengunjung internet karena strategi pemasangannya tidak jitu. Anda tentu tidak ingin hal ini terjadi bukan? Ada baiknya juga Anda berempati pada orang lain, jika Anda sedang membuka situs atau web dan selalu diganggu dengan kemunculan iklan secara tiba-tiba, bahkan hampir setiap tenggat waktu, tentu Anda juga akan merasa kesal bukan?

Jadi, apakah Adblock ini dikatakan mengganggu atau tidak, itu dikembalikan kepada yang memasang iklan dan pengguna internet itu sendiri. Lebih baik kita memilih memasang iklan dengan lebih baik dan tersistematis dan menarik minat pengguna internet daripada memasangnya tanpa strategi dan asal terpampang tetapi malah tidak pernah dilihat pengguna? Keputusan ada di tangan Anda.

Speak Your Mind

*