Adolf Hitler – Pembantai dari Jerman

Ilustrasi Adolf Hitler

Daftar Isi

  1. Masa Kecil Adolf Hitler
  2. Weimar, Jerman
  3. Misteri Kematian
  4. Perang Sepanjang Zaman
  5. Partai Nazi
  6. Masa Pemerintahan

Anak manusia yang satu ini merupakan bintang dari segala zaman, terutama bagi mereka yang menyukai petualangan manusia yang berdarah-darah.

Adolph Hitler merupakan mimpi buruk bagi 75 juta manusia yang dipaksa ke alam baka tanpa keinginan sendiri. Perang Dunia II (1939-1945) akibat ulah Adolf Hitler itu juga menjadikan bumi tambah runyam.

Penggunaan bom nuklir di dua tempat, penderitaan dan trauma manusia produk perang, membagi dunia pada situasi waspada dan serba saling iris demi sumber daya alam dan penguasaan ekonomi, karena puing-puing Perang Dunia itu berakhir pada pembangunan kembali Eropa dengan sumber daya Afrika dan Asia.

Diakui atau tidak, Perang Dunia bagi sebagian besar negara kolonialis merupakan berkah. Berkat kebengisan Adolf Hitler terhadap Eropa, mereka bisa menggeliat dan membebaskan diri dari para penjajahnya.

Namun, no thanks kepada Hitler. Kengerian yang ditimbulkannya bisa membuat semua orang normal bersepakat, pemimpin partai NAZI itu memang sakit jiwa.

Masa Kecil Adolf Hitler

Adolf Hitler lahir di Gasthof zum Pmmer, sebuah bangunan penginapan di Braunau am Inn, Austria, pada tanggal 20 April 1899.

Adolf Hitler adalah anak kekemapt dari enam bersaudara. Alois Hitler, ayah Adolf Hitler, adalah seorang pegawai kantor bea cukai. Sementara itu, ibu kandung Adolf Hitler, Klara Polzl, merupakan istri ketiga Alois.

Keluarga Adolf Hitler hidup tidak menetap dan berpindah-pindah, yaitu dari Braunau am Inn ke Passau, Lambach, Leonding, dan Linz. Semasa kecil, Adolf Hitler adalah seorang pelajar yang baik ketika bersekolah di sekolah menengah pertama (elementary school).

Tapi, pada kelas enam tahun ajaran pertamanya di sekolah menengah atas (high school), Adolf Hitler gagal naik kelas dan terpaksa harus mengulang kelas.

Adolf Hitler gagal karena tidak sependapat dengan sang ayah yang menginginkan dirinya mengikuti jejak ayahnya bekerja sebagai pegawai bea cukai. Namun, Adolf Hitler sendiri ingin menjadi seorang pelukis daripada mengikuti keinginan ayahnya.

Pada tanggal 3 Januari 1903, ayah Adolf Hitler meninggal. Sejak saat itu, pendidikan Adolf Hitler tidak mengalami perkembangan yang berarti hingga akhirnya ia kelaur dari sekolah tanpa memperoleh satu gelar pun.

Adolf Hitler : Weimar, Jerman

Misteri Kematian Adolf Hitler

Di mana Adolf Hitler mati, di mana kuburnya, di mana mayatnya, semua orang bisa saling klaim.

Dalam budaya populer, Adolf Hitler mati di bunker di tengah gempuran serangan tentara Rusia.

Ia menegak racun dan menembak kepalanya sendiri pada 30 April 1945. Namun, kepastian mayatnya tidak pernah terungkap.

Dari para saksi mata, didapati bahwa Adolf Hitler merencanakan kematiannya sendiri, minta mayatnya dibakar.

Sayangnya, semua kesaksian itu didapat dari istilah “katanya” sehingga bahkan pada saat matinya, Adolf Hitler masih diselimuti misteri.

Semua berawal dari kekalahan Jerman di Perang Dunia I. Kopral Hitler yang idealis dan gila perang tidak bisa menerima keadaan itu. Terlebih, Jerman menjadi negara yang absurd.

Berakhirnya masa monarki tidak ditandai dengan revolusi modern yang mulus. Orang Jerman begitu kaku menyikapi perubahan.

Walhasil, Republik Weimar Jerman (1919-1930) merupakan tempat berkumpulnya bangsa bermata sayu, tanpa semangat, tanpa harkat dan derajat.

Kopral Hitler saat itu berusia pertengahan tiga puluhan. Ia menyaksikan sendiri orang-orang yang hilang jiwanya. Ia tinggal di Munich, menjadi mata-mata militer untuk partai dan pergerakan sosialis.

Dus, bukan menjadi mata-mata dia malah aktif terlibat di partai itu. Bahkan, menjadi pemimpinnya. Senjata Adolf Hitler dalam meraih apa yang dia mau adalah kehebatan orasinya.

Adolf Hitler adalah seorang agitator yang mampu menyihir masa. Adolf Hitler pun terlibat dalam upaya kudeta Beer Hall Putsch lantas dipenjarakan pemerintah. Akan tetapi, itu tidak menghentikan ambisi Adolf Hitler.

Partainya maju pesat, menguasai mayoritas parlemen. Ia berhasil menjadi kanselir dengan pendekatan politik yang rapi. Pada saat Presiden Hindenburg wafat, Hitler menjadi pemimpin satu-satunya Republik Weimar Jerman.

Pada 1933, Weimar Jerman resmi lenyap dari peta bumi. Nama itu berganti menjadi Jerman saja dengan Adolf Hitler sebagai pemimpin utama dengan julukan Führer und Reichskanzler, pemimpin dan kanselir.

Adolf Hitler – Perang Sepanjang Zaman

Pada 1939, setelah merasa nyaman dengan pakta anti-agresi yang ditandatangani bareng Uni Soviet, Adolf Hitler lantas mencaplok Polandia.

Setelah menggempurnya berminggu-minggu, Warsawa jatuh, di sebelah timur Vistula juga ikut dicaplok Soviet.

Inggris dan Prancis berang, lantas mengajak sparing tentara Hitler.

Pada tahun-tahun berikutnya, dunia dibuat panas dingin oleh tingkahnya. Chekoslowakia dilalap, kemudian Austria.

Lantas, Alsace-Lorraine yang merupakan wilayah rampasan Prancis selama Perang Dunia I pun dipagari bendera Jerman. Melangkah ke utara, Jerman menakut-nakuti Norwegia.

Ajakan ini diladeni dengan strategi Perang Blietzkrieg. Perang kilat, di mana  puluhan divisi lapis baja merangsek masuk melalui hutan Ardeness, memasuki kota Sedan dan melaju tanpa henti ke Dunkirk, memotong konsentrasi tentara sekutu di Utara.

Prancis jatuh, tentara sekutu kabur melalui operasi penyelamatan manusia terbesar dalam sejarah. Sekitar 500.000 orang lebih diangkut dari Dunkirk ke tanah Inggris, operasi itu dikenal dengan nama operasi Dinamo.

Adolf Hitler lantas menjadi penguasa tunggal tanah Eropa. Balkan dikuasai, Kiev dibumihanguskan. Moskow dikepung. Afrika Utara diduduki.

Adoft Hitler memang hanya mesin perang. Ia tidak membawa konsep dan peradaban seperti penakluk lainnya.

Ia hanya membawa derita bagi negeri yang dikuasainya. Lebih dari itu, Adolf Hitler bertanggung jawab bagi pembantaian minoritas melalui program solusi final, yang mengantarkan ratusan ribu nyawa, mulai dari Yahudi, Gipsi, Polandia, dan Slavia ke liang kubur.

Anehnya, Adolf Hitler adalah keturunan Yahudi. Logikanya, tak ada satu manusia pun yang akan membantai bangsanya sendiri. Namun, itulah Adolf Hitler. Perilaku di balik pembantaian ini tetap menjadi misteri yang masih diteliti para ahli sejarah.

Adolf Hitler dan Partai Nazi

Semua orang normal bersepakat, pemimpin partai NAZI itu memang sakit jiwa.

Sosok Adolf Hitler sangat identik dengan partai Nazi atau Nationalsozialistische Deutsche Arbeiterpartei. Hitler menjadi bagian sebagai pengurus di partai Nazi pada 1921.

Kepiawaian Adolf Hitler dalam berpidato mengantarkannya menduduki ketua partai Nazi. Pada 1929, Partai Nazi menjadi pemenang mayoritas dalam Pemilihahan Umum di Jerman. Kemenangan tersebut mengantarkan Adolf Hitler sebagai Kanselir.

Masa Pemerintahan Adolf Hitler

Pada masa kepemimpinannya sebelum Perang Dunia II, Adolf Hitler memberikan perintah untuk menetapkan pemerataan sektor ekonomi, meningkatkan sektor lapangan kerja, dan fasilitas-fasilitas umum serta proyek-proyek umum lainnya.

Salah satu sumbangan besar Adolf Hitler dalam dunia otomotif adalah idenya untuk membuat kendaraan murah yang dapat dijangkau oleh rakyat Jerman. Akhirnya, ide Adolf Hitler tersebut diwujudkan dengan mendirikan pabrik mobil Volkswagen (VW).

Pada Juni 1934, Adolf Hitler membunuh para penentangnya di Nazi. Pembunuhan tersebut dilakukan pada malam hari sehingga dikenal dengan sebutan Malam Pisau Panjang (Nacht der langen Messer). Dalam pemerintahannya, Hitler pun menyalahkan komunisme dan Yahudi atas situasi ekonomi yang semakin memburuk.

Selain menyalahkan, Hitler pun menyerang dan membunuh orang komunis dan Yahudi. Di samping itu, Adolf Hitler pun berhasil meraih dukungan dari pihak militer dengan melaksanankan politik pembangunan peralatan militer Jerman.

Speak Your Mind

*