Aneka Rasa Cerita Tentang Cinta

Ilustrasi cerita tentang cinta

Cinta tak Pernah Basi

Cerita tentang cinta adalah cerita yang menarik dan tak pernah basi untuk diperbincangkan. Mulai dari film, buku, lagu, sinetron, kolom di harian atau apa saja, semuanya tak pernah lepas dari sebuah tema center yang selalu aktual sepanjang zaman. Cinta dipandang sebagai suatu hal yang cukup universal, diminati banyak kalangan dan selalu menarik untuk diperbincangkan.

Ada yang mengatakan bahwa hidup ini mutlak membutuhkan cinta. Tanpa cinta tak akan ada kedamaian dan ketenangan dalam menjalani hidup, yang ada sebaliknya, rasa benci, dendam, amarah dan segala bentuk sikap yang bertentangan dengan nilai-nilai cinta. Itulah yang luar biasa dari cinta, bahkan cinta bisa membuat sesuatu yang tak mungkin menjadi mungkin, sesuatu yang bersifat mustahil betul-betul menjadi sebuah kenyataan.

Cerita tentang cinta memang memiliki keunikan tersendiri. Rasanya tak akan pernah habis kosa kata kita untuk mendeskripsikannya.

Unsur-unsur Pembangun Cinta

Ada banyak yang akan terpikir oleh kita saat mengungkapkan kata cinta. Unsur-unsur penting yang biasanya muncul dari maknanya cinta akan sangat banyak bila kita renungkan. Cinta itu bukan sekadar persoalan cemburu, tertawa, rindu dan sebagainya. Ada hakikat mendalam yang perlu kita pahami saat memulai cerita tentang cinta.

Paling tidak berikut ini beberapa unsur pembangun cinta yang bisa Anda rasakan. Kalau cinta itu diibaratkan kue bolu, maka kita perlu mengetahui bahan-bahan pembuatnya dan berapa takaran untuk masing-masing bahan tersebut.

Cinta Itu Mirip Coklat

Siapa yang tidak suka coklat? Jawabannya barangkali bagi mereka yang merasa terganggu dengan keberadaan coklat, misalnya sakit gigi, kegemukan, diet dan sebagainya. Lantas bagi anak kecil, coklat itu adalah makanan kesukaan mereka.

Coba saja Anda berikan dalam jumlah berapapun, anak-anak akan tetap suka. Sebaliknya orang yang sudah merasa terganggu dengan kehadiran coklat, ia akan makan coklat dengan porsi yang ideal, wajar-wajar saja karena ia tahu apa akibatnya jika mengkonsumsi makanan ini secara berlebihan.

Demikian pula halnya cinta, bagi orang-orang yang masih sangat awam terhadap pemaknaan dan hakikat mencintai sesuatu, ia akan habis-habisan menggunakan energi kehidupannya untuk sebuah cinta. Misalnya cinta harta, wanita, jabatan dan sebagainya. Ia belum tau bahwasanya rasa cintanya yang berlebihan tersebut suatu saat kelak akan membawa keburukan terhadap dirinya.

Bisa saja ia mengalami trauma hidup, sakit hati dan sebagainya sebab cintanya yang tak proporsional. Itulah teori cinta itu mirip coklat. Cerita tentang cinta memang manis, tapi haruslah proporsional dalam mengaturnya.

Berapa Harga Cinta Anda?

Tahukah Anda berapa harga cinta yang Anda miliki? Harga cinta Anda berbanding lurus dengan kualitas cinta yang Anda miliki. Kualitas akan lahir jika Anda bijak menjaga nilai-nilai kesucian yang digariskan dari sebuah cinta. Misalnya cinta Anda pada sesama manusia, seberapa besar Anda memuliakan sesuatu yang Anda cintai tersebut sebegitulah harga cinta yang Anda miliki.

Dari segenap rasa cinta yang Anda miliki, semestinyalah harga cinta termahal Anda buat si Pemilik Cinta itu sendiri. Dialah Tuhan yang menciptakan Anda dengan rasa cinta dan kasih sayangnya pada manusia, dari sebelum manusia itu lahir bahkan sampai di akhirat kelak.

Jangan Mencintai Kalau Tak Mau Berkorban

Memulai cerita tentang cinta juga tak lepas dari konsekuensi rasa cinta itu sendiri yakni pengorbanan. Kepada siapa pun rasa cinta itu Anda berikan, tak pernah terlepas dari satu makna pengorbanan. Jangan mencintai kalau tak mau berkorban. Sebab sesuatu yang Anda cintai itu akan menilai harga dan kualitas cinta Anda dari sejauh mana pengorbanan yang telah Anda berikan.

Speak Your Mind

*