Artis Blogspot.com: Kisah Karir Sule, From Zero to Hero

Ilustrasi artis blogspot comKisah dalam artis blogspot.com kali ini akan membahas tentang Sule, seorang pelawak muda yang sedang naik daun dengan banyolannya yang segar. Selain itu, Sule yang merupakan singkatan dari Sunda bule ini juga mempunyai kemampuan yang bagus dalam bidang tarik suara. Karena itu, tidaklah mengherankan jika Sule juga bisa meraih hati para penikmat music dengan lagu-lagu andalannya.

Masa Lalu

Tetapi, siapa yang menyangka bahwa seorang Sule yang saat ini menjadi salah satu pelawak paling terneal di Indonesia, mempunyai masa lalu yang tidak begitu menyenangkan? Tak banyak yang tahu kalau dulu Sule adalah seorang pedagang jagung keliling. Pria kelahiran Cimahi, 15 November 1976 ini biasa mendorong gerobak jagungnya keluar masuk kampung. Kini, masa-masa itu sudah berlalu, Sule sudah berpenghasilan lebih dari Rp1 miliar sebulan. Di Opera Van Java saja, Sule memperoleh penghasilan Rp50juta/episode. Luar biasa!

Kesuksesan yang diraih Sule saat ini sungguh bukan datang dengan tiba-tiba. Sejak kecil, Sule sudah mengasah kemampuan dengan manggung dalam berbagai acara di kampungnya, sepeti pentas 17-an. Biasanya, dia melawak, menari, atau menyanyi. Tampaknya, dia menuruni bakat ngebanyol bapaknya. Bapaknya yang hanya tukang bakso keliling ternyata pandai melucu saat menjajakan dagangannya. Hal yang sama dilakukan Sule saat masih berjualan jagung. Duo sedarah ini sama-sama dikenal sebagai pedagang yang kocak.

Asah kemampuan sejak kecil

Interaksinya dengan dunia hiburan didapatkan pada saat dia berdagang di tempat hiburan. Di kampungnya, orang yang hajatan biasanya menanggap hiburan seperti wayang, jaipong, reog, atau dangdut. Seringnya melihat hiburan tradisional membuat Sule menyadari darah seni dalam dirinya. Bila dia mendengar suara musik jaipong, refleks dia langsung “bergoyang”. Hal ini masih terjadi bahkan sampai saat ini. Dari sana dia ikut sanggar seni tari jaipong dengan bergabung ke dalam Sekolah Menengah Karawitan Indonesia (SMKI).

Mulai dari sana dia sering juara. Bukan hanya di Jawa Barat, tetapi juga sampai Jakarta. Tak cukup ikut sanggar tari, Sule mendalami kesenian dengan kuliah di STSI Bandung. Jadi, sedari awal memang Sule sudah serius menyiapkan masa depannya dengan mengasah talen yang ada pada dirinya.

Bintang bersinar

Berbekal itu, dia memberanikan diri berkelana dari satu tempat ke tempat lain menjadi seorang pekerja seni. Walau hanya berpenghasilan cuma Rp20.000.00; sehari, namun pada 1997 dia menyunting Lina, gadis pujaan hatinya. Karena penghasilan dari manggung tidak menentu, mereka berdagang ayam goreng dan berjualan kebaya. Tentu saja penghasilan mereka jauh dari cukup.

Tetapi, Tuhan memang tidak pernah melupakan apa yang sudah diusahakan oleh hambanya. Dan mungkin usaha yang dilakukan oleh Sule tersebut, diberikan gaji oleh Tuhan ketika dia menjadi seorang artis. Jalan menjadi artis juga tidak pernah disangka oleh Sule.

Saat TPI mengadakan acara Audisi Pelawak Indonesia (API), Sule segera mendaftarkan dirinya bersama dengan Ogi Suwarna dan Obin Wahyudin dalam grup SOS. Dengan banyolan khas yang mereka sajikan di ajang lomba pelawak tersebut, SOS berhasil menjadi juara pertama ajang tersebut. Tentu saja ini membuka jalan dari ketiga orang anggota grup tersebut untuk masuk ke dalam dunia hiburan Indonesia. 

Memang, perjalanan untuk menjadi Sule seperti yang saat ini dilihat, tidaklah berlangsung mulus. Walaupun sudah memenangkan API, Sule tidak serta merta mendapatkan banyak job. Tetapi, dari situlah perubahan hidupnya mulai dirasakan. Sule mulai dikenal publik, banyak orang yang menyukai gayanya yang spontan dan ceplas ceplos. Dia pun piawai memadukan lawakan dengan unsur kesenian Sunda yang memang sudah mendarah daging dalam tubuhnya. Misalnya saja dengan menyanyi Sunda ataupun menari jaipongan, Sule sangat lihai dalam menarik hati para penonton.

Selepas API, Sule mengikuti program Superstar Show sebuah acara duet selebritas di Indosiar. Bahkan, dia berhasil keluar sebagai juaranya. Sejak saat itulah seakan bintang bersinar menerangi jalan hidupnya. Karirnya terus meroket hingga dia kebanjira job seperti saat ini. Opera Van Java di Trans7 dan Awass Ada Sule di Global TV, bintang iklan, prsesenter, bintang tamu di berbagai stasiun TV, bahkan saat ini lagu Susis yang ia nyanyikan meledak di pasaran.

Opera Van Java

Tidak ada yang menyangka bahwa OVJ akan menjadi salah satu program acara komedi yang sangat sukses. Ketika pertama kali diluncurkan, belum banyak orang yang mengenal OVJ ini. Lawakan yang dilemparkan ke penonton juga masih sangat baku dan mengikuti teks cerita yang sudah dibuat. Tetapi, seiring dengan berjalannya waktu dan keunikan dari acara itu sendiri yaitu dengan melibatkan dalang yang diperankan oleh Parto dan juga menghadirkan gamelan dan sinden, OVJ mulai menemukan bentuk lawakan yang disukai banyak orang.

Lawakan OVJ terkesan lawakan yang spontan dan tidak terlalu banyak plot cerita. Bahkan, karena saking asyiknya para wayang yaitu para pemain OVJ ini melawak, Parto harus membatasi mereka dengan cerita. Jika hal tersebut tidak dilakukan, tentu saja cerita akan melenceng jauh dari cerita awal dan bisa jadi tidak akan ada cerita sama sekali di OVJ.

Selain Sule, rekan-rekan Sule yang bermain di dalam OVJ ini juga menjadi pelawak-pelawak papan atas Indonesia dengan jadwal yang super padat. Sebut saja Andre, Parto, Nunung, Azis Gagap, dan pelawak lain yang ikut ambil bagian dalam OVJ mendapatkan job yang sangat padat. Bisa dipastikan acara yang mereka bawakan di luar OVJ juga mendapatkan sambutan luar biasa dari para penonton. Sebut saja PAS Mantab yang merupakan singkatan Parto Andre Sule Mantab.

PAS Mantab sendiri mempunyai ciri khas lawakan yang berbeda jauh dari OVJ, tetapi tetap disukai oleh para penonton karena pelawak yang main di OVJ terlibat langsung di dalam acara PAS Mantab tersebut.

Mengorbitkan Anak

Seperti halnya orang tua kebanyakan, Sule juga tidak mau hanya meraih sukses sendiri. Dia juga ingin anaknya meraih sukses seperti dirinya. Karena itu, Sule juga berusaha untuk mengorbitkan anaknya di dunia hiburan Indonesia. Memang hal tersebut tidaklah mudah karena penonton tidak melihat sosok tersebut ada hubungan darah apa dengan orang lain, tetapi melihat seberapa hebatnya orang tersebut. Walaupun begitu, Sule tetap bekerja untuk bisa membuat anaknya sukses seperti halnya dirinya.

Perjalanan hidupnya yang meniti karir dari nol, telah menginspirasi banyak orang. Kesuksesan memang tidak datang dengan tiba–tiba, namun harus disiapkan sejak awal. Mengenali potensi diri sejak dini dan terus menerus digali. Tentu saja dengan memberikan sesuatu yang baru yang belum pernah ada sebelumnya. Dan yang penting adalah totalitas dan selalu berdoa kepada Tuhan untuk selalu diberikan yang terbaik. Yakinlah bahwa Tuhan akan terus memberikan hak seorang hamba atas apa yang pernah diusahakannya. Tidak ada usaha yang sia-sia karena suatu saat nanti pasti Tuhan akan “membayar” semua jerih payah yang kita lakukan.

Speak Your Mind

*