Bangun Tidur, Tidur Lagi, Bangun…

Ilustrasi tidurBangun tidur, tidur lagi, bangun lagi, tidur lagi, bangun… tidur lagi! Habis bangun terus mandi, jangan lupa senam pagi, kalau lupa… tidur lagi, ha ha ha. —Mbah Surip

Dalam cuplikan lirik lagu yang dinyanyikan Mbah Surip (alm.) tampak jelas bahwa tidur bisa mendatangkan kenikmatan yang tiada bandingannya. Mahluk hidup memerlukan istirahat untuk memperbaiki sel-sel dan menggantinya dengan yang baru. Jika Anda ingin tahu bagaimana sekuntum bunga sedang tidur, perhatikan kelopaknya seperti halnya bunga matahari terbuka siang hari dan menutup kembali pada malam hari. Begitu pun manusia, ia memejamkan matanya.

Sejumlah teori mengatakan tidur yang cukup adalah 8 jam, sebagian lagi bilang 6 jam. Akan tetapi, apakah jumlah tersebut bersinggungan langsung dengan kualitas dan nikmatnya tidur seseorang? Belum tentu. Faktanya sebagian orang merasakan enaknya tidur malah hanya terjadi dalam hitungan sesaat, tiba-tiba tertidur, ketika sedang duduk atau saat di dalam kendaraan lalu bangun dalam keadaan yang plong.

Pola tidur seseorang tidak sama. Ada orang yang mudah tidur-mudah bangun, ada juga yang sulit tidur, sulit bangun. Semua bergantung pada usia, jenis pekerjaan, watak individu, psikologis, dan sebab-sebab yang belum terungkap. Batita dan Balita memerlukan tidur lebih banyak dibandingkan orang dewasa. Sedangkan, orang yang sudah berumur uzur lebih memerlukan istirahat daripada tidur.

Malam hari adalah waktu terbaik untuk tidur. Berapa lama pun tidur di siang hari tidak akan tergantikan oleh kualitas tidur di malam hari.

Manfaat Tidur Cukup

  • Tidur teratur baik untuk kesehatan dan menunda penuaan dini.
  • Kurang tidur membuat kulit mengerut.
  • Kurang tidur membuat mata kering dan iritasi.
  • Tidur membuat rambut sehat.
  • Waktu tidur yang cukup akan membuat badan segar, perasaan enteng, pikiran tenang, hati lapang.
  • Memperlancar produksi hormon. Meningkatkan daya tahan tubuh.
  • Tidur mempengaruhi metabolisme tubuh. Jika tidur terlalu lama malah tidak sehat, kurang bersemangat, lemas dan loyo.
  • Jika waktu tidur belum tercukupi, penting mengkonsumsi antioksidan dan vitamin C.

Akibat Kurang Tidur

  • Gampang marah, agresif dan introvert.
  • Insomnia, gangguan tidur yang memiliki gejala lesu sepanjang hari.
  • Akal terganggu, kemampuan berpikir kurang, dan emosi tidak stabil.
  • Kualitas tidur yang buruk penyebab penyakit saraf atau penyakit jiwa.

Jenis-jenis Insomnia dan Faktor Penyebabnya

  • Insomnia jangka pendek berlangsung beberapa minggu dan bisa berlangsung kronis.
  • Faktor lingkungan seperti aroma tidak sedap, polusi suara, lingkungan sosial yang kurang nyaman dan aman. Faktanya, ada juga orang yang bisa tidur walaupun di sekitarnya banyak distorsi.
  • Gaya hidup tidak sehat. Stres dan depresi berkepanjangan akibat tekanan pekerjaan, karier, kecemasan, krisis finansial, dan problematika keluarga.

Tips dan Solusi Agar Bisa Tidur

  • Menjalani pola hidup sehat, makan dan olahraga rutin dan teratur.
  • Mengatur “jam biologis” supaya pola tidur Anda terkontrol.
  • Memilih lingkungan yang tenang, sehat, dan nyaman untuk tidur.
  • Hindari minuman kafein seperti kopi, coklat, teh, dan lain sebagainya. Faktanya tetap saja ada orang yang bisa tidur walaupun habis mengkonsumsi minuman kafein.
  • Jangan langsung tidur setelah makan malam. Sebaiknya makan yang tidak terlalu mengandung karbohidrat tinggi.
  • Membaca buku atau menonton televisi. Sebagian orang ada yang mudah tertidur saat di depan televisi atau ketika sedang membaca buku. Bacalah buku yang inspiratif.
  • Mengaji atau berzikir. Mungkin kedengarannya lucu. Tapi, boleh dicoba, saat Anda sedang berzikir tiba-tiba Anda tertidur. Itu adalah godaan dari setan yang terkutuk.
  • Kurangi kegiatan yang menyita pikiran saat menjelang tidur
  • Mandi atau berendam dengan air hangat membuat tubuh lebih rileks.
  • Minum susu panas membantu tubuh lebih santai.
  • Redupkan lampu kamar Anda. Gunakan wewangian atau musik.

Posisi Tidur dan Ibu Hamil 

    • Menurut penelitian, posisi tidur yang baik adalah menghadap ke kanan.
    • Posisi tidur yang tidak betul mendatangkan mimpi sedih, mimpi buruk, bahkan berjalan dalam keadaan tidur. Tetapi, sebuah mimpi adalah kembang tidur. Mimpi juga memiliki dua sisi. Jika Anda bermimpi sedang berpesta, belum tentu Anda akan pesta. Justru kebalikannya, Anda akan mengalami sakit. Tanda-tanda dan arti mimpi sudah banyak dibahas dalam buku “Ensiklopedia Arti Mimpi.”
    • Kehamilan trimester awal ibu hamil dapat tidur dan beristirahat dengan berbagai posisi apa pun. Ibu hamil sebaiknya tidak khawatir bayi dalam kandungan merasa kurang nyaman. Tidur dengan posisi tengkurap saat kehamilan biasanya menggangu karena pada wanita hamil terjadi pembesaran payudara dan perut. Dianjurkan setelah kehamilan 16 minggu ibu hamil untuk tidak tidur telentang karena meningkatkan risiko sakit pinggang, wasir, gangguan pencernaan, pernapasan, dan sirkulasi. Sebaiknya ibu hamil tidur dengan posisi miring ke sisi kiri untuk mendapatkan aliran darah dan nutrisi yang maksimal ke plasenta.

Seputar Istilah Tidur

  • Tidur ayam meniru sikap ayam yang sedang tidur. Terjaga tapi tidur, tidur tapi terjaga.
  • Tidur-tiduran, bukan tidur sungguhan tetapi rebahan, berleha-leha.
  • Tidur telentang kurang baik karena menyebabkan tersedak, susah bernapas, bahkan menyebabkan kematian.
  • Tidur tengkurap atau telungkup dengan bagian belakang tubuh menghadap ke atas menyebabkan air liur keluar.
  • Tidur menghadap ke kiri menghimpit jantung sehingga sirkulasi darah terganggu.
  • Sebagian orang tidur sangat bergantung kepada guling atau bantal. Sebagian lagi malah tidak suka pakai bantal. Sebagian baru bisa tidur setelah seprai dibereskan, sebagian lagi malah bisa tidur dalam keadaan kamar berantakan.
  • Tidur pulas adalah jenis tidur yang nyenyak.
  • Tidur siang secukupnya baik untuk kesehatan dan relaksasi.
  • Ketiduran adalah tidur tanpa sadar.
  • Orang yang hobi tidur disebut pemalas, begitupun sebaliknya.
  • Apabila dalam keadaan terpaksa, karena sudah tidak ada tempat. Wanita dan pria boleh tidur bersama. Jangan berpikir negatif dulu. Tidur bersama aman, yang berbahaya jika salah seorang tidak tidur dan bisa timbul hasrat duniawi.
  • Ketindihan atau eurep-eurep (bahasa Sunda). Hal ini terjadi apabila sirkulasi darah terhambat seperti menggunakan cincin yang terlalu ketat, baju, dan aseksoris lainnya. Sebaiknya, lepas cincin atau benda-benda material logam saat Anda sedang tidur.
  • Mendengkur atau ngorok bisa menjadi masalah bagi kedua pasangan suami-istri.
  • Dalam cerita komik tidur digambarkan dengan huruf “z”. Jika tidur mengorok, huruf “z” diganti dengan “Krrrr” atau “groook”.
  • Berpikirlah sejak Anda bangun tidur—Harun Yahya
  • Tidur adalah sebuah keajaiban. Bagaimana manusia mampu bangun di pagi hari adalah sebuah keajaiban yang luar biasa setelah sebelumnya tidak sadar. Hal yang sering kita lihat terkadang tidak ajaib lagi, padahal tersimpan misteri yang sangat dahsyat.

Seluruh teori tentang tidur tidak berlaku bagi semua orang. Anda bisa tidur di atas sebatang dipan papan. Bahkan, sebuah keluarga yang terdiri dari ayah-ibu, dan 2 orang Balita bisa tidur pulas di atas kasur “springbed” ukuran dobel. Jadi, tidur itu memang sangat pribadi.

Persiapkan diri sebelum tidur. Jernihkan pikiran, atur napas, dan tersenyumlah. Ucapkanlah terima kasih kepada anugerah kehidupan dan orang-orang yang selalu membantu Anda. Jangan bawa hati yang sedang marah ke atas kasur. Selesaikan semuanya sebelum tidur, dan ampunilah diri Anda, berdoalah kepada Tuhan. Selamat tidur sahabatku…

Speak Your Mind

*