Bawang, Si Bau Menyengat yang Kaya Manfaat

Ilustrasi bawangSiapa yang tak kenal bawang? Tidak hanya ibu rumah tangga yang gemar memasak saja, siapapun pasti tahu bumbu dapur yang satu ini.

Nama botani dari bawang taman yang paling umum adalah berbagai Allium Cepa. Ada bukti bawang menjadi sumber makanan dari sebagai back panjang, sebagai usia Perunggu, yang sekitar 5000 SM. Jadi kita dapat mengatakan, bahwa bawang adalah beberapa sayuran tertua dan paling banyak digunakan di dunia. Mereka milik keluarga lily, yang juga memiliki bawang putih sebagai salah satu anggotanya. Ada lebih dari 600 jenis bawang yang tersebar di seluruh dunia.

Bawang merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari bahan masakan, di kebanyakan budaya di seluruh dunia. Inilah mungkin sayuran satunya di dunia, yang membuat Anda menangis! senyawa sulfida, dibebaskan setelah memotong bawang membuat air mata kita menderas deras.

Tergantung pada selera, bisa ada berbagai jenis bawang, mulai dari pedas, manis, bahkan tajam. Mereka tumbuh di bawah tanah dan tunas vertikal tanaman, dirancang sebagai unit penyimpanan makanan. Bentuk umbinya kecil, berlapis-lapis dan memiliki bau yang cukup menyengat. Umbi bawang sering sekali digunakan sebagai bumbu utama dalam masakan. Selain umbinya, ada pula yang menggunakan daun bawang sebagai pelengkap makanan.

Anda yang pernah mengupas atau mengiris bawang, pasti pernah merasakan perih di mata. Ini dikarenakan bawang melepas beberapa senyawa seperti enzim allinase dan asam amino ke udara saat lapisannya diiris.

Dua senyawa yang bertemu ini akan menghasilkan asam sulfenat. Bila senyawa ini bertemu dengan enzim LF-sintase, maka akan timbul gas yang membuat mata menjadi perih.

Jenis Bawang

Bawang bisa dibudidayakan di dataran rendah sampai pada ketinggian 1300 m di atas permukaan laut, yang penting tempatnya cukup lembab dan berair. Jenis bawang pun tidak hanya sebatas bawang merah, terdapat juga bawang putih seperti yang banyak diketahui orang. Ada beberapa macam bawang yang patut untuk Anda kenal.

1. Bawang Merah Seperti namanya, umbi yang satu ini berwarna merah/ keunguan. Memiliki banyak kandungan zat yang berguna. Contohnya adalah vitamin C, kalsium, protein, dan zat besi.

Sering digunakan sebagai bumbu dapur ataupun bawang goreng sebagai pelengkap masakan. Selain itu dapat menyembuhkan beberapa gangguan kesehatan, seperti batuk, kencing manis, maupun demam.

2. Bawang Putih Umbi berwarna putih ini memiliki banyak kandungan zat yang bermanfaat. Contohnya vitamin A, B, C, kalsium, potassium, dan juga zat antioksidan yang tentu sangat berguna bagi tubuh.

Sama seperti bawang merah, bawang putih ini sering digunakan sebagai bumbu dapur ataupun bawang goreng. Tak hanya itu, bawang memiliki khasiat untuk melawan beberapa jenis penyakit.

Bawang bisa meningkatkan kekebalan dan sebagai penawar racun dalam tubuh. Zat antioksidannya bisa mengurangi resiko terkena kanker ataupun menghambat proses penuaan tubuh. Mengkonsumsi bawang, dapat meningkatkan insulin darah bagi diabetes, menyembuhkan tekanan darah tinggi, maupun menurunkan kolesterol darah.

3. Bawang Kucai Tumbuhan yang satu ini lebih sering disebut sebagai daun kucai. Daun kucai yang panjang dan pipih ini biasanya diiris kecil-kecil dan digunakan sebagai pelengkap masakan.

Kucai ternyata memiliki manfaat yang bagus untuk kesehatan. Dengan adanya senyawa tetrametiloksamida dan ester 17-etadekadesenil yang ada dalam kucai, tanaman ini memiliki khasiat antihipertensi.

4. Bawang Prei Tanaman bawang prei tidak berumbi, ukuran batangnya cukup besar dan tebal, berdaun panjang pipih dan kadang berongga di dalamnya.

Bawang yang sering digunakan untuk pelengkap masakan ini mengandung zat saponin, tanin, dan minyak asiri yang berguna bagi tubuh. Berkhasiat untuk meredakan flu, batuk, sesak nafas atau menghilangkan bengkak karena bisul dan bekas gigitan serangga.

5. Bawang Bombay Bawang bombay ini seperti perpaduan antara bawang merah dan bawang putih. Bentuknya mirip dengan bawang merah tapi berukuran lebih besar. Warna dan aromanya pun hampir sama dengan bawang putih.

Selain sebagai bumbu dapur, bawang jenis ini juga memiliki banyak manfaat lain bagi kesehatan tubuh. Mengkonsumsi bawang bombay dapat menekan kolesterol darah, meningkatkan kolesterol baik (HDL) yang berguna bagi tubuh. Kandungan allicin yang ada dalam bawang bombay, berfungsi sebagai antitrombotik yang mencegah penggumpalan darah.

Oleh karena itu, bawang jenis ini sangat baik dikonsumsi oleh penderita hipertensi ataupun orang yang mengalami gangguan penyempitan pembuluh darah. Selain itu, mengkonsumsi bawang bombay juga dapat menurunkan resiko terkena kanker dan bisa menurunkan kadar gula bagi penderita diabetes.

Itulah adalah beberapa jenis bawang yang bisa dengan mudah kita jumpai di pasar ataupun swalayan. Walau sudah sangat umum, kadang ada beberapa orang yang menghindari memakan bawang karena baunya yang cukup menyengat. Namun, di balik bau menyengat itu ternyata terdapat banyak manfaat.

Bawang alias Allium

Nilai Nutrisi di dalam Bawang

Ada ratusan varietas bawang di seluruh dunia. Di sini saya menyajikan analisis nilai gizi dari merah, hijau, kuning dan bawang bahkan dimasak.

Bawang Merah

Bawang merah digunakan dalam salad, barbekyu, semur, sup, hamburger, sandwich dan bahkan hidangan daging. Mereka tersedia sepanjang tahun. Berikut adalah rincian dari 160 gm nilai gizi bawang merah itu. Banyak, segar cincang dari 160 gm bawang merah cincang akan memiliki sekitar 64 Kcal energi dan berikut ini adalah rincian gizinya:

  • Lemak total (Lipid) 16 gm
  • Jumlah Karbohidrat 14.94 gm
  • Dietary Fiber 2,7 gm
  • Jumlah Sugars 6,78 gm
  • Protein 1,76 gm
  • Vitamin A, Vitamin C (11,8 mg), vitamin B-12, Beta Carotene, Folat
  • Kalsium, Besi, Magnesium, Seng, Fluoride

Bawang putih

Bawang putih atau bawang mutiara lebih terlihat manis dibandingkan dengan bawang merah, tapi manis itu bisa jadi ada dua hal pertama karena kandungan air yang tinggi, yang kedua bentuknya putih manis. Padahal rasanya sama saja pedas menyengat.

Bawang ini bisa dimakan mentah dan disajikan dalam Burger dan salad dan sup seperti sup Bawang Perancis. Ini jenis bawang juga tersedia sepanjang tahun. Mereka memiliki kandungan rendah lemak jenuh, kolesterol dan sodium. A 100 gm bawang putih akan memberikan sekitar 32 kkal energi. Kandungan gizi dalam bawang putih 100 gm akan menjadi sebagai berikut:

  • 91,24 gm Air
  • Protein 0,8 gm
  • Dietary Fiber 0,9 gm
  • Lemak konten 0,08 gm
  • Jumlah Gula (Sukrosa, Glukosa, Fruktosa, Laktosa) 5 gm
  • Mineral seperti Kalium, Kalsium Fosfor,, Selenium
  • Vitamin C, Thiamine, Riboflavin, Niacin, Pantothenic Acid, Vitamin B-6, Folat, Kolin, Carotene

Bawang Daun

Bawang hijau atau daun bawang dasarnya bawang yang belum jatuh tempo dan terpaksa dijebol sebelum berkembang, demi kebaikan masakan pula. Fakta gizi daun bawang yang tercantum di sini. Yang digunakan dalam salad, kue sup, dan hidangan daging. 100 gm bawang putih akan memasok 27 Kcal energi. Nilai gizi dari 100 gm bawang mentah hijau sebagai berikut:

  • Air 91,24 gm
  • Protein 0,8 gm
  • Total lemak 0,08 gm
  • Karbohidrat 7.55 gm
  • Jumlah Dietary Fiber 0,9 gm
  • Gula (Glukosa, Fruktosa, Laktosa) 5,02 gm
  • Mineral seperti Kalsium, Besi, Magnesium, Fosfor, Kalium, Mangan, Seng, Selenium
  • Vitamin C, Vitamin D, Vitamin K, Thiamin, Riboflavin, Niacin, Vitamin B-6, folat, asam folat, Kolin
  • Asam Amino seperti Tryptophan, Treonin, Lisin, Fenilalanin, Tirosin, Valin

Speak Your Mind

*