Cara Aman Memandikan Bayi

Ilustrasi Memandikan BayiMemandikan bayi merupakan topik yang menarik bagi kalangan orang tua baru maupun lama. Alasannya tentu saja karena memiliki bayi merupakan impian bagian sebagian besar masyarakat. Wajar saja jika mengetahui cara yang aman untuk memandikannya senantiasa dicari dan dipraktekkan.

Menjaga Kulit Bayi

Bayi yang baru lahir memiliki kulit yang sangat tipis dan peka. Para ibu mungkin masih ragu untuk memandikan sendiri bayi mereka walaupun telah mendapatkan pelatihan dari perawat rumah sakit maupun mengikuti pelatihan di klinik bersalin. Tidak jarang para ibu cenderung menyerahkan urusan memandikan si bayi kepada baby sitter atau perawat yang disewa.

Hal itu sebenarnya dapat segera diminalisir jika para ibu ada keinginan serta kepercayaan diri memandikan buah hatinya. Apalagi saat ini banyak cara yang dapat dilakukan untuk memupuk rasa percaya diri tersebut dengan cepat dan tidak membuat trauma.

Kulit bayi membutuhkan perawatan yang baik semisal dengan memandikannya. Inilah salah satu dorongan bagi para ibu untuk membentuk kesadaran serta kepercayaan dirinya. Semua membutuhkan proses kesiapan dan tidak perlu terburu-buru hingga akhirnya rasa percaya diri memandikan sang buah hati secara sendiri dapat dilakukan seaman mungkin.

Kulit yang masih membutuhkan banyak adaptasi terhadap lingkungan baru, tentu saja membuat para ibu harus terus belajar. Kulitnya akan terawat dan terjaga dengan baik jika cara memandikan dan merawatnya pun benar serta aman. Kulit sehat tentu berkaitan dengan kesehatan bayi juga. Kesehatan inilah yang hendaknya menjadi penumbuh rasa percaya diri dan keberanian para ibu selanjutnya.

Kesehatan Bayi

Bayi sehat tergantung pada nutrisi yang diberikan sang ibu kepadanya. Jika masih usia 0-6 bulan, maka ASI eksklusif tentu akan sangat menjamin kesehatan tubuhnya. JIka setelah usia tersebut, maka adanya pemberian makanan pendamping ASI harus diperhatikan dengan sebaik-baiknya. Karena itulah, faktor lain yang mendukung upaya memperhatikan makanan pendamping ASI yaitu mencermati cara aman memandikannya.

Jangan memaksakan diri memandikan sang buah hati tanpa memiliki ilmu atau informasi sebelumnya. Kulitnya harus dijaga begitupula kesehatan fisiknya yang lain. Wajar saja jika sebagian besar para ibu tetap membutuhkan contoh dan tips aman memandikannya.

Hal itu tidaklah menjadi hal memalukan meski sudah memiliki lebih dari satu anak. Hal itu baik dilakukan untuk mewaspadai sifat lupa sebagai orang tua dalam menjaga kesehatan tubuh dan lainnya sang buah hati. Apalagi kesehatan bayi menjadi bagian dari kebahagiaan sebagian besar orang tua di dunia ini.

Bayi sehat akan menjadikan suasana dalam keluarga juga hangat dan menyenangkan. Meski diawali dengan terus memperhatikan bagaimana cara memandikannya dengan benar, namun hal itu harus terus diiringi dengan memperhatikan cara merawat bayi di bidang lainnya.

Tips Aman Memandikan Bayi

Berikut akan disampaikan beberapa tips cara aman memandikan bayi agar kesehatan tubuhnya terjaga dengan baik.

  • Pertama, pastikan semua peralatan mandi yang dibutuhkan telah tersedia di dekat tempat memandikan bayi. Jangan menyamakan antara memandikan sang buah hati usia 0-12 bulan dengan di atas 12 bulan. Karena bayi 0-12 bulan umumnya masih membutuhkan kehangatan lingkungan dan tidak bisa dibiarkan begitu saja.
  • Kedua, bentangkan handuk di tempat tidur dan baju bersih serta popok yang akan dipakaikan setelah bayi selesai dimandikan. Kemudian satu handuk lagi dibentangkan di dekat ember mandi bayi. Kemudian, isi bak atau ember bayi dengan air hangat sekitar sepuluh centimeter.
  • Ketiga yaitu pasang jaring pengaman ke ember yang akan digunakan.
  • Keempat yaitu jangan terburu-buru melepas popok bayi terlebih dahulu. Biarkan dia tetap menggunakan popoknya agar dia merasa aman dari air.
  • Kelima, letakkan bayi di atas handuk di dekat ember bayi dan secara bertahap. Silakan mengusap dahulu bagian tubuh bayi dengan waslap lembut yang dibasahi air hangat. Segera setelah dibasuh dengan waslap, gunakan sabun khusus bayi dengan sifat lembut, tetap menggunakan waslap. Basuh sabun dengan menggunakan waslap basah hingga sisa sabun hilang. Perhatikan area tertentu seperti sudut mata, lubang hidung serta bagian genital si kecil.
  • Selanjutnya, keenam yaitu angkat sang buah hati, dan masukkan tubuhnya secara perlahan ke dalam ember berisi air hangat yang telah disiapkan. Segera basuh sisa sabun dengan air di dalam ember. Jaring yang dipasangkan di ember akan membantu seorang ibu untuk menahan dan mengamankan tubuh bayi. Selain itu, tubuh sang buah hati menjadi tidak tergelincir ke dalam ember.
  • Ketujuh yaitu setelah tubuh si kecil bersih, segera angkat dan bungkus dengan handuk yang dibentangkan di tempat tidur. Jaga agar kamar atau tempat memandikan bayi cukup terang namun tidak terlalu banyak angin agar si kecil tidak kedinginan.
  • Langkah berikutnya adalah langkah kedelapan. Langkah ini berupa mengulaskan minyak penghangat tubuh seperti minyak telon atau minyak kayu putih agar bayi merasa hangat dan nyaman. Taburi bedak secara perlahan atau gunakan spons khusus bedak dan usapkan dengan lembut, tanpa menepuk.

Spons bedak yang ditepuk– tepukkan ke tubuh bayi justru dapat berakibat terhirupnya partikel bedak ke dalam hidung dan mulut si kecil. Pakaikan popok dan baju yang telah disiapkan, termasuk kaus kaki dan kaus tangan agar si kecil tidak kedinginan.

Jika dirasa perlu, segera masukkan bayi Anda ke dalam selimut bertudung agar dia merasa nyaman dan hangat. Setelah itu, pastikan untuk memberikan kecupan penuh kasih pada bayi Anda. Kecupan ini akan membantunya merasa aman dan percaya bahwa mandi dengan air itu aman dan menyenangkan.

Demikianlah tips yang dapat coba dilakukan agar kulit serta kesehatan sang buah hati terjaga. Seorang ibu sebaiknya harus ingat bahwa bayi sangat sensitif. Oleh karena itulah, untuk memberi kenyamanan pada sang buah hati saat mandi, jangan berkata kasar atau keras pada orang – orang di sekitar tempat ia dimandikan. Ini akan mempengaruhi mental si kecil. Bisa jadi dia akan merasa dialah yang dimarahi atau dia akan semakin takut untuk menyentuh air.

Jika memungkinkan, silakan ajak suami untuk ikut serta membantu memandikan buah hati Anda atau sekedar menunggui. Ini penting bagi si kecil. Kehadiran kedua orang tuanya yang menjaga dia akan memberikan percaya diri lebih.

Selesai mandi segera berikan susu hangat dengan tetap dalam pelukan Anda. Jika suami Anda ikut membantu, biarkan dia membantu membereskan peralatan mandi si kecil. Kehadiran ayah dan ibu adalah hal yang sangat penting bagi bayi. Keterlibatan kedua orang tuanya dalam dirinya adalah support luar biasa bagi perkembangan jiwa dan raganya.

Nah, setelah membaca beberapa tips di atas, semoga Anda dan suami memutuskan untuk memandikan sendiri buah hati Anda dan biarkan si kecil dalam perawatan dan penjagaan Anda berdua.

Speak Your Mind

*