Cerita Anak Bobo, Bacaan Anak-anak

Ilustrasi cerita anak boboBobo, siapa yang tidak mengenal majalah dengan tokoh kelinci lucu ini. Bahkan Bobo hadir tidak hanya dalam bentuk majalah anak Bobo. Selain mengembangkan majalah lain di bawah naungan manajemen, beberapa cerita anak bobo pun kerap hadir melengkapi khazanah bacaan anak di tanah air.

Majalah cerita anak Bobo pertama kali terbit 14 April 1973 dan merupakan bagian dari keluarga besar grup Kompas Gramedia. Majalah anak ini terbukti mampu bertahan hampir 40 tahun menyapa pembacanya seminggu sekali. Tokoh kelinci dan keluarganya menjadi maskot dari majalah anak ini. Awalnya majalah Bobo adalah pemegang lisensi majalah serupa di Belanda. Dengan slogan ‘Teman Bermain dan Belajar’, Bobo mampu mengakar dalam kehidupan anak-anak Indonesia.

Bobo Belanda

Bobo awalnya adalah majalah bulanan untuk anak-anak Belanda yang terbit pada 1968, artinya hanya butuh lima tahun saja, majalah ini mendapt adik di Indonesia yakni majalah Bobo Indonesia. Majalah ini awalnya memperlihatkan petualangan dari Bobo yang merupakan tokoh protagonis dan icon nya, Bobo adalah kelinci biru sembilan tahun, yang di temani oleh kawan-kawannya. Setiap bulan ada tema baru. Majalah ini terdiri dari cerita dan komik, komik ternama seperti Dany Doodley yang di Indonesiakan menjadi petualangan pak Janggut, atau kisah kartun dari Belanda lainny menemani perjalan majalah cerita anak ini. Tujuan majalah cerita anak bobo adalah belajar dan bermain. Dan sejak akhir dasawarsa millenium ini diterbitkan oleh Penerbit Blink tepatnya sejak 2010, Bobo dikembangkan menjadi merek crossmedial. Bobo bahkan telah memiliki aplikasi sendiri pada wilayah audio visual, sebuah serial televisi pendidikan ( yang di mulai tahun 2011 hmmm kapan ya Indonesia bisa menampilkan bobo versinya di TV?),  bahkan berekpansi ke sekolah dengan keberadaan sebuah program pelatihan online yang digunakan pada schoolboards digital dan smartboards di dalam kelas.

Di Indonesia. Majalah Cerita Anak Bobo merupakan majalah anak-anak yang sudah puluhan tahun beredar di Indonesia. Majalah ini sangat digemari anak-anak pada era tahun 70an karena saat itu media layar kaca sangat terbatas. Anak-anak sangat dimanjakan dengan kehadiran majalah ini.

Namun era tahun 90 sampai sekarang, saat teknologi informasi semakin berjaya, kehadiran majalah ini tidak terlalu disambut seperti era sebelumnya. Namun masih banyak penggemar majalah ini karena kelebihan-kelebihan yang dimilikinya.

Akar Dongeng Eropa

Majalah cerita anak bobo ini tetap bertahan pada jalur majalah anak-anak yang berisikan cerita-cerita anak Indonesia. Tokoh cergam Bobo dan keluarga yang mengangkat kehidupan bangsa Indonesia dalam keseharian. Walaupun tokohnya adalah keluarga kelinci, namun kultur yang diangkat adalah tentang keluarga manusia Indonesia pada umumnya.

Ada juga cerita tentang keluarga khayalan dari Negeri Dongeng dengan tokohnya Nirmala dan tongkat ajaib, di temani seorang mahluk Elf bertelinga panjang bernama Oki, Elf sendiri merupakan tokoh peri yang terkenal di Jerman. Walaupun mengambil latar gambar mengenai negeri dongeng, rupanya tema moral yang diangkat serta beragam tentang karakter dan budi pekertinya sebagaimana yang dituturkan di Eropa rupanya sama dengan yang dituturkan pada adat ketimuran. Bahasa gambar itu yang bercerita. Bahkan pernah loh, kisah Danny Doodley atau yang bagi kita di kenal sebagai kisah pak Janggut, menceritakan kisah puteri raja sombong, yang pada akhirnya merakyat, menjadi murah hati, menjadi bersahaja.

Tidak heran, majalah cerita anak bobo, adalah majalah yang tepat sebagai ajang pertemuan bagaimana moralitas Timur dan Barat bertemu, dan ternyata sejalan. Anak anak memang harus tumbuh dalam bentuk paduan moral yang secara universal bisa di pahami bersama, seperti karakter juang, kejujuran, kebersahajaan, yang terkadang muncul secara menarik dan mudah di pahami di majalah cerita anak bobo ini. Yang Anda perlukan adalah cukup merelakan uang rokok Anda demi majalah yang baik ini., rutin perminggunya.

Cerpen anak

Di majalah Bobo bisa kita temukan cerita-cerita pendek. Isinya tidak jauh dari keseharian aktfitas anak. Mulai di rumah, di sekolah, dan lain-lain. Bagaimana saat terjadi konflik dengan teman, saat di rumah tanpa orang tua, saat menemukan kebahagiaan, kesedihan dan saat harus berempati. Cerpen yang sangat akrab dengan anak-anak. Hikmah yang terkandung di dalamnya juga patut untuk ditiru.

Cerpen yang sekali habis dibaca tidak membuat bosan pembaca. Dan selalu ingin tahu bagaimana akhirnya. Dihiasi ilustrasi gambar yang realistik naturalis juga membuat anak mudah sekali masuk dalam cerita pendek itu. Sangat berkesan.

Manfaat cerita anak Bobo

  • Dengan membaca cerita anak di majalah bobo, tentu saja ada manfaat yang bisa diambil dan dirasakan oleh anak-anak Indonesia :
  • Mengembangkan kemampuan berbahasa
  • Mengembangkan kemampuan berimajinasi
  • Meningkatkan minat baca
  • Mendorong minat untuk ikut menulis
  • Mendapat hikmah dari isi cerita : tentang persahabatan, tentang berempati, tentang lingkungan hidup, tentang pentingnya menuntut ilmu, tentang keagamaan, tentang kehidupan sosial, dan lain-lain
  • Memperluas wawasan
  • Meningkatkan rasa humor saat menemukan cerita yang lucu

Namun ada juga kelemahan dari cerita anak Bobo ini

  • Alur cerita yang tidak jelas pada cerita bergambar yang sarat dengan muatan iklan suatu produk
  • Terlalu banyak cerita khayalan
  • Terlalu sedikit memuat cerita karya anak
  • Kurangnya memuat cerita budaya lokal

Agar cerita anak Bobo tetap digemari

  • Harga majalah yang terjangkau uang saku anak sehingga kesempatan membaca cerpen lebih luas jangkauannya
  • Illustrator yang menarik dan sesuai dengan tren sekarang
  • Isi cerita yang mengikuti perkembangan jaman. Misalnya sekarang anak-anak akrab dengan teknologi Handphone, internet dan lain- lain.
  • Mengupas  tentang hobi dan olah raga anak-anak jaman sekarang

Cerita Bergambar dan Cerita Pendek

  • Kekuatan utama Bobo karena merupakan kumpulan cerita anak yang digemari pembacanya. Bahkan selain pembaca anak, orang dewasa pun masih banyak yang menyenangi majalah anak ini.
  • Rubrik yang ada di majalah ini juga disesuaikan dengan pembaca anak. Beberapa cerita bergambar seperti Kisah Keluarga Bobo, Bona si Gajah Kecil Berbelalai Panjang dan Petualangan Oki dan Nirmala sanggup bertahan hingga saat ini.
  • Beberapa cerita bergambar lama yang kini sudah tidak hadir lagi masih sanggup membangkitkan kenangan para pembacanya. Anda pun mungkin masih mengingat Petualangan Deni si Manusia Ikan atau kesialan penyihir Sirik dalam cerita bergambar Juwita dan Sirik.
  • Selain cerita bergambar, cerita pendek juga hadir di majalah Bobo. Penggunaan bahasa yang apik, ilustrasi yang menarik serta tema beragam menjadi kekuatan tersendiri. Bahkan secara rutin setiap berulang tahun, Bobo menyelenggarakan lomba penulisan cerita pendek. Baik untuk kategori umum maupun kategori khusus untuk guru.
  • Selain kedua rubrik tersebut, banyak rubrik lain yang juga menarik di majalah ini. Misalnya rubrik ilmu pengetahuan, resensi film atau buku, reportase, dan lain-lain. Dilengkapi juga dengan rubrik tanya jawab.  Bahkan pembaca anak bisa mengirimkan karyanya berupa gambar atau tulisan untuk dimuat dalam rubrik Tak Disangka dan Arena Kecil.

Kumpulan Cerita Anak Bobo
Selain terbit dalam bentuk majalah, manajemen Bobo juga menghadirkan kumpulan cerita anak Bobo. Kumpulan cerita anak tersebut ada yang berupa kumpulan cerita bergambar Bobo, namun adapula berupa kumpulan cerita pendek.

Kumpulan cerita pendek tersebut dikemas dalam bentuk majalah dan menghadirkan kisah-kisah menarik. Ada yang bertema fantasi, dan adapula yang bertema misteri. Bahkan karya-karya para pemenang lomba menulis yang rutin diselenggarakan Bobo juga dikemas dalam bentuk kumpulan cerita anak oleh guru.

Speak Your Mind

*