Cerita Asik yang Asik Dibaca

Ilustrasi cerita asikCinta adalah hal yang paling menyenangkan untuk diceritakan. Cerita cinta menjalar dari mulai cerita cinta ABG hingga cerita cinta dewasa. Cerita cinta adalah cerita asik yang bisa membuat hati terbang dan melayang-layang. Cerita yang asik ini bisa juga dinikmati oleh banyak kalangan.

Cerita Asik

Apabila Anda tertarik untuk menulis sebuah cerita, mulailah dengan menulis sebuah cerpen karena hal tersebut dapat melatih keterampilan menulis Anda dalam bercerita. Misalnya, menulis sebuah cerpen.

Cerpen merupakan singkatan dari cerita pendek sehingga beberapa ahli bahasa sering mendefenisikannya sebagai sebuah karangan yang bisa dibaca sekali duduk. Secara lebih khusus cerpen dapat dicirikan sebagai sebuah karangan yang memiliki efek tunggal dan fokus pada sebuah konflik.

Sebuah cerpen biasanya berbentuk narasi atau sering disebut sebagai cerpen narasi. Secara sederhana definisi dari narasi adalah sebuah karangan yang menceritakan sejelas-jelasnya gambaran dari suatu peristiwa atau konflik. Oleh karena itu, karangan narasi sering kita temukan pada cerpen, novel, dan karangan fiksi lainnya.

Namun, bukan berarti karangan narasi tidak bisa kita temukan pada karangan non-fiksi. Karangan nonfiksi seperti memoar, kisah inspiratif, dan sejenisnya juga memakai karangan narasi. Ada tiga hal yang membangun sebuah karangan narasi, yaitu sebagai berikut.

  • Berupa cerita atau kisah
  • Unsur pelaku sangat menonjol
  • Susunan yang sistematis

Jadi, cerita narasi adalah suatu istilah yang timbul kemudian yang menggambarkan bahwa karangan tersebut adalah menceritakan tentang kisah fiktif yang fokus pada satu konflik dan tidak terlalu panjang.

Fungsi karangan narasi sangat penting dalam sebuah cerita. Tanpa karangan ini cerpen akan terasa garing dan sepi. Karangan narasi membuat kita mampu merasakan kisah dalam sebuah tulisan. Karangan narasi juga memberikan nilai estetika, sehingga tulisan kita terlihat lebih semarak. Narasi dapat dibagi menjadi dua, yaitu sebagai berikut.

1. Narasi ekspositorik (narasi teknis)

Narasi ekspositorik adalah sebuah narasi yang tersusun atas fakta dan data-data yang sebenarnya. Disusun dengan gaya bahasa yang logis berdasarkan fakta, tidak memasukkan unsur sugesti di dalamnya dan harus objektif. Tokoh yang ditonjolkan biasanya hanya satu orang. Narasi jenis ini biasanya banyak ditemukan pada tulisan nonfiksi, seperti autobiografi, kisah inspiratif, dan sebagainya.

2. Narasi sugestif

Narasi sugestif adalah narasi yang mengandung nilai sugesti atau nilai terselubung yang disisipkan dalam karangan tersebut. Di sini pengarang mencoba menyampaikan pesan-pesan melalui kisah-kisah indah yang dirangkaikan lewat kata-kata. Biasanya kita temukan pada cerita-cerita fiksi, seperti cerpen narasi, novel, novelet, dan sejenisnya.

Setiap penulis memiliki cara-cara tersendiri dalam membuat sebuah cerpen narasi. Kadang ada yang memulai dari satu tokoh, ada juga yang menyusun ending terlebih dahulu baru menyusun konflik dan sebagainya. Semua itu sah-sah saja, tergantung di mana kita merasa enjoy untuk memulai menulis. Namun, secara sederhana dapat diuraikan sebagai berikut.

1. Menentukan sebuah tema yang menarik dan unik.

Terlebih dahulu tentukan tema apa yang akan diangkat menjadi sebuah cerpen narasi yang memikat. Temukan tema yang unik dari pengalaman pribadi atau orang lain. Bisa juga dari bacaan, tontonan, atau hal-hal lain yang mengusik imajinasi kita.

2. Tetapkan pembaca sasaran.

Hal ini bermanfaat nantinya untuk memfokuskan jalan cerita dan gaya bahasa yang dipakai dalam menulis sebuah cerpen narasi. Selain itu, juga bermanfaat untuk menentukan nilai sugestif apa yang mau diselipkan dalam cerita ini nantinya.

3. Tetapkan tokoh, perwatakan, latar, dan sudut pandang.

Empat hal ini nantinya akan berperan penting dalam menciptakan konflik dalam sebuah cerpen narasi. Semakin unik watak tokoh dan latar yang diciptakan maka konflik yang bisa dirancang akan semakin menarik.

4. Susun konflik dan alur cerita.

Konflik merupakan nyawa dalam sebuah cerpen narasi. Cerita tidak akan hidup tanpa konflik yang unik. Untuk itu, penyusunan konflik sangat mempengaruhi isi dan alur cerita.

5. Gambarkan peristiwa-peristiwa utama.

Peristiwa adalah penjabaran dari konflik dalam sebuah cerita. Tetapkan sebuah peristiwa utama yang akan terjadi dalam cerpen narasi tersebut.

Ini adalah langkah sistematis yang bisa ditempuh dalam menyusun sebuah cerpen narasi. Namun, untuk menulis yang diperlukan hanyalah tindakan memproduksi kata-kata. Bukan mengurutkan setiap langkah-langkah.

Apabila kita memiliki sebuah ide untuk menulis sebuah cerita, maka tulislah secepatnya. Abaikan dahulu aturan-aturan dalam pembuatan cerpen. Setelah selesai menulis dan menuangkan ide ceritanya, baru kalian baca ulang yang sudah kalian tulis.

Setelah itu, baru kita perhatikan susunan dan aturan dalam pembuatan cerpen. Kita dapat meminta bantuan teman untuk memerikasa cerpen yang kita tulis. Hal tersebut dilakukan agar cerpen yang akan kalian kirim terhindar dari kesalahan EYD atau susunannya teratur.

Jangan takut untuk memulai berkarya dan menulis. Seperti yang sudah disebutkan, tulislah apa yang ada di dalam pikiran kita. Kita harus berani memulai untuk menulis. Jika sudah terbiasa, maka ide-ide untuk membuat sebuah cerpen akan terus mengalir dan kita akan terbiasa untuk menulis sebuah cerpen.

Jadi, segeralah menulis dari langkah manapun yang dianggap paling mudah. Abaikan urutan langkah di atas jika hal itu membuat kita semakin sulit untuk mulai menulis.

Tips Membuat Cerita Cinta

Bila Anda sudah terbiasa menulis cerita, cerita dewasa seperti apapun bisa dibuat. Termasuk menulis cerita dewasa yang mendidik. Cerita dewasa, sesuai dengan namanya tentu sasaran pembacanya adalah orang-orang yang sudah dewasa. Berkisar antara 17 sampai 40 tahunan.

Kebanyakan cerita-cerita dewasa yang sudah berkembang adalah cerita dewasa tentang perselingkuhan, cinta segitiga, dikhianati oleh kekasih, gagal menikah, menjadi single selamanya, dan lain sebagainya. Mengapa tidak membuat cerita dewasa yang memuat kesetiaan, cinta yang tulus, pernikahan yang diakhiri dengan kebahagiaan, dan menunjukkan betapa nikmatnya menikah.

Dalam cerita-cerita dewasa apalagi cerita yang menuliskan kisah seluk beluk pernikahan, rasanya sudah lumrah bila harus dibumbui oleh cerita seks. Namun, bila ingin menuliskan kisah making love ini, usahakan Anda menuliskannya dengan lembut. Dalam artian, tidak terlalu kasar dan terlalu vulgar. Kalau perlu cerita saja secara ringkas, tuliskan saja bagian romantisnya dan hapus rincian kegiatan seks yang sebenarnya tak perlu diceritakan.

Cerita asik yang memadukan kasih antara dua insan manusia. Cerita cinta yang abadi, selalu dikenang dan lekat di hati pembacanya. Cerita yang asik yang syahdu dan menuntut kita untuk membaca lagi dan lagi. Untuk membuat cerita cinta menjadi sebuah cerita yang asik, Anda bisa simak tips-tips berikut ini.

  • Buatlah cerita cinta yang tidak biasa. Kisah cinta yang biasa pasti sudah bisa ditebak bagaimana alur dan endingnya.
  • Cerita cinta bisa menjadi cerita yang asik jika diceritakan dengan alur yang lancar, bahasa yang mengalir, dan mudah dimengerti. Jangan mentang-mentang menulis cerita cinta, maka bahasa yang digunakan adalah bahasa yang lebay atau berlebihan. Maksud hati ingin puitis dan mendayu-dayu malah akan menjadi membosankan.
  • Buatlah satu tokoh yang romantis, sikap romantis itu beraneka ragam, tidak bisa hanya dinilai dari makan malam dengan lilin atau sekedar memberikan bunga. Memberikan kejutan-kejutan kecil juga bisa dibilang romantis. Cerita romantis juga bisa menjadi cerita yang asik untuk dibaca.
  • Cerita yang asik itu bisa dinikmati oleh banyak orang bila mempunyai konflik-konflik yang terus bertingkat. Belum selesai satu masalah, muncul lagi masalah yang lain. Belum selesai cinta segitiga, muncul lagi cinta segi empat, segi enam, dan seterusnya.
  • Cerita cinta menjadi cerita yang asik bila kesedihan, rasa patah hati, kesepian, dan kehilangan dijadikan bumbu-bumbu penyedap cerita cinta karena cerita cinta tanpa air mata akan terasa hambar dan tidak asik.
  • Cerita cinta yang menyentuh hati tidak harus selalu melalui hubungan fisik. Terkadang banyak penulis yang menceritakan hubungan fisik secara detail, sehingga berpikir akan menjadi cerita yang asik. Namun, justru cerita hubungan fisik yang berlebihan akan membuat cerita cinta itu berubah menjadi cerita porno.
  • Buatlah setting-setting yang indah di dalam sebuah cerita cinta. Cerita yang asik tanpa setting yang asik juga akan menjadi biasa saja. Bandingkan kisah dua sejoli yang mati karena overdosis dengan dua sejoli yang mati di gurun sahara karena ingin menempuh kebaikan. Mana yang lebih terasa romantisnya?
  • Akhir dari segala cerita cinta memang bisa dibuat beragam. Namun, cerita yang asik adalah cerita yang banyak disukai oleh pembaca. Happy Ending adalah akhir cerita cinta yang paling banyak diminati. Bila Anda ingin membuat sad ending, buatlah sad ending yang romantis.

Kalau semua tips di atas sudah dipenuhi, mulailah menulis cerita cinta dari sekarang. Cerita cinta yang diramu sedemikian rupa, sehingga menjadi cerita asik. Asik untuk dibaca dan asik untuk dikenang. Selamat menulis dan taburilah kata-kata dengan cinta.

Speak Your Mind

*