Contoh Undangan Panitia Pernikahan

Tahukah Anda bagaimana bentuk dari undangan panitia pernikahan? Pernah terbersit rasa iri di hati ketika mendapat undangan pernikahan dari teman kuliah atau teman SMA? Mungkin iya, karena umur yang telah matang namun jodoh belum didekatkan. Diambil saja hikmahnya, bahwa jodoh yang akan datang adalah tepat bagi kita dibanding jodoh yang dipaksakan untuk datangnya dipercepat.

Pernikahan adalah upacara yang sakral menurut Islam, karena di dalam pernikahan terdapat suatu akad yang mengubah segala sesuatu dari kedua insan. Dari yang awalnya segala haram, baik dari bersentuhan hingga lebih dari itu, menjadi halal seluruhnya bahkan bernilai sebagai amal.

Di dalam pernikahan juga menyatukan hati kedua manusia. Bukan saja terkait kedua mempelai tetapi dari keluarga yang berbeda. Dari awalnya tidak kenal menjadi terjalin silaturahim. Dari awalnya memiliki seorang bapak dan seorang ibu kemudian memiliki bapak dan ibu baru yakni mertua.

Amanah yang dikandung seseorang pun bertambah. Dahulunya berbakti hanya diwajibkan seorang pria kepada kedua orang ibu bapaknya, kini tanggungannya selain orang tua juga kepada keluarganya sendiri, termasuk si wanita yang dahulunya dimiliki oleh bapak ibunya beralih tangan ke seorang pria yang menjadi suaminya.

Banyak orang menganggap pernikahan sebagai puncak kesenangan, momen yang hanya dilakukan sekali seumur hidup (meski kadang ada yang kandas di tengah jalan dan terpaksa harus cerai) sehingga penyajian acara dan resepsi dibuat hingar bingar. Tidak sedikit pernikahan artis menelan harta hingga miliaran rupiah, entah karena acaranya yang dibuat besar, undangan yang banyak, pakaian yang dipakai dan sebagainya.

Bagi orang yang berpunya, mengeluarkan uang dengan nominal miliaar mungkin tidak berat untuk sekedar menikah. Persiapan yang dilakukan dalam pernikahan juga tidak dibuat ribet, sekadar menyewa WO (wedding organizer) selesai.

Tempat, makanan yang dipilih, dan dekorasi tinggal meminta yang bagaimanapun sudah ada. Gaun pengantin cukup pesan di tempat perancang yang terkenal. Akan tetapi bagi orang pedesaan (khususnya), pernikahan dinilai sebagai suatu kegiatan kebersamaan, melestarikan budaya bangsa yakni gotong royong.

Biasanya orang yang punya kerja mengundang tetangga untuk membantu acara pernikahan anaknya, dari mulai mempersiapkan makanan yang disajikan (bagi yang tidak memesan katering) hingga tata upacara dalam pernikahan. Kegiatan ini akan menjadi ajang silaturahmi beberapa tetangga, yang mungkin jarang ketemu menjadi bisa mengobrol dan berbagi pemikiran.

Untuk melancarkan hal tersebut di atas, maka perlulah untuk dibentuk panitia pernikahan. Panitia pernikahan bertugas untuk mengatur jalannya acara pernikahan, terlepas dari instruksi secara langsung oleh orang yang memiliki hajat pada hari-H acara pernikahan.

Susunan Panitia

Susunan kepanitiaan pernikahan meliputi hal sebagai berikut:
1.    Pemangku Gati/ Pemangku Hajat (yakni kedua orang tua calon pengantin wanita)
2.    Calon besan/ kedua orang tua calon pengantin pria
3.    Calon pengantin (baik wanita maupun pria)
4.    Panitia Pelaksana
–    Ketua Panitia
–    Wakil Ketua Panitia
–    Sekretaris
–    Bendahara
–    Seksi – seksi:
o    Dokumentasi
o    Dekorasi dan perlengkapan
o    Konsumsi
o    Tata rias
o    Pendamping pengantin dan among besan
o    Keamanan dan parkir
o    Transportasi
o    Pengajian
o    Hiburan
o    Kado dan buku tamu
o    Akad nikah

Tugas kepanitiaan

1. Ketua Panitia
Orang yang ditunjuk sebagai ketua panitia bertugas menyusun tugas panitia dan mengarahkan kepanitiaan setelah merancang acara pernikahan yang sesuai dengan instruksi pemangku hajat.

2. Wakil ketua
Wakil ketua bertugas membantu tugas ketua panitia dan menerima instruksi dari pemangku hajat dan instruksi dari ketua panitia dalam mengkoordinir kepanitiaan.

3. Sekretaris
Sekretaris tugasnya berkaitan dengan surat menyurat, baik surat perijinan yang berkaitan dengan acara pernikahan, mendata penerima undangan hingga bertanggung jawab pada penyebaran undangan.

4. Bendahara
Bendahara berkaitan dengan uang. Tugasnya adalah mengkoordinir kebutuhan dan merancang keuangan acara pernikahan, serta mendata pengeluaran yang dibutuhkan dalam acara tersebut.

5. Seksi dokumentasi
Seksi dokumentasi memiliki tugas mengabadikan momen penting dala pernikahan, dari acara pendahuluan hingga akhir dalam bentuk foto maupun video serta bertugas mengatur pelaksanaan foto pengantin.

6. Seksi dekorasi dan perlengkapan
Tugas dari seksi ini adalah bertanggung jawab terhadap dekorasi acara pernikahan, termasuk di dalamnya menyiapkan segala peralatan yang dibutuhkan dalam pernikahan dan juga pengecekan sound system yang digunakan.

7. Seksi konsumsi
Tugas seksi ini berkaitan dengan masak memasak atau makanan. Jika makanan tidak pesan katering, maka seksi ini bertugas untuk menginventaris jumlah makanan yang akan disajikan sesuai dengan instruksi pemangku hajat melalui ketua panitia. Tugas lainnya adalah mengatur konsumsi untuk tamu undangan, mengatur keluarnya makanan dan kue dan mengatur tenaga yang digunakan untuk pembagian makanan dan kue.

8. Seksi tata rias (busana)
Seksi tata rias memiliki tanggung jawab untuk merias pengantin dari acara pendahuluan hingga akhir. Jika dalam adat jawa, dari mulai kumbakarnan, acara lamaran, siraman, midodaren hingga selesai. Termasuk juga merias dari orang tua kedua pengantin, pelaminan dan kamar pengantin. Tugas tata rias ditambah dengan memandu acara pernikahan khususnya acara siraman dan temu manten.

9. Seksi pendamping pengantin dan among besan
Seksi ini hanya bertugas mendampingi pengantin saat temu manten dan juga mendampingi keluarga (orang tua) dari kedua pengantin.

10.  Seksi keamanan dan parkir
Tugas dari keamanan dan parkir adalah menjaga keamanan di sekitar wilayah acara pernikahan termasuk juga mengatur parkir dan mengatur jalannya kendaraan yang lewat. Seksi ini juga bertanggung terhadap kendaraan tamu agar tidak rusak dan hilang.

11. Seksi transportasi
Tugas dari seksi transportasi adalah menyiapkan seluruh angkutan yang digunakan dalam acara pernikahan, baik transportasi dalam pembawaan alat dan perlengkapan, maupun transportasi yang digunakan untuk orang tua pengantin dan kedua pengantin.

12. Seksi pengajian.
Seksi pengajian bukan seksi yang mengisi acara pengajian. Seksi ini bertugas menghubungi petugas pengisi pengajian dan berkoordinasi dengan seksi lain yang berkaitan dengan acara pengajian.

13. Seksi hiburan
Seksi hiburan bertugas untuk mengatur hiburan yang akan disuguhkan kepada tamu, mengatur waktu jeda, penyiapan peralatan dan berkoordinasi dengan seksi lain yang berkaitan dengan acara hiburan.

14. Seksi kado dan buku tamu
Seksi ini bertugas di paling ujung setelah among tamu. Bertugas untuk mencatat tamu yang datang dan menerima kado yang diberikan tamu undangan serta pemberian souvenir.

15. Seksi akad nikah
Seksi ini adalah seksi yang mungkin paling sibuk dan sering berputar – putar. Tugasnya juga banyak, mulai dari menghubungi pihak pencatat nikah (KUA), penyelenggaraan upacara adat, misal midodareni dan siraman, jual dawet dan mengatur jalannya temu manten.

Dalam pembentukan kepanitiaan pernikahan, terlebih dahulu disusun undangan panitia pernikahan yang diberikan kepada warga untuk berembug berkoordinasi tentang jalannya acara pernikahan. Berikut contoh undangan panitia pernikahan yang diberikan kepada warga sekitar.

Contoh

Berikut ini merupakan contoh undangan panitia pernikahan.

Undangan Pembentukan Panitia Pernikahan
Tanggul, Bugel, Polokarto, Sukoharjo
——————————————————————————————–
    Hal: Undangan
    Kepada Yth. Bapak/Ibu/Sdr./i__________
    Di tempat

    Assalamu’alaikum wr. wb.
    Mengharap dengah hormat kehadiran Bapak/Ibu/Sdr/i insya Allah pada tanggal:
    Hari/ tanggal        :
    Pukul                 :
    Tempat        :
    Acara           : Pembentukan Panitia Pernikahan Marlina Setyana
    Demikian undangan ini kami sampaikan, atas kehadirannya kami ucapkan terima kasih.
    Wassalamu’alaikum wr. wb.
    
    Tanggul, 05 Juni 2015

    Hormat kami

    (Sigit Hadi Sasongko)

Speak Your Mind

*