Film Kawin Kontrak, Komedi tanpa Perdebatan

Sistem kawin kontrak sering dianggap merugikan pihak perempuan, karena tidak adanya kekuatan hukum bagi pihak perempuan untuk meminta pertanggungjawaban pihak laki-laki ketika pihak wanita mengandung, melahirkan, serta membesarkan anak.

Karena itu, sistem pernikahan seperti ini dianjurkan untuk tidak dilakukan bahkan sistem pernikahan seperti ini diharamkan dalam agama Islam.

Fenomena kawin kontrak ini ternyata masih berlangsung terutama di daerah yang banyak terdapat wisatawan dari Arab. Multivision Plus, sebuah PH yang sering membuat film layar lebar mengangkat fenomena ini menjadi sebuah Film komedi segar yang jauh dari perdebatan.

Perdebatan yang dimaksud adalah apakah film tersebut lucu atau tidak. Karena setiap orang yang menonton film Kawin Kontrak ini pastilah akan langsung tertawa terbahak-bahak dengan kekonyolan-kekonyolan tokoh dan adegan dalam film tersebut.

Sinopsis

Film Kawin Kontrak menceritakan tentang tiga cowok ABG Jody (Ricky Harun), Dika (Herichan), Rama (Dimas Aditya) yang nekat pergi ke desa Sukararean yang terkenal dengan gadis yang bisa dikawin kontrak. Mereka sengaja memilih jalur kawin kontrak dengan alasan tidak ingin menjalani sex berisiko ataupun sex bebas.

Karena belum hafal jalan menuju ke desa tersebut, mereka bertemu dengan seorang Kang Sono (Lukman Sardi) yang ternyata adalah warga dari kampung yang mereka cari. Kebetulan juga Kang Sono adalah makelar kawin kontrak. Bersama dengan Kang Sono, Jody, Dika, dan Rama kemudian mencari wanita idaman mereka di kampung Sukararean.

Kekonyolan-kekonyolan kembali terjadi ketika mereka memilih wanita yang ingin mereka kawin kontrak. Akhirnya Jody memilih untuk menikah dengan Teh Euis (Wiwid Gunawan) yang masih seksi walaupun sudah beranak satu. Sudah lama Jody menginginkan pasangan yang lebih dewasa.

Ada kepuasan tersendiri bagi Jody ketika memiliki pasangan yang lebih dewasa. Dika menemukan Rani (Masayu Anastasia). Alasan Dika memilih Rani karena kelihaian Rani menggebuk kasur. Sedangkan Rama, yang selama ini terkenal sebagai playboy pemilih, lebih memilih Isa(Dinda Kanyadewi) sebagai pasangannya.

Rama menilai Isa adalah seorang wanita idaman dengan kecantikan dan kelembutan alami. Setelah menemukan wanita idaman masing-masing, ketiga anak ABG ini kemudian dikawinkan kontrak oleh Pak Aan (Unang) dan Bu Aan (Mieke Amalia).

Tetapi keinginan ketiga anak ABG ini untuk mendapat “pelayanan” dari pasangan masing-masing ternyata hanya isapan jempol belaka, karena masing-masing pasangan ketiga ABG ini ternyata sibuk dengan urusan masing-masing.

Teh Euis selalu saja mempunyai seribu alasan yang dibuat-buat tetapi tetap mampu membuat Jody percaya. Rani yang galak ternyata menyimpan sebuah rahasia yang tidak pernah bisa diungkap oleh Dika. Sedangkan Isa yang terlihat lembut dan sopan, ternyata sedang terancam oleh sebuah rencana jahat.

Ketiga cowok ABG ini kemudian bersatu untuk menaklukkan pasangan mereka masing-masing. Dalam usaha ini banyak kekonyolan-kekonyolan yang mereka lakukan dan membuat mereka merasakan cinta yang begitu dalam terhadap pasangan mereka masing-masing.

Tontonan Orang Dewasa

Film ini secara keseluruhan menghadirkan guyonan segar yang layak menjadi pilihan untuk ditonton. Tetapi, bagi anak-anak yang berada di bawah usia 17 tahun, sebisa mungkin tidak menonton film Kawin Kontrak. Hal ini disebabkan banyaknya adegan-adegan khusus orang dewasa di dalam film Kawin Kontrak ini.

Speak Your Mind

*