Gerakan Penghijauan Bumi

Ilustrasi penghijauan bumi 

Dunia modern ini semakin panas. Sering kita jumpai bahwa suhu di kota kita meningkat daripada dekade sebelumnya. Selain itu turunnya hujan juga menjadi tidak menanti. Semua hal ini banyak disebabkan oleh pemanasan global. Karena itu gerakan penghijauan bumi harus digalakkan mulai sekarang ini.

Iklim dunia sering tidak menentu. Di beberapa tempat terjadi kekeringan sedangkan di daerah lain hujan turunu lebih banyak daripada biasanya. Beberapa perubahan cuaca ini bahkan bisa berujung pada bencana alam, misalnya longsor, banjir, atau badai. Menurut beberapa penelitian hal ini disebabkan oleh pemanasan global. Pemanasan ini menyebabkan suhu di bumi tidak seimbang. Ketidakseimbangan ini membuat terjadi pergeseran panas yang bisa merugikan manusia.

Penghijauan Bumi Harus Dilakukan

Banyak hal yang menyebabkan pemanasan global. Ada yang bilang bahwa pemanasan global merupakan sebuah kewajaran. Pemanasan ini merupakan siklus yang pasti terjadi di bumi. Faktornya bisa jadi dikarenakan pengaruh benda-benda luar angkasa. Namun ada juga yang beranggapan bahwa pemanasan global disebabkan oleh ulah manusia.

Manusia dengan kemajuan teknologinya ibarat pisau bermata dua. Di satu sisi teknologi mempermudah hidup manusia. Komunikasi lebih mudah dan tidak terpisahkan jarak dan waktu. Perjalanan jauh juga bisa ditempuh dalam waktu singkat. Namun, ada juga sisi yang merugikan.

Salah satunya adalah munculnya polusi. Polusi ini membuat suhu di bumi menjadi semakin panas. Zat-zat hasil buangan dari industri ini juga bisa mengikis lapisan ozon. Lapisan ozon ini yang menjaga suhu bumi sekaligus melindungi bumi dari efek buruk sinar matahari.

Polusi ini kadang sudah berlebihan dan tidak terkendali. Karena itu bumi menjadi semakin tidak ramah untuk dihuni. Banyak kejadian alam yang diluar kebiasaan tiba-tiba muncul. Hal ini tentu merugikan kita juga. Bisa dibayangkan jika ketidakseimbangan ini semakin berkelanjutan dan tidak bertambah. Kehidupan bumi di masa mendatang mungkin tidak seramah sekarang ini.

Ada yang bilang bahwa pemanasan global tidak bisa dihentikan lagi. Yang bisa dilakukan sekarang ini adalah memperlambat percepatannya. Karena itu, gerakan yang mengatasnamakan lingkungan semakin gencar sekarang ini. Kebijakan negara-negara industri juga mengarah pada pengendalian perusakan lingkungan. Tentu percuma jika produksi berjalan terus namun bumi semakin galak terhadap penghuninya.

Gerakan penghijauan merupakan salah satu langkah dalam mengendalikan polusi pada lingkungan. Pada prinsipnya gerakan ini adalah suatu kegiatan yang dilakukan untuk menyikapi adanya krisi lingkungan. Salah satunya adalah bersikap kritis kepada setiap ulah manusia yang mengganggu ketidakseimbangan alam. Misalnya, pembangunan yang salah konsep.

Pembangunan yang tidak memperhatikan lahan hijau bisa merugikan manusia sendiri. Tanah resapan menjadi sedikit karena sudah disulap menjadi beton atau aspal. Jadi, tidak heran jika terjadi hujan lebat maka banyak daerah perkotaan yang lumpuh akibat banjir.

Lahan hijau juga memiliki manfaat lainnya. Tumbuhan hijau memegang peranan penting dalam ekisostem. Tumbuhan hijau dianggap sebagai produsen pertama dalam rantai kehidupan. Tanaman hijua mengubah energi dari matahari menjadi energi potensial yang bisa dimanfaatkan makhluk hidup lainnya. Tanaman juga berperan melalui kegiatan fotosintesis yang dilakukannya.

Tumbuhan mengambil CO2 yang menjadi hasil pembakaran makhluk hidup lainnya dan menghasilkan oksigen yang sangat diperlukan dalam kehidupan. Banyaknya tumbuhan tentu menguntungkan dalam kehidupan. Sebaliknya jika tumbuhan hijau diberangus, maka penghasil oksigen di alam juga semakin berkurang.

Karena itu penghijauan, terutama di lingkungan kota sangat diperlukan. Banyaknya pohon menjamin ketersediaan produksi oksigen, mengurangi efek banjir, dan membantu psikologi manusia juga. Suasana yang asri akan menenangkan psikis dan fisik dari ketegangan lingkungan perkotaan. Karena itu, kota besar yang berperadaban maju akan membangun taman kota yang dipenuhi dengan tanaman hijau.

Coba lihat fakta berikut ini. Setiap tahunnya, tanaman di bumi ini mempersenyawakan hampir 150.000 juta ton C02, 25.000 juta ton hidrogen, dan melepaskan 400.000 juta ton oksigen ke udara dan juga menghasilkan 450.000 juta ton zat organik. Setiap jamnya, 1 ha daun hijau menyerap 8 kg CO2 yang sejumlah dengan karbon dioksida yang diembuskan oleh 200 manusia dalam waktu yang sama.

Setiap pohon yang ditanam akan memiliki kapasitas mendinginkan udara sama dengan yang dilakukan oleh lima pendingin udara yang dijalankan 20 jam terus-menerus setiap harinya. Setiap 93 m2 pohon-pohon bisa menyerap kebisingan suara sebesar 8 desibel, dan setiap 1 ha pepohonan bisa menetralkan karbon monoksida yang dikeluarkan sekitar 20 kendaraan.

Fakta ini menunjukkan pentingnya tanaman bagi kehidupan. Karena itu jangan biarkan pohon ditebang untuk kepentingan sesaat. Selain menanam pohon dan mencegah penebangan, ada juga langkah-langkah lain yang bisa dilakukan untuk mencegah perusakan lingkungan. Berikut ini beberapa langkah yang bisa dilakukan dalam rangka penghijauan lingkungan:

1. Simpan energi sebisa mungkin

Banyak sebenarnya langkah yang bisa dilakukan untuk menghemat energi di lingkungan sekitar kita. Misalnya, tidak menggunakan barang elektronik secara terus-menerus. Tidak menyalakan televisi atau pendingin udara sepanjang hari merupakan contohnya. Bisa juga dengan meminimalisir penggunaan mesin cuci. Mengeringkan dan mencuci pakaian yang sedikit bisa dilakukan dengan cara manual.

2. Mengirit air

Air bersih merupakan sesuatu yang semakin mahal modern ini. Banyak masyarakat yang harus membayar mahal untuk mendapatkan air bersih. Selain itu, ketidakseimbangan alam bisa memunculkan kekeringan di beberapa tempat. Jadi usahakan untuk tidak menghamburkan air.

3. Kurangi kontribusi membuang gas ke alam

Gas hasil pembakaran dari teknologi modern berperan dalam pemanasan global dan ketidakseimbangan alam. Gas ini berasal dari kendaraan bermotor Anda. Karena itu kurangi penggunaan kendaraan bermotor. Bisa diantisipasi dengan melakukan transportasi dengan berjalan atau naik sepeda.

Atau seandainya terlalu jauh bisa dilakukan dengan memakai kendaraan umum. Jadi pemerintah yang peduli dengan lingkungan akan membangun lebih banyak trotoar, kendaraan umum, dan jalur sepeda.

4. Memilih makanan dengan cerdas

Tidak perlu makan daging setiap hari. Produksi daging sering tidak mempertimbangkan lingkungan dan pikirkan dampak kesehatan juga. Lebih baik memperbanyak makan buah, sayuran, atau makanan laut. Atau kalau memang suka makan daging bisa mempertimbangkan mencari daging yang berasal dari peternakan lokal dan organik.

5. Membatasi konsumsi air kemasan

Air kemasan memang bersih. Namun kemasannya yang berbahan plastik bisa merusak lingkungan. Air kemasan lebih mahal dibandingkan air yang dimurnikan dengan filter sendiri. Selalu membawa kemasan untuk air mineral ketika beperguan atau bekerja.

6. Berpikir sebelum membeli

Banyak barang-barang yang sebenarnya tidak kita butuhkan namun kita beli. Barang-barang ini sebenarnya tidak perlu. Ada juga perabot rumah yang bisa kita wujudkan dari barang bekas atau produk daur ulang.

7. Meminjam daripada membeli

Kita bisa meminjam buku dan film di perpustakaan daripada membeli. Jika ingin menonton film sebaiknya di bioskop. Hal ini selain menghemat uang juga menghemat tinta dan kertas. Kita juga bisa berbagi peralatan listrik dan peralatan rumah lainnya.

8. Membeli dengan cerdas

Kita bisa membeli dengan massal. Hal ini tentu mengirit kemasan tas belanja. Semakin sedikit sampah akan semakin baik bagi alam. Kalau bisa bawa tas sendiri untuk memuat barang belanjaan. Tas belanja dari bahan plastik yang dibuang begitu saja tentu merugikan alam sekitar. Plastik merupakan salah satu bahan yang susah didaur alam, walau banyak tas plastik yang katanya organik.

9. Hemat barang elektronik

Jangan mudah membuang barang elektronik Anda. Usahakan untuk memakai barang elektronik yang awet. Limbah elektronik mengandung racun merkuri yang menyajikan masalah bagi lingkungan.

10. Membuat produk sendiri

Produk rumah tangga sendiri akan lebih menguntungkan jika pembuatannya tidak merugikan lingkungan. Membuat produk atau makanan sendiri bisa menghemat uang dan ikut melestarikan lingkungan.

Speak Your Mind

*