Ibadah Umrah Gratis, Bisa?

Ilustrasi Umrah Gratis
umrah gratis bukan mimpi. Banyak yang telah mendapatkan umrah secara gratis ini. Ada yang sangat berbahagia mendapatkannya. Tidak sedikit yang merasa terpaksa melakukannya karena memang merasa belum siap tetapi ternyata undangan dari Allah Swt itu datang begitu cepatnya. Hasilnya memang sangat berbeda dengan yang ikhlas menerima undangan dan yang tidak ikhlas atau terpaksa menerima rezeki luar biasa tersebut.

Antara yang Ikhlas dan yang Terpaksa

Semakin besarnya keinginan orangtua melihat anaknya tumbuh menjadi anak yang baik dan penuh semangat berislam, telah membuat orangtua memberikan hadiah umrah kepada anak-anaknya ketika mereka sedang liburan. Ternyata keinginan yang sangat baik dari orangtua memberikan tiket umrah secar agratis kepada anaknya itu tidak selalu disambut dengan hati yang lapang. Segala kemudahan itu ternyata diremehkan oleh anak-anaknya.

Mereka merasa belum siap. Apalagi ketika liburan biasanya mereka telah mempunyai rencana pergi ke suatu tempat dengan teman-temannya. Kalau mereka harus pergi umrah, artinya mereka harus meninggalkan semua kesenangan yang telah direncanakan jauh-jauh hari. Inilah yang membuat mereka yang akhirnya berangkat ke tanah suci tidak dengan sepenuh hati. Di tanah suci pun hati itu belum bisa menerima keadaan. Mereka tidak ikhlas. Menatap Ka’bah pun tidak terasa apa-apa. Padahal mereka mendapat kesempatan menyentuh dan mencium hajar aswad.

Hasilnya adalah umrah yang diberikan secara gratis oleh orangtuan itu tidak berdampak sangat signifikan bagi sang anak. Mereka yang tadinya belum mau melaksankan kewajiban, tetap pada kebiasaannya terdahulu sebelum umrah. Sangat berbeda dengan orang yang mendapatkan umrah secara gratis dari mana saja dan diterimanya dengan penuh syukur.

Ketika di tanah suci, hatinya dipenuhi dengan perasaan yang membuncah penuh dengan syukur dan tak henti meneteskan air mata karena memang mengunjungi atau berziarah dengan Ka’bah itu telah menjadi satu impian yang begitu lama ia pendam. Ia tahu bahwa kalau akan pergi sendiri dengan uang sendiri, secara logika, hal itu tidak mungkin. Ternyata Allah Swt mengirimkan undangan dengan cara yang tak pernah disangka-sangka.

Orang-orang seperti ini akan merasakan nikmat yang sangat besar dan ia akan merasa sangat bahagia. Umrah yang gratis yang didapatkan dengan cara yang tak pernah disangka ini benar-benar sesuatu yang sangat indah. Kesimpulannya adalah kalau ingin memberikan umrah gratis kepada siapa pun, hendaknya tanyakan kepadanya apakah ia benar-benar ingin melihat Ka’bah. Kalau jawabanya bukan yang diharapkan, sebaiknya tidak udah diberikan pada saat itu.

Menunda lebih baik daripada tiket umrah secara gratis itu tidak memberikan manfaat apa-apa kepada yang melakukannya. Tidak sedikit orang yang umrah malah tidak tawaf mengelilingi Ka’bah. Mereka tawaf mengelilingi tempat belanja dan keliling di hotel saja. Sayang sekali kalau hal ini tidak dimanfaatkan dengan baik. Yang memberikan umrah ini hendaknya melakukan survey dan penelitian mendalam kepada siapa yang sesungguhnya benar-benar berhak terhadap umrah secara gratis tersebut.

Uang adalah Sarana

Semua hal di dunia ini memerlukan uang. Begitu pula dengan ibadah yang satu ini. Padahal, sebagai seorang Muslim, kita tentunya ingin sekali bisa berumrah. Rasanya, rindu di hati selalu hadir manakala melihat tayangan teve atau mendengar cerita kerabat dan teman yang sudah berkesempatan menunaikan ibadah umrah juga haji. Namun, lagi-lagi kita yang memiliki penghasilan pas-pasan terbentur masalah biaya. Ya, karena biaya untuk berumrah tidak bisa dibilang murah.

Bahkan, bagi kebanyakan penduduk Indonesia yang hanya berpenghasilan cukup, harus memutar otak dan mengerutkan kening jika ingin mengatur bujet keuangan pendapatan dan pengeluaran sehari-hari agar bisa menabung untuk berumrah. Lalu, apa ya solusinya? Solusinya pastinya adalah umrah dengan gratis. “Haha, hari gini umrah gratis mana ada, mimpi kali!” kata seorang teman yang pesimis.

Tidak ada yang gratis sekarang, bahkan untuk buang hajat saja (maaf) kita harus bayar, bukan? Cari di mana orang atau perusahaan yang mau dengan senang hati mengumrahkan kita kelak? Sebenarnya, banyak jalan menuju Roma. Maksudnya banyak jalan menuju umrah dengan gratis. Salah satunya dengan mengikuti sayembara berhadiah umrah yang sudah mulai ramai diadakan oleh beberapa perusahaan, lembaga, bahkan kantor BUMN untuk menjaring konsumen memakai produk serta jasa mereka.

Mengikuti sayembara berhadiah umrah tentunya tidak mengeluarkan biaya yang mahal. Jika pun dibutuhkan biaya untuk membeli perangko, amplop, biaya pulsa, dan sebagainya itu termasuk murah bila dibandingkan biaya beribadah umrah. Syaratnya, paling kita membeli atau menggunakan produk serta jasa yang ditawarkan perusahaan, lembaga, atau BUMN tersebut, lalu kita diberi satu kupon undian, pertanyaan yang harus dijawab, atau nomor khusus untuk mengikuti sayembara tersebut.

Mudah, pastinya. Namun, layaknya sayembara, kita tidak bisa memastikan 100% jawaban, kupon, dan nomor undian kita yang menang. Ya, untung-untungan, sih. Faktor keberuntungan  sangat menentukan di sini. Namun, jika Allah sudah berkehendak kita bisa beribadah umrah lewat keberuntungan menang sayembara, mengapa tidak?

Sayembara berhadiah umrah bisa juga diadakan untuk menguji beragam keahlian. Misalnya, kompetisi bermusik atau bernyanyi Nasyid (genre musik Islami) yang pemenangnya mendapatkan hadiah umrah gratis sekaligus membuat video klip grup nasyidnya di Arab Saudi. Atau, lomba menulis cerita Islami dan karangan nonfiksi lainnya dengan hadiah utama pergi umrah bareng penulis ternama. Banyak ragamnya, bukan?

Selain sayembara, ada pula cara agar dapat beribadah umrah secara gratis. Yaitu, melalui hubungan silaturahim atau pertemanan. Di sini kita dituntut sedikit jeli untuk mampu menjaring hubungan pertemanan baru atau lama, sekaligus bersilaturahmi dan menggunakan keahlian berkomunikasi kita dengan baik. Maksudnya, jika Anda memiliki keahlian bermusik, menulis, membantu mengkoordinir suatu acara amal atau agama, atau keahlian bahasa Arab dan bahasa lainnya, Anda bisa menemukan peluang berumrah dengan gratis.

Jalan yang Tak Disangka

Apa maksudnya? Begini, ibaratnya Anda aktif di suatu organisasi keagamaan atau senang bergaul dengan kalangan tertentu yang punya akses ke Tanah Suci, maka Anda bisa saja mendapat kesempatan berumrah gratis. Contohnya, ada seorang teman yang aktif di kegiatan pemuda masjid di suatu masjid besar di Jawa Barat.

Karena dia selalu rajin, senang membantu berbagai kegiatan amal di masjid itu ada seorang ustadz yang kebetulan punya rumah di Arab Saudi dan senang dengan pribadi serta akhlak teman itu, tanpa ragu dia mengajak Anda berkunjung ke rumahnya untuk berwisata sekaligus berumrah.

Asyik, bukan? Pokoknya, beragam cara bisa dilakukan untuk berumrah gratis, asalkan kita berniat bersilaturahmi atau mengembangkan diri melalui keahlian kita dengan ikhlas karena Allah ta’ala. Insya Allah niat kita berumrah bisa dikabulkan. Cara terakhir, kita bisa pula berumrah gratis (dalam pemahaman kita) dengan modal tawakal kepada Allah.

Tawakal bukan berarti kita tidak berikhtiar atau berusaha, tetapi kita berikhtiar dengan ikhlas dan menyerahkan hasilnya kepada Allah semata. Misalnya, kita berikhtiar dengan selalu berdoa mohon diberikan kelapangan rezeki dari Allah melalui pekerjaan halal agar kelak kita bisa beribadah Umrah. Shalat Tahajud atau sholat sunah lainnya dengan rajin dan berpikiran baik (husnudzan) agar suatu saat Allah mengirimkan kita berangkat umrah bersama keluarga tercinta.

Atau, bisa pula memancing rezeki melalui zakat, infak, dan sedekah. Allah selalu mengingatkan hamba-hamba-Nya berulang kali bahwa harta yang kita nafkahkan di jalan Allah akan dibalas berlipat ganda, sampai 10 kali lipat, malah. Itulah yang menurut salah satu ustadz muda terkenal di Indonesia memancing rezeki dari Allah dengan berinfak dan bersedekah sepanjang hari—baik dalam keadaan lapang rezeki (banyak uang) atau sempit (kurang uang).

Niat ikhlas karena Allah dan tak lupa menyelipi doa agar kita dimampukan beribadah umrah suatu saat nanti. Insya Allah, pasti Allah mengabulkan niat kita itu. Anda tertarik mencoba? Tidak ada salahnya melakukan hal-hal yang telah disebutkan itu selama semua itu halal dan tidak mengandung kemaksiatan.

Mendapatkan umrah secara gratis bisa juga dengan menjadi salah satu pekerja di lingkungan pemerintah daerah tertentu. Bagi pekerja yang bagus dan berdedikasi tinggi, pihak pemerintah daerah akan memberikan hadiah umrag secara gratis. Ada juga dengan mengajak orang lain untuk berumrah. Kalau ada beberapa orang yang mau ikut, maka akan ada gratis satu tiket berumrah secara cuma-cuma.

Speak Your Mind

*