Jus Makanan Sehat Untuk Balita Anda

Ilustrasi makanan sehat untuk balitaPerkembangan bayi setelah berumur 6 bulan, biasanya sudah siap dan memerlukan makanan tambahan pendamping air susu ibu (ASI). Pada saat ini, ibu dapat memberikan berbagai Makanan Sehat untuk Balita Anda.

Sebaiknya berikan makanan secara variatif untuk memenuhi kebutuhan gizi bayi. Variasi makanan juga dapat melatih lidah bayi merasakan berbagai ragam rasa. Apabila bayi menolak salah jenis makanan, campur dengan buah atau sayuran lain yang lebih manis.

Seorang ibu selalu khawatir tentang kesehatan balita nya karena anak-anak tidak makan nutrisi seimbang karena sifat pemilih yang ada pada anak anak. Apa yang mereka sukai pada suatu hari, mereka bahkan tidak akan tengok pada hari berikutnya. Hal ini membuat nutrisi mereka sangat tidak seimbang, sering kaya lemak dan gula dan rendah serat.

Melalui penulisan artikel ini yang akan menjelaskan pentingnya makanan berserat tinggi untuk balita dan makanan serat tinggi yang harus disertakan dalam nutrisi harian mereka. Paragraf berikut akan mencakup beberapa makanan termasuk yang memiliki serat tinggi.

Serat adalah salah satu nutrisi penting yang dibutuhkan oleh tubuh kita. Serat merupakan serat larut dan serat tidak larut. Serat larut mengikat dengan asam lemak dalam perut. Hal ini juga bertanggung jawab untuk perlahan-lahan melepaskan gula dalam aliran darah. Jenis serat membantu mengurangi risiko penyakit jantung dan menurunkan kadar kolesterol dalam tubuh.

Serat larut membantu membersihkan usus dan juga mempertahankan tingkat pH dalam perut. Hal ini memastikan buang air besar teratur dan membersihkan perut dari semua racun. Serat membantu untuk melepaskan energi ke dalam tubuh. Makanan yang kaya serat tidak hanya membantu dalam menjaga kadar glukosa, tetapi juga diperlukan untuk menjaga semua fungsi tubuh berlangsung tanpa hambatan.

Makanan tinggi serat akan dicerna lebih cepat dari yang lain. Sayuran, buah-buahan dan biji-bijian membuat nutrisi serat tinggi yang baik karena mereka merupakan sumber yang sangat kaya serat.

Akan disebutkan di bawah ini beberapa makanan berserat tinggi yang cocok untuk anak-anak balita. Makanan-makanan ini yang mudah tersedia dan karenanya dapat, membentuk bagian dari pembiasaan makanan untuk anak-anak balita. Beberapa makanan serat tinggi yang bisa di gemari oleh anak-anak balita hanya tinggal mengemasannya saja. Nah, mengenai pengemasan makanan anak agar menarik, Anda tetap stay tune di Anne Ahira.

  1. Serba Serbi Gandum Saat memilih roti, pilih yang kandungan gandum utuh, multi gandum dan roti gandum. Roti ini tinggi serat. Semua produk roti lainnya juga perlu memilih cara yang sama. Jika anak ingin makan pasta atau spaghetti, pilih yang terbuat dari gandum. Lebih memilih nasi merah dibanding nasi putih. Juga, pilih sereal tinggi serat untuk sarapan.
  2. Sayur-sayuran Dalam rangka membuat anak terbiasa makan sayuran seperti zucchini, wortel, brokoli, campurkan bahan bahannya ke dalam setiap jenis campuran sup, atau membuat burger, dan bubur, dari sayuran dengan serat tinggi ini. Campuran kari sayuran juga dapat disajikan dengan nasi dan yang dapat mencakup semua sayuran berserat tinggi.
  3. Buah-buahan Buah tidak akan memiliki masalah untuk menjadi favorit balita. Buah-buahan seperti stroberi, jeruk dan melon adalah buah-buahan tinggi serat. Tambahkan beberapa ke dalam sereal sehari-hari, satu paket untuk makan siang dan sajikan pula buah sebagai makanan penutup. Membuat makanan penutup yang luar biasa dari buah-buahan, jika anak malas makan mentah.
  4. Kacang-kacangan Almond kacang mete, dan kacang tanah yang tinggi serat. Berikan beberapa balita menjadikannya, sebagai camilan di antara waktu makan atau terselip di antara produk jajanan. Buah kering, juga baik dan mengandung serat, dan makanan-makanan tinggi serat dapat diberikan kepada anak-anak untuk camilan.

Untuk kategori-kategori yang disebutkan di atas makanan serat tinggi yang disebutkan di bawah ini dalam rincian. Membuat makanan Anda dengan bantuan ini daftar makanan serat tinggi. Sebagaimana disebutkan di atas, mereka mudah tersedia.

  • Gandum
  • Jelai
  • Bayam
  • Pisang
  • Kacang Hijau
  • Pir
  • Lentil
  • Prun
  • Berries
  • Kacang panjang
  • Apel
  • Kismis
  • Brokoli
  • Tanggal
  • Tomat
  • Kacang tanah
  • Raspberi
  • Bakso
  • Oat Barn

Anda dapat membuat resep yang berbeda-beda dari makanan serat tinggi. Lebih memilih makanan ini atas yang manis tinggi. Hal ini akan membantu untuk menjaga anak-anak Anda sehat dan aktif dari usia yang lebih muda. Namun, jangan berlebihan dengan serat seperti serat terlalu banyak dapat menyebabkan sering sekali buang angin.

Makanan Tambahan

Pemberian makanan tambahan juga mesti dilakukan secara bertahap karena pencernaan bayi yang masih lemah. Jangan terlalu terburu nafsu memberikan makanan padat yang justru dapat menyebabkan diare atau masalah pada pencernaan bayi Anda. Berikut beberapa tahapan yang sebaiknya Anda perhatikan dalam memberikan makanan sehat untuk balita Anda.

Bayi 6-7 bulan Pada periode ini bayi hanya diberikan makanan dari jenis buah dan sayuran saja. Tahap ini lebih untuk mengenalkan lidah dan pengecapan bayi dengan makanan yang masuk. Pilih buah dan sayuran yang lembut, seperti papaya, pisang, apel, melon, wortel, tomat, daun bayam, daun kangkung, atau brokoli. Sebaiknya jangan memberikan makanan berat, seperti kentang, ubi-ubian, ataupun bubur nasi.

Bayi 7-9 bulan Pada tahap ini bayi mulai diperkenalkan dengan makanan yang lebih padat. Untuk memenuhi kebutuhan karbohidrat bayi pada tahap ini berikan sayuran yang banyak mengandung pati, seperti kentang, jagung manis, ataupun labu kuning. Setelah umur 8 bulan, Anda bisa membuat variasi dengan memberikan bubur nasi.

Sedangkan untuk memenuhi kebutuhan protein, mineral, dan vitamin, berikan balita Anda buah, sayuran, kacang-kacangan, ikan laut tanpa duri, dan tempe atau tahu secara bervariasi. Tempe dan tahu kaya dengan protein nabati. Pada periode ini, sebaiknya Anda jangan memberikan protein hewani yang berat, seperti daging ayam atau sapi. Sedangkan untuk buah dan sayuran bisa lebih variatif.

Bayi 9-12 bulan Pada tahap ini bayi mulai diperkenalkan dengan makanan yang relatif agak padat, namun tetap dibuat dalam bentuk bubur atau jus. Buat menu makanan sehat untuk balita Anda secara lebih variatif lagi. Anda juga dapat mulai memberikan makanan sumber tenaga yang berasal dari umbi-umbian, hati ayam, dan daging ayam atau sapi.

Dalam membuat dan memberikan makanan sehat untuk balita Anda, ada beberapa hal yang sebaiknya Anda perhatikan, yaitu meliputi :

  • Jangan memberi tambahan gula ataupun garam, setidaknya hingga anak berumur 1 tahun. Biarkan anak merasakan berbagai rasa makanan yang bervariasi secara alamiah.
  • Lemak tetap diperlukan untuk membantu proses pencernaan dan penyerapan vitamin oleh tubuh. Namun batasi penggunaan makanan berlemak tak lebih dari 30 persen, dan maksimal 10 persen untuk lemak jenuh.
  • Jangan meniup makanan yang masih panas karena dapat menyebarkan radikal bebas dan bibit penyakit ke anak. Biarkan makanan dingin atau hangat terlebih dahulu sebelum disuapkan kepada anak.
  • Dalam mengolah makanan yang disajikan, sebaiknya dikukus terlebih dahulu sebelum diblender agar kandungan gizi makanan tetap terjaga.

Speak Your Mind

*