Kapal Feri di Indonesia

Ilustrasi kapal feriPernahkan Anda mencoba berbagai transportasi baik darat, laut dan udara? Ya, tidak semua orang dapat beruntung menikmati semua jenis transportasi. Mungkin ada yang terbiasa naik pesawat terbang atau mobil sehingga belum pernah menaiki kapal laut, sebaliknya dengan yang lain. Nah salah satu transportasi laut yang layak dicoba adalah kapal feri.

Sekilas Kapal Feri

Kata feri diambil dari bahasa Inggris Ferry, yaitu merupakan transportasi lewat laut dengan penumpang sebagai muatan utama, kadangkala disertai dengan alat-alat atau kendaraan, dengan jarak yang tidak terlalu jauh. Sebenarnya feri dapat berupa sampan, perahu atau kapal, namun di Indonesia tampaknya makna feri sedikit menyempit karena kebanyakan berupa kapal, sehingga orang beranggapan bahwa feri ‘harus’ berupa kapal.

Beberapa jenis kapal feri yang ada di dunia adalah

  • Double-ended (depan belakang kapal dapat digunakan sehingga saat kapan akan menuju tempat lain tidak perlu berbalik).
  • Hydrofoil. Kapal feri yang mengandalkan kecepatan.
  • Hovercraft
  • Catamaran
  • Ro-ro (mempunyai muatan agak besar)
  • Cruiseferry
  • Fast RoPax ferry
  • Turntable ferry
  • Pontoon ferry
  • Foot ferry
  • Cable ferry

Manfaat Kapal Feri

Di Indonesia keberadaan kapal feri menjadi salah satu andalan transportasi dikarenakan banyaknya pulau di tanah air. Membangun jembatan antar pulau jelas tidak memungkinkan, apalagi lapangan udara untuk landasan pesawat terbang yang memakan biaya banyak sekali. Kebutuhan akan kapal feri akan terus meningkat sesuai dengan bertambahnya jumlah penduduk Indonesia.

Lihat saja bagaimana saat liburan nasional seperti Idul Fitri, kala penduduk antar pulau saling melintas, semua kapal penyeberangan penuh bahkan kadang melebihi batas muatan yang ada.

Untungnya Indonesia sudah berhasil membuat kapal feri sendiri lewat beberapa perusahaan nasional yang sangat membantu penghematan biaya produksi, hal ini menjadikan harga jual cukup terjangkau oleh pengusaha dalam negeri.


Kendala Kapal Feri

Dengan tarif kapal feri saat ini yang tergolong ‘murah’ maka transportasi laut menjadi favorit masyarakat untuk menggunakannya. Sayangnya, karena tarif ini pula maka perawatan dan layanan kapal feri sering ‘apa adanya’. Nasib kapal feri di Indonesia hampir sama dengan kereta api, hanya sedikit yang terawat dan mempunyai layanan memadai itupun dengan harga yang jauh lebih mahal.

Kendala lain dari keberadaan kapal feri adalah bahan bakar yang terus naik hampir setiap tahunnya, apalagi sudah berkurangnya subsidi dari pemerintah untuk bahan bakar terutama bidang bisnis, maka menambah beban berat para pegusaha kapal feri. Ditambah beberapa wacana pembangunan jembatan antar pulau besar akan sangat memukul keberadaan transportasi yang satu ini.


ASDP

Salah satu badan usaha milik Negara yang menangani transportasi laut, yaitu PT ASDP Indonesia Ferry, sebagai penanggung jawab jalannya sebagian besar transportasi laut di Indonesia berusaha menanggulangi berbagai masalah yang ada dengan terus memajukan layanan kapal feri.

Kemajuan teknologi saat ini berusaha diaplikasikan dalam service yang diberikan seperti adanya live cctv, jadwal online, penentuan tarif harga online dll. Bersama dengan pengusaha swasta kapal feri, ASDP juga berusaha memberikan layanan prima walau dengan tarif yang serba terbatas untuk operasional.

Kita sebagai pemakai transportasi laut seperti kapal feri memang berharap bahwa layanan nyaman dan murah dapat selalu diberikan oleh perusahaan negeri atau swasta kapal feri. Namun alangkah baiknya jika sebagai penumpang tidak hanya dapat menuntut, akan tetapi ikut menjaga kebersihan kapal agar tetap awet dipakai dalam jangka waktu lama.

Speak Your Mind

*