Manfaat Olah Raga Renang

Ilustrasi manfaat olah raga renangOlah raga sangat bermanfaat bagi kehidupan manusia. Apalagi pada kondisi saat ini dimana manusia terlalu sibuk dengan dunia pekerjaan yang seolah-olah tak pernah selesai.

Tubuh manusia harus terus dirangsang dengan pergerakan yang teratur agar fungsinya dapat berjalan dengan baik. Dan rangsangan itu bisa dilakukan dengan cara berolahraga secara teratur. Salah satu olah raga yang paling digemari adalah berenang. Banyak sekali manfaat olah raga renang ini bagi kehidupan manusia, khususnya untuk kesehatan.

Agama Islam bahkan mencatat betapa pentingnya berenang. Nabi Muhammad saw. dalam salah satu haditsnya bersabda, “Ajarilah anak-anakmu berkuda, berenang, dan memanah.” (HR Bukhari dan Muslim)

Ketiga aktivitas itu termasuk dalam kategori olah raga. Dalam kondisi normal, olah raga berkuda, berenang, dan memanah dapat meningkatkan kesehatan dan keterampilan seseorang. Kelebihannya, apalagi dalam kondisi darurat, ketiga aktivitas ini juga mampu membuat seseorang lebih mampu untuk bertahan hidup dan bahkan juga menolong orang lain seperti dalam kondisi kecelakaan, peperangan, dan lain-lain.

Manfaat Olah Raga Renang

Berenang adalah olahraga air, artinya olah raga ini hanya bisa dilakukan di dalam air. Berenang termasuk olahraga tanpa gaya gravitasi bumi (non weight barring). Sama seperti olah raga lainnya yang dapat meningkatkan atau menjaga kesehatan tubuh, berenang memiliki kelebihan.

  1. Berenang mampu menggerakkan hampir keseluruhan otot-otot pada tubuh kita, mulai dari kepala, leher, anggota gerak atas, dada, perut, punggung, pinggang, anggota gerak bawah, dan telapak kaki. Saat bergerak di dalam air, tubuh mengeluarkan energi lebih besar karena harus ‘melawan’ massa air yang mampu menguatkan dan melenturkan otot-otot tubuh.
  2. Berenang secara baik dan benar akan membuat tubuh tumbuh lebih tinggi (terutama bagi yang masih dalam masa pertumbuhan). Ajaklah anak-anak kita untuk berenang sehingga pertumbuhan tubuh mereka semakin baik.
  3. Berenang sangat baik untuk mengobati orang-orang yang mengalami gangguan pada saluran pernafasan (asma misalnya). Sudah banyak contoh atlet-atlet renang dunia yang pada masa kecilnya adalah penderita asma dan sembuh setelah rutin berenang. Dengan berenang, sistem kardiovaskular dan pernafasan akan menjadi kuat. Penafasan kita menjadi lebih sehat, lancar, dan juga lebih panjang.
  4. Gerakan mendorong dan menendang air dengan tangan dan kaki, dapat memacu aliran darah ke jantung, pembuluh darah, dan paru-paru. Berarti, berenang mampu meningkatkan kemampuan fungsi jantung dan paru-paru. Berenang pun termasuk olah raga aerobik dalam air.
  5. Berenang mampu membakar kalori lebih banyak karena saat berenang, tubuh akan terasa lebih berat bergerak di dalam air. Oleh karena itulah energi yang dibutuhkan pun menjadi lebih tinggi, sehingga dapat secara efektif membakar sampai 24% kalori tubuh.
  6. Berenang dapat menghilangkan stres karena dapat membuat hati dan pikiran lebih relaks atau santai. Gerakan berenang yang dilakukan dengan santai dan perlahan, mampu meningkatkan hormon endorfin dalam otak. Selain suasana hati menjadi lebih sejuk dan pikiran yang lebih adem, aktivitas berenang jauh dari rasa gerah seperti olah raga lain.
  7. Berenang merupakan latihan yang bermanfaat terutama karena latihan ini memberikan latihan kardiovaskular dengan semua-over toning tubuh pada saat yang sama. Hal ini juga bermanfaat bagi mereka yang latihan menempatkan dan melonggar ketegangan pada sendi. Untuk alasan ini, berenang bisa menjadi sarana kebugaran umum yang baik untuk segala usia, bahkan orang tua.
  8. Daya tahan dari air menyediakan banyak otot toning manfaat dari latihan renang. Di antara kelompok otot yang menguntungkan adalah mereka di punggung atas, dada, lengan, bahu, perut, punggung bawah, pangkal paha, kaki dan pinggul. Daerah batang mendapat latihan dari gerakan memutar sedikit diperlukan untuk mendorong perenang melalui air. Ketika dilakukan dengan benar, berenang latihan bisa membakar banyak kalori dan menyebabkan penurunan berat badan. Ini benar-benar adalah semua dalam teknik, dan beberapa stroke berenang bisa sulit untuk melakukan.
  9. Sebuah latihan renang yang baik bisa dibilang membutuhkan keterampilan lebih dari berjalan atau berlari. Keseimbangan tertentu diperlukan untuk mendapatkan hasil maksimal dari latihan renang. Beberapa perenang tidak memiliki teknik yang baik dan dengan cepat menjadi lelah. Perenang lainnya begitu terampil bahwa mereka tidak mengeluarkan kalori yang cukup. Perenang terampil perlu membuat latihan mereka lebih lama dan lebih keras jika mereka ingin terus menurunkan berat badan.  Meskipun cedera bahu dapat terjadi pada saat berenang, kemungkinan cedera jauh lebih sedikit dibandingkan olahraga lainnya. Ini terutama karena air mendukung tubuh, dan keausan tidak sebanyak keausan pada sendi dibandingakn dengan olahraga lainnya.
  10. Untuk alasan yang sama, berenang dapat digunakan saat pulih dari cedera olahraga lainnya. Dengan potensinya untuk meningkatkan denyut jantung, berenang juga adalah latihan kardiovaskular yang baik. Umumnya, meningkatkan denyut jantung dan menjaganya setidaknya selama 20 menit diperlukan untuk mendapatkan latihan aerobik yang baik. Siapa pun yang ingin terlibat dalam latihan renang harus memeriksa denyut jantung berdasarkan usia nya, dan latihan dalam kisaran tersebut.

Pemanasan atau Warming Up

Sama seperti olah raga lainnya, agar tubuh tidak mengalami kram atau ‘kaget’ karena aktivitas yang sedikit berlebih, sebelum berenang sangat dianjurkan untuk melakukan gerakan pemanasan atau warming up.

Selain mencegah kram otot, pemanasan ini berfungsi untuk meningkatkan suhu tubuh dan detak jantung secara bertahap. Begitu pula nantinya ketika selesai berenang agar melakukan pendinginan agar suhu tubuh dan detak jantung tidak menurun secara drastis.

Pemanasan dapat dimulai dengan melakukan gerakan-gerakan ringan di tepi kolam. Lakukan gerakan-gerakan seperti senam (fokuskan pada pernafasan) dan berlari-lari kecil di tempat atau mengelilingi kolam. Lakukan secukupnya selama 5-15 menit.

Apabila pemanasan dirasa cukup, terjunlah ke dalam air secara perlahan. Basahi tubuh Anda secara keseluruhan agar tubuh tidak ‘kaget’ bersentuhan dengan air. Berenanglah dengan gerakan-gerakan ringan selama 5-15 menit. Setelah itu, Anda bisa berenang dengan berbagai gaya yang sesuai dengan keterampilan Anda.

Gaya Renang

Setelah Anda mengetahui dan memahami manfaat olah raga renang, tidak ada salahnya Anda juga mengetahui beberapa gaya renang yang umum. Dengan menguasainya, Anda pun dapat berenang dengan nyaman. Beberapa gaya renang itu adalah:

  1. Gaya bebas, adalah berenang dengan posisi dada menghadap ke permukaan air. Kedua belah tangan secara bergantian digerakkan jauh ke depan dengan gerakan mengayuh, sementara kedua belah kaki secara bergantian dicambukkan naik turun ke atas dan ke bawah.
  2. Gaya dada, adalah berenang dengan posisi dada menghadap ke permukaan air, namun berbeda dari gaya bebas, batang tubuh selalu dalam keadaan tetap. Kedua belah kaki menendang ke arah luar sementara kedua belah tangan diluruskan di depan. Kedua belah tangan dibuka ke samping seperti gerakan membelah air agar badan maju lebih cepat ke depan. Gerakan tubuh meniru gerakan katak sedang berenang sehingga disebut gaya katak.
  3. Gaya punggung, adalah berenang dengan posisi punggung menghadap ke permukaan air. Posisi wajah berada di atas air sehingga orang mudah mengambil napas. Namun perenang hanya dapat melihat atas dan tidak bisa melihat ke depan.
  4. Gaya kupu-kupu, adalah salah satu gaya berenang dengan posisi dada menghadap ke permukaan air. Kedua belah lengan secara bersamaan ditekan ke bawah dan digerakkan ke arah luar sebelum diayunkan ke depan. Sementara kedua belah kaki secara bersamaan menendang ke bawah dan ke atas seperti gerakan sirip ekor ikan atau lumba-lumba.

Ada yang perlu diperhatikan saat berenang, yaitu peralatan tambahan. Untuk menghindari hal-hal tertentu, kenakan kacamata renang untuk menghindari iritasi pada mata dan penutup kepala bagi yang memiliki rambut panjang. Nah, sudah siapkah Anda berenang?

Speak Your Mind

*