Memahami Jenis Jenis Penyakit Ginjal

Belum banyak orang yang mengetahui bahkan memahami jenis jenis penyakit ginjal yang kerap mendera tubuhnya. Selama ini yang sering mereka asosiasikan yakni penyakit gagal ginjal. Padahal ada beberapa jenis penyakit ginjal sehingga memerlukan perawatan yang juga berlainan antara satu jenis penyakit dengan jenis penyakit yang lainnya. Sehingga memahami keseluruhan jenis penyakit yang berhubungan dengan ginjal dan cara penanganannya bisa meminimalisir risiko terburuk akibat ginjal yang terserang penyakit.

Peran Ginjal

Banyak yang sudah mafhum bahwa ginjal memiliki peran sentral dalam tubuh bagian dalam manusia. Ginjal, sebagaimana alat kehidupan manusia lainnya seperti jantung, hati, dan limpa jelas tak bisa dianggap remeh fungsinya dalam tubuh setiap manusia. Namun, sayang banyak manusia yang abai terhadap fungsinya tersebut sehingga membiarkan saja ketika datang keluhan di ginjal. Jenis-jenis penyakit ginjal pun tidak terlalu populer di tengah masyarakat. Padahal tanpa menjaga kesehatan ginjal, darah segar yang mengalir ke jantung bisa terhambat.

Ginjal mempunyai fungsi menyaring racun sehingga darah yang akan mengalir ke jantung menjadi segar dan penuh dengan oksigen. Kalau ginjal tidak mampu melakukan apa yang seharusnya ia lakukan, maka tubuh membutuhkan bantuan dari luar. Bantuan itu adalah dari satu alat yang akan mencuci darah. Padahal cuci darah ini tidak murah dan bukan juga merupakan cara yang efektif  dalam mendapatkan darah segar bagi tubuh. Kalau terjadi sesuatu yang tidak dikehedaki dari hasil cuci darah ini, maka kerja ginjal akan semakin berat.

Sebenarnya manusia mempunyai dua ginjal yang berfungsi mengatur pengeluaran dan menjernihkan darah, termasuk juga menyaring kotoran yang akan dikeluarkan melalui air seni. Kalaupun salah satu dari dua ginjal itu rusak, manusia masih bisa hidup normal dengan satu buah ginjal. Namun, bila keduanya tidak mampu menjalankan fungsinya, maka harus ada usaha menyambung hidup termasuk cuci darah atau cangkok ginjal.

Untuk melakukan cangkok ginjal ini tidak mudah. Bila tidak ada donor yang tepat, ginjal tidak bisa berfungsi dengan baik dan itu artinya cangkok yang berbiaya tidak murah itu menjadi sia-sia. Sebelum semuanya terjadi, sebaiknya, semua orang menyadari betapa pentingnya fungsi ginjal dan bahwa ia harus menjaga kesehatan organ ginjal yang telah diberikan Tuhan kepadanya dalam keadaan utuh.

Penyakit Ginjal

Kalau saja manusia mau sedikit berkomitmen kepada dirinya untuk menjaga kesehatan dan tidak makan berlebihan, kesehatan itu bisa terjaga hingga manusia yang bersangkutan berusia tua. Namun, semakin hari sepertinya godaan untuk makan makanan tinggi lemak dan tinggi gula, semakin menggoda. Tidak banyak orang yang tahan godaan. Kebanyakan adalah tidak mampu menahan diri untuk makan semua yang ada di hadapan sehingga tubuh pun harus menanggung semua akibat dari kesalahan manusia itu.

Minuman bersoda yang tinggi kadar gula itu bisa membuat organ hati menciut dan menjerit. Ketika organ hati yang menyaring racun tidak mampu melakukan tugasnya dengan baik, maka organ tubuh yang lain harus bekerja ekstra keras. Kerja yang melampau batas inilah yang membuat organ lain pun akhirnya mengalami kemunduran dalam fungsinya. Salah satunya ginjal. Tanpa disadari ginjal ini harus menanggung beban dari apa yang tidak bisa dilakukan oleh hati.

Beberapa penyakit ginjal yang kerapkali diderita oleh manusia terbagi menjadi tiga macam, yakni gagal ginjal, ginjal kronis, dan penyakit ginjal akut. Kesemuanya memiliki spesifikasi  masing-masing dan tidak bisa penanganannya diseragamkan. Kendalanya adalah sulitnya mendeteksi gejala penyakit ginjal makin menyulitkan untuk mengetahui macam penyakit ginjal yang mana yang diderita seorang pasien. Tidak itu saja, kebanyakan orang tidak akan memeriksakan kesehatannya sebelum ia merasa sangat sakit.

Padahal ketika rasa sakit itu sudah tidak tertahankan lagi, itu artinya penyakit yang diderita telah memasuki tahapan yang bukan awal lagi. Hal ini juga membuat banyak orang akhirnya tidak bisa terobati dengan baik. Antisipasi dengan memeriksakan diri sedini mungkin bukan merupakan sesuatu yang biasa dan menjadi budaya di negeri tercinta ini. Mungkin juga ketiadaan biaya yang membuat orang takut berobat ke dokter. Walaupun bagi beberapa daerah telah menyediakan kartu sehat, berobat ke dokter tetap saja bukan sesuatu yang menyenangkan.

Terjadinya kerusakan pada jaringan ginjal lebih banyak disebabkan oleh serangan virus yang masuk melalui mulut pasien dan mengalami penghancuran otot. Namun, dalam kasus prerenal terjadi karena gangguan pada pembuluh darah yang terjadi sebelum masuk ke ginjal. Hal ini kebanyakan ditandai dengan terganggunya pada pembuluh darah, sepsis sistemik, hipovolemia, serta apa yang disebut sindroma hepatorenal.

Hemolisis lebih banyak disebabkan oleh berbagai jenis penyakit semisal lupus dan sickle cell. Makanya, untuk menghindari berbagai kerusakan yang terjadi pada ginjal perlu segera dihindarkan banyak konsumsi berbagai jamu atau herbal yang belum mendapatkan anjuran resmi dari dokter spesialis. Selain itu, perlu juga diketahui bahwa pemicu lain terjadinya penyakit ginjal yakni banyak melakukan pengobatan yang tak dianjurkan oleh dokter, seperti menggunakan AINS, antibiotik yag tergolong kontras dan aminoglikosida, obat-obatan kanker, dan sebagainya.

Untuk mencegah kerusakan ginjal itu, hidup sehat adalah pilihan yang tidak bisa ditawar lagi. Kalaupun ditakdirkan menderita suatu penyakit bawaan, maka sangat dianjurkan untuk banyak minum air putih setelah minum obat. Tetapi kalau mendapatkan tubuh yang sehat, hendaknya disyukuri dengan cara merawat kesehatan sepenuh hati dan segenap jiwa. Pelajari bagaimana cara merawat kesehatan dengan cara yang sederhana.

Sederhananya merawat kesehatan adalah dengan tidak makan berlebihan dan tidak makan makanan yang terlalu manis, terlalu pedas, atau terlalu asin. Tidak juga terlalu banyak mengkonsumsi makanan berlemak, daging-dagingan, dan minyak jenuh. Bila merawat kesehatan ini telah menjadi suatu budaya di rumah, maka diharapkan anak akan hidup dengan gaya hidup yang sehat sepanjang hidupnya. Pengaruh ini akan menjadi satu kebiasaan yang mendarah daging.

Gejala Penyakit Ginjal

Hancurnya jaringan otot ginjal yang terjadi secara masif dan meluas lebih disebabkan karena banyak mengkonsumsi obat-obatan berjenis stimulan, statin dan luka tusuk yang berkategori besar. Pada tahapan pasca renal, maka urin yang hendak dikeluarkan akan banyak terhalang oleh batu, kanker, batu ginjal, sakit saraf kandung kemih seperti misal bifida dan spina. Hancurnya jaringan otot ginjal ini tidak terjadi dalam waktu yang sangat singkat kecuali karena ada luka tusuk.

Bila terjadi luka tusuk, itu sudah menjadi sesuatu yang berbeda. Bila hal ini yang terjadi, maka yang bisa dilakukan adalah dengan memperbaiki jaringan otot tersebut. Bila tidak kehilangan darah yang cukup banyak, kerusakan jaringan otot ginjal ini masih bisa disembuhkan. Nyawa penderita juga bisa diselamatkan. Beda kalau terlalu banyak kehilangan darah, kerusakan jaringan otot ini bisa menyebabkan kematian. Kerusakan ginjal memang akan berpengaruh sangat besar terhadap kualitas kesehatan tubuh secara keseluruhan.

Gangguan ginjal berupa gangguan post renal,  pada umumnya ditandai dengan capek-capek, diare, mual, muntah, sulitnya untuk berkonsentrasi, menurunnya produksi urine. Dokter menyarankan untuk mengobati pasien penyakit ginjal akut mesti dilakukan oleh dokter baik melalui pengobatan primer maupun pengobatan sekunder. Diketahui pula bahwa untuk mengukur kondisi kesehatan ginjal bisa dilakukan dengan melihat kadar protein dalam urine, hemoglobin (HB), klirens kreatinin, dan sebagainya.

Itulah jenis-jenis penyakit ginjal yang sudah umum dijumpai dalam dunia medis. Diharapkan makin banyak orang yang mengetahuinya sehingga pencegahannya pun dapat dilakukan sedini mungkin. Pengetahuan ini sebaiknya disebarluaskan kepada semua orang termasuk anak-anak usia dini. Kerusakan ginjal pada anak-anak yang semakin meningkat akibat memakan makanan kaya kalori terlalu tinggi, semakin memprihatikan.

Pencegahan itu misalnya dengan tidak terlalu banyak minum minuman yang bersoda atau yang terlalu banyak mengandung gula. Makan permen yang dianggap sebagai salah satu hal yang biasa, sebaiknya tidak dilakukannya terlalu berlebihan. Kalau makan permen terlalu berlebihan, itu artinya terlalu banyak asupan gula ke dalam tubuh. Selain menjaga makanan dan minuman yang masuk ke dalam tubuh, olahraga yang teratur juga harus dilakukan.

Olahraga teratur ini harus dilakukan oleh semua orang termasuk anak-anak. Kalau anak-anak tidak banyak bergerak, mereka bisa terkena diabetes. Diabetes ini sendiri bisa menyebabkan anak-anak mengkonsumsi obat-obatan. Akibat dari konsumsi obat yang berlebihan ini bisa menyebabkan ginjal rusak.

Speak Your Mind

*