Cara Membuat Flowchart yang Baik 

Tidak semua kejadian, ide, dan gagasan bisa dinarasikan. Untuk memudahkan ide, konsep disampaikan dan memudahkan orang memahaminya, kita bisa membuat gambaran dengan menggunakan Flowchart. Namun, sebelum mengetahui bagaimana cara membuat flowchart yang baik, langkah awal yang harus diketahui adalah mengetahui pengertian, jenis-jenis simbol maka dengan mudah kita akan mengetahui bagaimana cara membuat flowchart yang benar.

Pengertian FlowChart

Flowchart biasanya digunakan oleh seorang analisis dan programmer agar bisa lebih mempermudah dalam kerja menganalisis alternatif lainnya yang terjadi pada suatu pengoperasian. Flowchart juga dipakai untuk menyelesaikan masalah ke dalam lingkup yang lebih kecil. Flowchart atau disebut juga dengan diagram alir adalah suatu metode yang digunakan untuk menggambarkan tahap-tahap atau suatu prosedur dengan menggunakan simbol-simbol yang mudah dipahami.

Yang dimaksud dengan diagram adalah suatu data yang divisualisasikan dengan gambar, grafik, table atau diagram yang dipakai agar lebih mudah dibaca dan dipahami oleh orang lain. Ada empat jenis diagram alir secara umum, yang menurut Sterneckert dalam pembuatan diagram alir disarankan untuk membuat model yang berbeda yang bisa disesuaikan dengan persfekif pemakai. Empat jenis diagram alir umumnya adalah:

  1. Diagram alir dokumen adalah diagram yang digunakan untuk menunjukkan control dari suatu sirem aliran yang terdapat pada dokumen.
  2. Diagram alir data adalah diagram yang digunakan untuk menunjukkan control dari suatu sistem aliran data.
  3. Diagram alir sistem adalah diagram yang digunakan untuk menunjukkan suatu sistem aliran secara fisik misalnya alur kerja atau yang sedang dikerjakan dalam suatu sistem secara keseluruhan dengan menjelaskan pula prosedur yang terdapat di dalamnya.
  4. Diagram alir program adalah diagram yang digunakan untuk menunjukkan control program yang terdapat dari sebuah sistem.

Sementara itu, yang dimaksud dengan sistem flowchart adalah suatu urutan proses yang terjadi pada suatu sistem dengan memperlihatkan alat media baik input ataupun output yang disertai dengan jenis media yang digunakan dalam proses penyimpanan atau proses pengolahan informasi.

Gambar / Simbol dalam Flowchart

Program flowchart adalah bagan berupa simbol-simbol tertentu yang menjadi gambaran suatu urutan proses. Urutan tersebut harus digambarkan dengan detail dan memiliki hubungan antara proses program yang satu dengan program lainnya.

Berikut ini beberapa gambar atau simbol-simbol flowchart yang umumnya digunakan, yaitu:

Flow Direction Symbol adalah simbol yang digunakan untuk menggabungkan symbol yang satu dengan yang lainnya.

  1. Symbol Connector adalah simbol yang menandakan keluar atau masukknya proses dan terdapat dalam halaman atau lembar yang sama.
  2. Symbol Off-line Connector adalah simbol yang memiliki fungsi yang sama dengan connector untuk menandai keluar masuknya proses atau prosedur.
  3. Processing Symbols untuk menandakan jenis operasi pengolahan yang terjadi dalam satu prosedur atau dalam satu proses.
  4. Symbol Process untuk menunjukkan pengolahan yang dilakukan.
  5. Symbol Manual Operation untuk menunjukkan suatu proses yang tidak dilakukan.
  6. Symbol Decision untuk menandakan suatu kondisi yang dapat menghasilkan suatu atau beberapa kemungkinan, bisa berupa aksi ataupun jawaban-jawaban.
  7. Symbol Predefined Process untuk menggambarkan alternatif atau antisipasi jika terjadi penyimpangan yang digunakan sebagai tempat untuk pengolahan di dalam storage.
  8. Symbol Terminal untuk menandakan suatu awal atau akhir suatu proses atau program.
  9. Symbol Off-line Stroage untuk memberikan petunjuk bahwa data yang terdapat di dalam symbol tersebut akan disimpan.
  10. Symbol Manual Input, menandakan adanya pemasukan data yang terjadi secara manual on-line keyboard.
  11. Symbol Keying Operation, menandakan simbol operasi yang mengguanakn mesin yang memiliki keyboard.

Input – Output Symbol adalah simbol yang digunakan sebagai tanda media input ataupun output.

  1. Symbol Input – Output adalah simbol yang menandakan proses terjadinya input dan output yang tidak tergantung dengan jenis peralatannya.
  2. Symbol Magnetic-tape unit adalah simbol yang menyatakan input yang berasal dari Janis peralatannya yaitu yang berasal (input) dari pita magnetic dan disimpan (output) ke pita magnetik.
  3. Symbol Punched Card adalah simbol yang menandakan data masuk berasal dari kartu atau output dengan menuliskannya ke kartu.
  4. Symbol disk and on-line storage adalah simbol untuk menyatakan input yang berasal dari disk dan output yang disimpan ke disk.
  5. Symbol Display adalah simbol yang menyatakan output yang digunakan berasal dari peralatan seperti layar, plotter, mesin copy, printer dan lain sebagainya.
  6. Simbol dokumen adalah simbol yang digunakan untuk menyatakan input yang berasal dari sumber dokumen dan output yang kemudian dicetak, diprint atau dicopy ke kertas.

Aturan Cara Membuat Flowchart

Aturan atau cara membuat Flowchart harus berurutan, sistematis dan memiliki logika. Di mana simbol yang satu dengan yang lainnya saling berkaitan atau berhubungan. Oleh karenanya jika Anda akan membuat flowchart ada beberapa hal yang harus diperhatikan, yaitu:

  1. Flowchart harus digambarkan secara vertical dan horizontal artinya dari atas ke bawah dan dari kiri ke kanan.
  2. Gambaran segala aktivitas harus didefinisikan dengan teliti, jelas dan dapat dimengerti.
  3. Permulaan dan akhir dari aktivitas harus ditentukan dengan jelas.
  4. Setiap aktifitas atau langkah-langkah, harus diuraikan dan dideskripsikan dengan menggunakan kata kerja, misalnya melakukan pengendalian, Membuat perencanan, menghitung banyaknya jalur dan lain sebagainya.
  5. Setiap langkah-langkah harus berada pada urutan yang benar dan mudah dimengerti.
  6. Jika ada cabang-cabang yang memotong aktivitas yang digambarkan. Sebaiknya jangan digambarkan pada diagram flowchart yang sama. Setiap percabangan harus disimpan di halaman yang lain secara terpisah atau jika cabang tersebut tidak berkaitan hilangkan saja.
  7. Gunakan tanda atau simbol yang terdapat pada flowchart yang standar dan tepat.

Program Flowchart

Sesudah Anda paham mengenai penjelasan flowchart diatas Anda bisa mencobanya dengan menggunakan MS Office (MS Word, Powerpoint, exel) yang biasanya sudah tersedia di program computer Anda. Namun jika kedua program tersebut tidak bisa memenuhi kebutuhan dalam membuat flowchart bentuk lain yang lebih rumit, seperti algoritma. Anda tinggal mencari program Flowchart di internet yang bisa mempermudah menerapkan algoritma ke dalam bentuk flowchart. Berikut ini beberapa di antaranya:

  • FlowBreeza adalah software yang bisa mengotomatiskan teks ke dalam Flowchart, artinya anda bisa membuat diagram alur atau flowchart hanya dengan mengetik.
  • LucidChart adalah software atau aplikasi yang terintegrasi dengan Google Drive. LucidChart menggunakan sistem WYSIWIG dasar yang bisa memungkinkan Anda membuat diagram dengan mudah.
  • Visio, aplikasi ini bisa berjalan dengan menggunakan beberapa system seperti Linux, Windows, Mas Os.
  • Dia adalah aplikasi yang bisa membantu Anda dalam pembuatan diagram, sisitemoperasinya bisa berjalan dengan system operasi seperti linux atau solaris.

Dengan artikel ini diharapkan bisa membantu Anda dalam hal cara membuat flowchart dan memilih program flowchart yang tepat dan benar. Program-program yang disebutkan di atas hanyalah sebagian dari banyaknya program flowchart yang sudah tersedia di internet yang bisa Anda dapatkan secara gratis ataupun bayar.

Nah, itulah penjelasan mengenai cara membuat flowchart. Semoga informasi yang disampaikan bermanfaat.

Speak Your Mind

*