Membuat Proposal Kerjasama Sponsorship

Ilustrasi proposal kerjasama sponsorship 

Tahukah Anda cara membuat proposal kerjasama sponsorship? Suatu even atau kegiatan besar akan berjalan dengan baik dan dapat menghasilkan keuntungan yang sangat besar atau istilahnya Money Oriented. Even atau kegiatan besar biasanya akan membutuhkan pendanaan yang besar pula. Penggalangan dana biasanya dilakukan dengan mencari donasi atau sponsorship lewat pengajuan proposal kerjasama sponsorship.

Proposal ini biasanya berisi tentang even atau kegiatan yang akan diadakan secara rinci berikut pula pendanaan. Berhasil atau tidaknya proposal yang diajukan itu tergantung pada kemenarikan kegiatan yang akan dilakukan serta dari proposal itu sendiri.

Proposal yang bagus akan mudah untuk mendapatkan persetujuan dari perusahaan bersar karena kegiatan tersebut jika sangat menguntungkan dan mendatangkan banyak peserta. Sehingga perusahaan yang mau menjadi sponsorship atau donatur tanpa ragu-ragu akan memberikan dana dengan nominal yang besar pula sesuai yang diminta.

Pentingnya Proposal Kerjasama Sponsorship

Pembuatan proposal agar mudah disetujui oleh para donatur dan sponsorship, itu harus beda dari biasanya apakah dalam segi bentuk ataupun isinya. Agar lebih jelas dan mudah, lebih baiknya pembuatan proposal harus memperhatikan hal-hal sebagai berikut.

1. Efisien

Efisien di sini maksudnya, dalam proposal kegiatan itu tidak banyak hal yang dimasukkan. Proposal disusun dengan bahasa dan rangkaian kata yang enak dibaca dan proposal itu tidak perlu tebal. Proposal yang tidak terlalu tebal ini sejalan dengan kebutuhan dari calon sponsor dan donatur. Pembuatan proposal itu to the point atau langsung dan singkat.

Proposal yang singkat akan membuat para calon donatur tertarik dan mau membacanya. Selain itu, dengan proposal yang tidak tebal akan menghemat pengeluaran dan proposal itupun mudah untuk dibawa.

2. Eye Catching dan Mudah Dibaca

Eye catching maksudnya proposal itu menarik untuk dilihat oleh mata baik itu para sponsorship atau donatur. Eye catching perlu diperhatikan dalam pembuatan proposal seperti pada komposisi warna, baik itu desainnya atau warna dari tulisannya.

Cinta dari mata turun ke hati itu semboyan yang harus dimiliki oleh pembuat proposal dengan mempunyai semboyan tersebut, maka akan memacu kreativitas dari pembuat proposal agar proposal yang dibuat itu dapat menarik, apakah dengan membuat desain backgound atau memodifikasi tulisan.

Modifikasi tulisan ini akan menjadikan proposal semakin kreatif dan indah, namun perlu diperhatikan, dalam pemodifikasian tulisan itu juga harus memperhatikan ruangan, jangan sampai pemodifikasian tulisan akan menjadikan proposal seakan-akan penuh dan membuat pusing pembacanya.

3. Anggaran Detail dan Masuk Akal

Bagian proposal yang harus ada dan biasanya berperan penting adalah anggaran. Biasanya calon sponsor atau donatur itu yang paling dilihat atau diperhatikan adalah halaman anggaran dan penawaran kerjasama terutama untuk publikasi.

Pada tawaran kerjasama ini, biasanya para sponsor akan berhitung dan ingin tahu seberapa besar masyarakat akan mengenal nama perusahaannya serta produknya dengan dana yang dikeluarkan dan apakah publikasi dan promosinya yang dilakukan itu cocok dengan perusahaannya. Jadi dalam pembuatan rincian dana, hendaknya dibuat serelistis mungkin dan logis serta hindari kesan yang berlebihan dari penggunaan dana.

4. Meyakinkan Klien

Meyakinkan donatur atau sponsor merpakan hal yang bisa dikatakan sulit dan butuh kerja keras dalam pengajuan proposal. Namun meyakinkan donatur atau sponsor itu dapat mudah dilakukan jika kerjasama yang ditawarkan itu sangat menguntungkan, dan tentunya juga harus myakinkan kalau event yang dibuat itu akan sangat menguntungkan.

Usaha meyakinkan sponsor itu harus dilakukan dengan menampilkan semua hal, serta mengikuti karakteristik dari sponsor atau donatur yang akan kita tuju, tidak lupa yakinkan bahwa kalau tidak megikuti kerjasama ini maka akan menjadikan calon sponsor tersebut rugi.

5. Profesional

Profesional merupakan hal yang harus dimiliki oleh semua penyelenggara kegiatan atau even-even besar, dengan para personalnya yang profesional akan menjadikan nilai tambah terhadap even kegiatan yang akan dilaksanakan. Dengan personel yang sudah terbukti kualitas serta kemampuannya, maka akan menjadikan calon sponsor atau donatur untuk berfikir segera memberikan dananya untuk kegiatan tersebut.

Profesionalitas harus ditunjukan agar even yang diselenggarakan pasti berhasil. Profesionalitas kerja akan nampak pada persiapan dan apa saja yang sudah dilakukan apakah mengenai video promosi, gambar-gambar atau desain-desain untuk publikasi kegiatan, dan sebagaianya.

Selain publikasi juga pada dokumentasi, dokumentasi ini perlu dipertimbangkan untuk menambah daya tarik, personel yang profesionalitas sudah merencanakan dengan sangat matang dan penuh pertimbangan.

Memilih Calon Sponsor dan Donatur

Di atas telah dijelaskan secara singkat mengenai pembuatan proposal yang menarik dan mudah untuk diterima oleh calon sponsor atau donatur. Sekarang akan dibahas mengenai bagaimana memilih atau menentukan calon sponsor atau donatur yang tepat untuk kegiatan.

1. Perusahaan Besar

Sponsor atau donatur yang tepat adalah dari perusahaan besar yang sudah mempunyai level nasional. Dengan sponsor dari perusahaan besar apalagi yang levelnya sudah nasional, kemungkinan dana yang akan diterima itu bisa besar, apalagi jika event atau kegiatan yang diselenggerakan itu sangat menguntungkan bagi perusahaan tersebut.

Perusahaan besar biasanya mempunyai managemen yang sudah tertata rapi, baik itu mengenai gaji karyawan, dana operasional ataupun dana khusus untuk sponsorship, promosi dan sebagainya. Perusahaan besar saat ini yang ada itu banyak, mulai dari perusahaan telekomunikasi, Koran harian, perbankkan, rokok ataupun perusahaan besar lainsnya.

2. Perusahaan Daerah/Lokal

Selain perusahaan yang sudah mempunyai level nasional, kita juga tidak boleh melupakan perusahaam yang berada di level regional atau lokal. Perusahaan level regional atau lokal juga perlu, karena biasanya perusahaan level regional saat diajak untuk kerja sama bisa mempunyai andil dalam kesuksesan acara walaupun tidak sebesar perusahaan yang levelnya nasional.

Walaupun dana yang diberikan oleh perusahaan lokal itu tidak sebesar perusahaan nasional, tetapi untuk kerja sama di bidang lainnya cukup membantu, apakah untuk membantu sebagai sumber daya manusia/SDM, atau juga dalam promosi atau publikasi dan sebagainya.

Sebagai perhatian biasanya perusahaan lokal dalam kerja sama atau menajdi sponsorship biasanya tidak meberikan dana, melainkan lainnya. Perusahaan lokal itu tergantung di mana tempatnya suatu even atau acara dilaksanakan.

3. Disesuaikan dengan Even

Disesuaikan dengan event disini maksudnya, jika kegiatan ini berhubungan dengan suatu kegiatan yang bernuansa agama, pendidikan, maka hendaknya proposal kerja sama sponsorship tidak ditujukan pada perusahaan yang berhubungan dengan rokok, seperti yang diketahui kegiatan tersebut kebanyakan anti rokok. Sedangkan jika even atau kegiatan itu berhubungan dengan musik, olahraga itu tidak apa-apa memakai perusahaan yang berlabel telekomunikasi atau perusahaan rokok.

4. Donatur dari Pejabat atau Pemerintah

Proposal kerjasama ini juga cocok untuk menjadikan pejabat atau pemerintah sebagai donatur kegiatan atau even, karena pejabat biasanya juga mempunyai dana atau uang yang lebih, dengan diadakannya kerja sama tersebut maka secara tidak langsung akan menjadikan pejabat tersebut lebih dikenal masyarakat luas dan bisa juga untuk pencitraan nama baik.

Proposal kerja sama ini akan lebih efektif lagi jika waktunya sesuai dengan masa-masa kampanye atau pilkada atau pemilu.

Itulah pemaparan mengenai bagaimana membuat proposal kerjasama sponsorship agar mudah diterima oleh para sponsor dan donatur, dan juga pemilihan sponsor dan doantur yang tepat demi kelancaran even atau kegiatan yang akan dilaksanakan. Semoga informasi dan tip-tip tersebut dapat bermanfaat bagi semuanya.

Speak Your Mind

*