Mengajar Balita Renang

Ilustrasi Mengajar Balita RenangRenang merupakan aktivitas di luar ruangan yang memberikan efek hiburan sekaligus olahraga yang menyehatkan. Renang juga terbukti mampu meningkatkan kondisi tubuh serta memperbaiki postur tubuh seseorang. Saat ini banyak orang tua yang berusaha mengenalkan dunia renang kepada buah hati mereka sedari dini.

Berenang merupakan salah satu cara untuk mengembangkan sistem motorik pada balita. Renang juga mampu meningkatkan kekuatan pernafasan yang bisa menjadi salah satu terapi bagi anak Anda jika mengalami gangguan pernafasan, asma atau sering sakit – sakitan.

Pada awalnya, Anda bisa mengajak balita Anda untuk belajar berenang menggunakan kolam karet yang dipompa. Biarkan dia bermain dengan benda – benda lucu dan menarik seperti bebek plastik, perahu atau mainan karet lain untuk menemani dia bermain di air.

Kemudian, setiap akhir pekan, sempatkan untuk menghabiskan waktu untuk mengajak si kecil ke kolam renang. Saat ini hampir semua tempat berenang menyediakan kolam renang khusus untuk balita yang kedalamannya hanya beberapa centimeter.

Berenang tidak hanya bagus untuk merangsang pertumbuhan sistem motorik anak Anda, tapi juga membantu menguatkan pernafasan dan menyehatkan tubuh secara keseluruhan karena dapat meningkatkan metabolisme dalam tubuh. Semakin dini Anda mengenalkan renang kepada buah hati Anda, semakin banyak manfaat yang akan diperoleh.

Awal Memperkenalkan ke dalam Air

  • Bawalah bak renang mini untuk memperkenalkan balita terhadap air. Air hangat dan latihan ringan dapat bersantai tubuh dan pikiran balita dan bahkan meningkatkan nafsu makan.
  • Setiap anak lahir dengan naluri renang, karena segera setelah mereka dimasukkan ke dalam air, mereka mulai menggerakkan tangan dan kaki.
  • Sambil menjelajahi air, balita belajar untuk mengkoordinasikan gerakan tubuh mereka dan mulai menikmati lingkungan air.
  • Orang tua juga harus terus-menerus waspada dan mengawasi tajam sampai waktu balita Anda dalam air. Mereka juga harus mulai latihan lembut, game dan bahkan bermain dengan balita mereka, untuk mendorong mereka untuk berenang.
  • Dengan telaten membiasakan air pada balita dapat meningkatkan kepercayaan balita dan mempersiapkan mereka untuk mengambil risiko ke dalam kolam yang lebih besar.

Sedikit ketidaktahuan bisa menyebabkan kecelakaan, yang bisa menciptakan rasa takut air permanen dalam pikiran balita Anda. Setelah mengikuti tips yang diberikan di atas, sekarang mari kita memahami langkah-langkah untuk memperkenalkan proses berenang ke balita Anda.

Memperkenalkan Balita ke Kolam Renang

  • Lihatlah di ujung kolam tertentu, untuk membuat balita Anda nyaman dengan air.
  • Anak-anak tidak dilahirkan dengan takut air. Ini adalah emosi yang diakuisisi yang dapat dicegah pada usia dini. Usia yang tepat untuk memperkenalkan balita Anda untuk berenang bisa dari 2 bulan bahkan 12 bulan.
  • Sebelum mengambil balita untuk berenang, melengkapinya dengan pelampung. Ini akan membantu balita tetap bertahan. Ini akan menghasilkan perasaan aman dalam pikiran balita Anda. Oleh karena itu, kali balita akan lebih percaya diri dan bahagia untuk berenang.
  • Orang tua harus menemani balita mereka ke dalam air dan menjaga balita dekat dengan mereka. Jadilah percaya diri dan santai ketika Anda melangkah kaki ke dalam kolam dengan balita Anda.
  • Orang tua yang tegang kemungkinan untuk menciptakan khawatir dalam pikiran balita. Bahkan mungkin mengakibatkan kepanikan dan kekacauan di dalam air dan akhirnya balita akan menahan diri dari memasuki air waktu berikutnya. Oleh karena itu, adalah penting bahwa orang tua tetap santai dan percaya diri.
  • Mendukung leher dan punggung balita Anda untuk menghindari cedera dan menggendong balita sepanjang sesi renang. Sebagai balita akan berkenalan dengan air, biarkan tangan Anda bebas dan balita. Tetap dekat dengan balita Anda bahkan jika itu mencoba untuk berenang secara mandiri.
  • Saat Anda memegang balita Anda di satu tangan, menetes air ke wajah balita dengan tangan Anda yang lain atau spons. Bicara atau menyanyikan lagu untuk balita Anda untuk menghiburnya.
  • Beberapa balita mungkin tidak menyukai air yang menetes di wajah mereka dan mulai menangis. Dalam hal demikian, mengalihkan perhatian balita dan mencoba trik waktu berikutnya.
  • Setelah balita menjadi berkenalan dengan air, meningkatkan menetes dan memulai percikan.
  • Setelah balita tumbuh nyaman dalam air, mencoba untuk mendapatkan dia digunakan untuk mengambang. Mendukung belakang balita Anda dan memungkinkan dia di berbaring telentang dan wajah ke atas. Dukungbahunya dengan ibu jari Anda dan dengan ujung jari Anda mendukung punggung.
  • Coba lagi berulang bila percobaan pertama sampai ke sepuluh tidak berhasil.

Langkah awal mengekspos air terhadap balita harus dilakukan dengan sangat hati-hati. Selain mencoba beberapa kegiatan air untuk memulai berenang, mencoba untuk memiliki beberapa kegiatan yang menyenangkan dengan balita untuk membuat pengalaman lebih menyenangkan di dalam air.

Pelajaran Sederhana

Jika usia buah hati Anda di bawah dua tahun, pastikan untuk memegangi anak Anda selama berada di kolam renang. Atau Anda bisa juga meletakkan dia di atas ban berenang seperti duduk di dalam perahu. Biarkan dia berinteraksi dengan air dengan nalurinya. Beberapa anak memang memiliki kemampuan lebih untuk segera beradaptasi dan belajar berenang, namun secara umum, tingkat kestabilan tubuh anak di usia dua tahun ke bawah masih kurang.

Berbeda dengan anak usia dua setengah tahun atau mungkin tiga tahun. Anda mulai bisa melepaskan dan membiarkan mereka bermain sepuasnya di kolam renang. Jika dia belum begitu pandai berenang, gunakan rompi pelampung khusus sesuai ukuran anak Anda. Jika sudah lebih pandai, rompi berenang bisa dilepas dan diganti dengan pelampung kecil di sisi atas tangan.

Berenang juga bisa menjadi terapi bagi anak – anak yang sulit makan. Selesai bermain dengan air, anak – anak cenderung akan merasa lapar sehingga nafsu makan akan meningkat. Selain itu, berenang memang merupakan olahraga yang melibatkan semua anggota tubuh ikut bergerak, sehingga akan melancarkan peredaran darah dan memperbaiki metabolisme tubuh.

Renang juga merupakan salah satu kegiatan yang diberikan di playgroup dan Taman Kanak – Kanak. Berenang bersama dengan teman – teman tentu akan lebih seru dan menyenangkan bagi anak Anda. Karena itu, jika ada jadwal berenang dari tempat sekolah, pastikan anak Anda ikut serta.

Berenang tidak melulu harus di kolam renang khusus, karena saat ini banyak restoran atau tempat makan keluarga yang menyediakan kolam renang untuk anak – anak, kolam pemancingan sekaligus pemandangan yang luar biasa. Selain makan, Anda sekaligus dapat memanfaatkan waktu seoptimal mungkin dengan keluarga dan buah hati Anda. Selain itu, tempat – tempat bermain anak juga telah memiliki fasilitas kolam renang yang memadai dan aman.

Hotel juga merupakan salah satu alternative tempat berenang bersama keluarga dan buah hati Anda. Tata letak dan lingkungan hotel yang asri juga merupakan pilihan tepat untuk melewatkan akhir pekan dengan berenang dan juga menikmati hidangan di hotel.

Setelah beberapa kali berpindah lokasi, Anda akan dapat melihat lokasi mana yang lebih disukai anak Anda. Jika memang si kecil lebih menyukai satu tempat tertentu, pastikan untuk memasukkan jadwal berenang setiap akhir pekan di kolam renang tersebut. Saat anak Anda tumbuh semakin besar, pindahkan ke kolam dengan kedalaman lebih dan demikian seterusnya.

Speak Your Mind

*