Mengenal Belekan yang Menyerang Mata

Ilustrasi mataMata adalah anugerah paling indah yang diberikan Tuhan kepada kita. Bagaimana tidak, dari mata kita bisa menikmati pemandangan alam di sekitar kita, menikmati film kesukaan kita, menikmati wajah senang anak dan pasangan kita. Banyak yang bisa kita nikmati dari mata. Melihat adalah fungsi utama mata.

Bagian Mata

Bola mata kita yang indah ini terdiri atas kornea, pupil, lensa mata, retina, dan saraf optik.

  • Kornea mata adalah bagian mata yang menerima cahaya yang diberikan dari luar mata.
  • Pupil adalah bagian mata yang menyalurkan cahaya dari kornea ke arah bagian mata yang lebih dalam lagi. Pupillah yang menyaring berapa jumlah cahaya yang bisa diterima oleh mata. Kalau kita melihat cahaya yang terlalu terang, pupil akan menyempit sebaliknya kalau melihat cahaya gelap, pupil akan melebar.
  • Lensa adalah penghubung yang menyalurkan cahaya dari pupil kepada retina.
  • Retina bertugas meneruskan cahaya ke saraf optic.
  • Saraf optiklah yang mengikat informasi dan membawanya ke otak.

Nah, begitu berharganya mata kita dan begitu sensitifnya cara kerja mata membuat kita harus lebih berhati-hati dalam menjaga kesehatan mata. Selain penyakit rabun seperti miopi, hipermiopi, rabun ayam dan buta warna. Ada penyakit mata lain yang harus kita perhatikan yaitu belekan atau dalam bahasa ilmiah disebut konjungtivitas.

Apa itu Konjungtivitas atau Belekan?

Konjungtivitas adalah peradangan atau infesi pada konjungtiva. Konjungtiva ialah selaput bening yang melapisi mata.

Belekan merupakan salah satu penyakit yang tidak pandang usia. Mulai dari anak kecil sampai dengan orang dewasa juga bisa terkena penyakit ini.

Penyakit belekan biasanya ditandai dengan mata berair, merah, ada kotoran di mata (belekan), dan terkadang mata terasa bengkak.

Memang belekan terdengar sebagai penyakit yang sepele tetapi bila tidak diatasi secepatnya, belekan bisa menjadi penyakit yang serius. Belekan memang selalu ada pada mata setiap hari saat kita bangun tidur. Tetapi kalau belekan dalam jumlah besar, setiap saat, dan membuat mata merah dan perih, itu harus segera diobati. Mengapa belekan bisa menyerang mata kita?

Belekan bisa terjadi karena virus dan bakteri. Biasanya terjadi bila mata kita berada di sebuah lingkungan atau udara yang baru. Musim pancaroba, angin panas, bisa membawa virus atau bakteri mampir ke mata kita. Apalagi bila kondisi badan kita sedang tidak fit maka virus dan bakteri akan mudah menyerang. Kalau produksi belek berlebihan maka akan menyebabkan bulu mata sulit dibuka dan penglihatan kita menjadi kabur.

Penyakit belekan ini sangat menular. Media penularannya biasanya melalui benda-benda yang dipakai atau bersentuhan dengan mata penderita, seperti sapu tangan, kacamata, handuk, dan lain-lain.

Penularan juga bisa terjadi melalui jari tangan. Apabila jari si penderita mengusap matanya dengan tangan. Hal inilah yang menyebabkan mata menjadi belekan, karena tangan yang tercemar virus. Jadi tidak heran, bila salah satu anggota keluarga terkena penyakit belekan, anggota keluarga lainnya sangat mudah tertular.

Maka dari itu, untuk sementara si penderita sebaiknya menghentikan aktivitas, seperti sekolah ataupun bekerja. Hal ini dikarenakan, virus dapat bertebaran di udara dan hingga dimana saja. Hal inilah yang akan memperparah kondisi tubuh kita dan bahkan bisa membahayakan orang disekitarnya.

Antisipasi Belekan

Untuk mengantisipasi belekan, Anda bisa pergi langsung ke dokter mata. Biasanya infeksi yang disebabkan bakteri harus disembuhkan dengan minum antibiotik. Obat antibiotik harus diminum secara teratur sampai habis, karena kalau tidak habis, kemungkinan mata Anda akan terinfeksi lagi.

Penyakit belekan ini termasuk penyakit yang menular, ada baiknya Anda yang terserang penyakit ini tidak menularkannya kepada orang lain. Atau bila ada kerabat yang terinfeksi, Anda harus berhati-hati agar tidak tertular. Hati-hati dalam berinteraksi dengan orang yang terinfeksi.

Jangan sampai Anda memakai barang yang dipakai oleh si penderita, seperti handuk, sapu tangan, kacamata, dan lain-lain. Selain itu, penularan juga bisa melalui tangan si penderita yang mengucek beleknya lalu memegang sembarang barang.

Obat Penyakit Belekan

Penyakit ini bisa dibati dengan dua macam obat, yaitu salep dan tetes. Obat dalam bentuk salep sangat cocok untuk penyakit infeksi mata yang sudah berat. Hal ini dikarenakan daya kerja salep lebih lama dibandingkan dengan obat tetes mata. Sesuai dengan bentuknya, salep lebih mudah menempel dan bertahan lama pada selaput lendir mata daripada obat tetes.

Oabta tetes mempunyai daya kerja yang cukup singkat, karena mudah mengalir, keluar kembali bersama air mata. Hal inilah yang membuat pemakaian obat tetes lebih sering dibandingkan obat berbentuk salep , mungkin 3-4 jam sekali. Mungkin juga pemakaian obat tetes dilakukan setiap jam sekali. Pemakian obat tetes disesuaikan dengan tingkat keparahan infeksinya.

Meskipun begitu, pemakaian salep kurang disukai, karena mengganggu pandangan dan memberikan rasa kurang enak di mata. Pemakaian salep juga belum dipahami dengan benar oleh semua orang. Kebanyakan orang mengoleskan salep pada selaput lendir merah kelopak mata, tidak langsung pada biji mata. Hal inilah yang membuat salep berlepotan mengenai bulu mata.

Sebenarnya cara penggunaan salep hampir sama dengan mengoleskan odol pada sikat gigi. Di depan cermin, tinggal mengoleskan salep pada sisi dalam kelopak mata di bagian bawah dengan cara menarik kelopak mata bawah.

Tapi, alangkah lebih baiknya jika menggunakan obat infeksi mata sesuai degan resep dokter. Hal ini dikarenakan, obat mata yang beredar dipasaran belum bisa membunuh bibit-bibit penyakitnya. Selain itu, tidak semua mata merah ditimbulkan karena penyebab yang sama. Dengan begitu, obatnya juga berbeda-beda, sesuai dengan infeksi mata tersebut.

Perlu Anda ketahui, pemakaian obat mata yang sembarangan, bukan membuat mata membaik, melainkan akan memparah. Untuk itu, langkah terbaik yang harus dilakukan adalah berobat ke dokter. Tentunya dokter tersebut akan memberikan obat mata sesuai dengan infeksi yang terjadi.

Cara Tradisional Mengobati Belekan

Penyakit belekan bisa juga diobati dengan bahan-bahan tradisional, yaitu bawang putih dan daun sirih. Adapun cara membuat ramuan bawang putih dan daun sirih untuk penyakit belekan adalah sebagai berikut.

  • Bawang Putih

Apabila memilih memakai bawang putih untuk mengobati belekan, siapkanlah satu siung bawang putih. Bawang putih tersebut terlebih dahulu dicuci sampai bersih. Kemudian, ujung bawang kita potong sedikit.

Cara pemakaiannya adalah basuh muka terlebih dahulu dengan air bersih. Usahakan kotoran di mata sudah bersih. Kemudian lap muka sampai kering dengan menggunakan handuk bersih.

Setelah muka kering, gosokkan ujung bawang yang sudah dipotong secara perlahan-lahat dengan akar bulu mata. Sebaiknya, menggosokkan bawang tersebut di bagian kelopak mata bawah. Rasa perih yang muncul di mata harus bisa  ditahan, supaya khasiat dari bawang bisa bekerja secara optimal.

Rasa perih yang dirasakan tersebut akan hilang secara perlahan. Untuk memberikan hasil yang optimal sebaiknya ulangi beberapa kali. Pengobatan ini dapat bekerja secara optimal, jika dilakukan saat hendak tidur. Hal ini dikarenakan, bawang putih akan bekerja optimal, karena mata tengah beristirahat.

  • Daun sirih

Mengobati penyakit belekan dengan menggunakan daun sirih tidaklah sulit, karena bahan-bahan yang dibutuhkan sedikit. untuk membuat ramuan tradisional ini hanya memerlukan beberapa lembar daun sirih, kapas, dan air panas.

Caranya adalah rendam terlebih dahulu daun sirih tersebut  dengan air panas, sampai suhu air tersebut menjadi hangat. Setelah itu, siapkan kapas dan celupkan pasa rendaman daun sirih tadi.

Usapkan kapas tersebut dengan sekali usap satu arah saja. satu kapas hanya dipakai untuk satu kali usap. Jadi, apabila kapas tersebut sudah digunakan langsung dibuang. Hal ini bertujuan untuk menghindari adanya bakteri yang menempel pada kapas bekas tadi.

Sebenarnya pengobatan belekan ini juga bisa dilakukan tanpa menggunakan kapas. Caranya adalah dengan mencelupkan muka ke dalam air rendaman daun sirih tadi. Usahakan saat mencelupkan wajah ke air, mata dalam kondisi terbuka. Tapi, sebaiknya, Anda menggunakan cara yang pertama karena lebih terjaga kebersihannya.

Nah, sebaiknya memang sebagai orang yang sakit mata, kita harus memakai kacamata hitam dan tidak gegabah dalam berinteraksi. Karena meskipun penyakit mata ini tidak mematikan atau membuat buta, toh tetap saja menganggu aktivitas. Bahkan untuk beberapa kasus, penyembuhannya bisa berlangsung lama. Bergantung dari kedisiplinan si penderita dalam minum obat dan menjaga kebersihan.

Speak Your Mind

*