Mengenal Berbagai Teknik Memasak

Ilustrasi teknik memasakBagi Anda yang gemar memasak menyadari bahwa diperlukan teknik khusus untuk membuat hidangan istimewa. Memasak bisa menjadi kegiatan yang menyenangkan jika mengetahui Teknik memasak yang tepat. Beberapa teknik dalam memasak yang umum dilakukan meliputi menggoreng, menumis, merebus, mengukus, membakar, blansir serta mengasap.

Beberapa teknik untuk memasak tersebut tentunya akan dapat kita pahami melalui ulasan ini. Anda juga dapat menambah pengetahuan lainnya mengenai teknik tersebut melalui beragam informasi dari media online maupun offline. Semua informasi yang berkaitan dengan memasak tentu saja akan banyak menambah kreasi Anda dalam kgatan menarik ini.

Kegiatan memasak bukan hanya disukai oleh para wanita terlebih lagi kaum Ibu. Akan tetapi, memasak juga sangat digemari oleh kaum pria di manapun mereka berada, mulai dari dalam negeri serta luar negeri. Apalagi jenis masakan sangat bervariasi. Indonesia memiliki variasi masakan dari Sabang hingga Merauke. Begitupula variasi masakan dari luar negeri yang sering kita tahu di media-media.

Adanya tambahan informasi mengenai teknik untuk memasak ini, harapan dapat menambah keinginan setiap orang untuk berkreasi dalam hal masakan. Kenapa? Jika kreasi masakan beragam, maka para penikmatnya pun akan suka dengan makanan hasil masakan tersebut. Masakan yang dihasilkan dengan teknik tersebut tentu saja bukan hanya memenuhi kebutuhan perut untuk kenyang saja. Akan tetapi, hasil masakan tersebut tentunya berupa makanan yang sehat dengan gizi seimbang dan zat-zatnya dibutuhkan oleh tubuh.

Berikut ini ulasan mengenai masing-masing teknik dalam memasak, mulai dari menggoreng, menumis hingga mengasap. Setelah memahaminya, maka Anda dapat mempraktekkannya baik secara sendirian maupun bersama dengan teman dekat atau tetangga. Selamat memasak!

Menggoreng

Teknik yang pertama Yaitu teknik memasak menggoreng. Teknik ini tentunya dengan menggunakan minyak goreng. Penggunaan minyak bisa sekadarnya (misalnya untuk menggoreng telur dadar) atau menggunakan banyak minyak (deep frying). Maksudnya menggunakan banyak minyak yaitu menjadikan teknik ini sehingga makanan yang digoreng tenggelam di dalamnya (misalnya untuk menggoreng ayam, ikan, tahu, kerupuk, dan sebagainya).

Menggoreng merupakan teknik dalam kegiatan memasak yang paling populer. Selain prosesnya cepat dan praktis, makanan yang dihasilkan pun terasa lebih gurih dan renyah. Sayangnya, di balik kepraktisan ini terdapat ancaman kolesterol jahat dan kanker. Untuk mengurangi ancaman ini, hindari menggunakan minyak goreng yang sudah dipakai (minyak jelantah) secara berulang-ulang (apalagi minyak jelantah yang sudah menghitam karena terlalu sering dipakai menggoreng).

Anda tidak boleh melupakan jenis minyak yang sehat dalam teknik pertama ini. Jika minyak yang digunakan sehat, tentu saja ancaman yang disampaikan di atas akan dapat dicegah secara alamiah. Oleh karena itu, jangan hanya melihat sisi praktis dan cepatnya saja dalam teknik ini. Jenis minyak pun menntukan kualitas hasil masakan yang akan dihasilkan.

Menumis

Teknik memasak dengan nama menumis ini menggunakan sedikit minyak goreng (cukup 1-2 sendok makan). Sebaiknya gunakan minyak goreng yang baru dan bukan minyak jelantah. Tujuannya yaitu untuk mengurangi risiko ancaman kolesterol jahat. Lebih baik lagi jika menggunakan minyak sayur atau minyak zaitun. Teknik menumis ini biasanya disukai oleh mereka yang ingin menghasilkan masakan tumis dengan beragam sayuran yang akan ditumis.

Jangan berlebihan menggunakan minyak dalam teknik menumis. Alasannya yaitu berkaitan dengan kualitas hasil masakan tumisnya. Kesan banyak minyak pada hasil tumisan akan menjadikan para penikmatnya menjadi berkurang selera. Semoga Anda mudah dalam melakukan teknik menumis ini.

Merebus

Untuk teknik dalam kegiatan memasak satu ini lebih berkaitan dengan menggunakan banyak air. Teknik dalam memasak yang dikenal sebagai teknik merebus ini digunakan untuk membuat daging lunak, membuat kaldu, atau memasak aneka sayur berkuah. Teknik dalam memasak dengan cara merebus ini dinilai lebih aman bagi kesehatan.

Meskipun dikatakan aman bagi kesehatan, tapi teknik merebus juga ada aturannya. Berikut ini hal-hal yang perlu diperhatikan dalam teknik merebus, antara lain:

  • Pastikan air yang akan digunakan untuk memasak sayuran sudah dalam keadaan mendidih. Kondisi air yang sudah mendidih akan memberikan banyak pengaruh positif bagi kesehatan ketika kita memasukkan sayuran ke dalamnya. Setelah itu, jangan lupa untuk menutup panci rapat-rapat agar kandungan vitamin dalam sayuran tidak hilang. Akan tetapi, ada juga jenis sayuran yang tidak mengharuskan panci ditutup ketika memasaknya.
  • Gunakan air secukupnya, yang penting sayuran dapat tenggelam di dalamnya. Menggunakan air yang terlalu banyak akan melarutkan kandungan vitamin di dalam sayuran. Selain itu, rasanya pun menjadi kurang enak.

Itulah dua hal utama yang hendaknya diperhatikan ketika melakukan teknik merebus. Jangan sembarangan pada jenis bahan masakan yang memang cocok dimasak dengan teknik merebus. Silakan memperhatikan cara memasaknya.

Mengukus

Yaitu teknik dalam memasak dengan menggunakan panci pengukus berisi air mendidih. Bahan makanan diletakkan pada alas berlubang-kubang. Makanan akan matang oleh uap air yang keluar dari air mendidih tersebut. Teknik memasak ini biasa digunakan untuk memasak sayuran, ikan, dan berbagai jenis kue (misalnya bakpau, kue lapis, dan bolu kukus). Mengukus tidak menghilangkan zat-zat penting yang terdapat dalam makanan, bebas kolesterol, dan tidak bersifat karsinogen (memicu kanker).

Membakar

Yaitu teknik untuk memasak makanan langsung diatas api atau bara api. Makanan yang dimasak dengan cara memanggang ini antara lain adalah sate, steak, kambing guling, aneka barbaque. Namun di balik rasanya yang lezat, makanan  yang dipanggang menimbulkan senyawa yang bersifat karsinogen. Apalagi jika sampai hangus atau gosong. Usahakan jangan memakan yang gosong.

Blansir

Teknik dalam memasak ini biasanya digunakan pada sayur-sayuran. Caranya dengan merebus sayuran tersebut sebentar. Blansir bertujuan agar sayuran tidak cepat layu dan warnanya tampak lebih cerah.

Mengasap

Yaitu teknik memasak dengan menggunakan asap. Caranya, bahan makanan yang hendak diletakan pada bagian atas tungku atau ruangan pengasapan. Proses ini bisa memakan waktu lebih dari 24 jam. Dengan teknik mengasap ini, bahan makanan (biasanya ikan dan daging) menjadi kering dan tahan lama.

Dengan mengetahui dan menguasai berbagai teknik dalam memasak ini, makanan yang dihasilkan pun akan semakin bervariasi. Namun jangan lupa, tetap perhatikan faktor kesehatan di samping faktor rasa dan kepraktisan.

Memasak bukanlah keahlian yang itu muncul dengan sendirinya pada diri seseorang, setiap orang khususnya wanita mempunyai potensi menjadi seorang koki atau pemasak yang handal. Tentu harus dilalui terlebih dahulu latihan memasak yang banyak serta rutin membaca sumber pengetahuan seputar memasak dan masakan.

Di zaman yang modern ini banyak wanita yang tidak percaya diri bila dihadapkan ke kompor dan wajan, beralasan juga kondisi mereka. Karena perempuan sekarang dididik untuk menjadi seorang pekerja atau seorang profesional di sebuah bidang keilmuan, dan tidak dibarengi dengan belajar menjadi seorang ibu rumah tangga yang baik. Dengan kriteria pandai memasak

Speak Your Mind

*