Mengenal Negara dan Bendera Australia

Ilustrasi bendera australiaAustralia atau tepatnya Negara Persemakmuran Australia (Commonwealth of Australia) adalah negara di bagian selatan bumi yang dulu merupakan benua tersendiri. Australia cukup dekat dengan Indonesia, Timor Leste, Papua Nugini, dan Selandia Baru. Adapun yang akan di bahas pada uraian ini adalah mengenai negara dan bendera Australia.

Meskipun wilayahnya terletak sangat dekat dengan kawasan Asia, Australia lebih tepat disebut sebagai bagian dari dunia Barat karena mayoritas penduduknya adalah orang kulit putih keturunan Inggris, Irlandia, Eropa Barat, Afrika, dan sedikit Amerika. Bahasa nasionalnya pun Bahasa Inggris. Namun, saat ini Australia sudah masuk ke dalam benua Asia.

Negara Australia

Sejarah Australia memang berbeda dengan sejarah kebanyakan negara di sekitarnya. Anda pasti juga sudah mengetahui hal ini, bahwa penduduk asli Australia, secara fisik, tidak berbeda jauh dengan tampilan masyarakat Indonesia, khususnya Papua atau Irian Jaya.

Sejarah Australia mencatat bahwa penduduk asli mereka adalah suku Aborigin. Sekelompok manusia yang memiliki tampilan fisik nyaris sama dengan orang Indonesia, Papua Nugini, atau kepulauan Fiji dan Samoa.

Kulit cokelat cenderung hitam dengan budaya tradisional yang sangat kuat. Namun, suku tersebut nyaris tak terdengar kiprahnya dalam kehidupan modern Australia saat ini.

Mirip dengan nasib suku Indian, orang-orang asli Amerika Serikat. Keberadaan suku Aborigin kini sepertinya hanya bisa dinikmati dalam cerita sejarah Australia. Dahulu, sekitar 40.000 tahun yang lalu, keturunan masyarakat Papua melakukan penjelajahan hingga sampailah masyarakat tersebut di sebuah pulau yang belum berpenghuni, pulau itulah yang kini dikenali sebagai Australia.

Dalam sejarah Australia kemudian diceritakan bahwa penduduk awal Australia ini mengandalkan hidup dari berburu dan mencari ikan. Pada saat itu, bertani dan beternak masih tidak dikenali. Alasan itulah yang membuat masyarakat asli Australia ini tidak bisa jauh dari sumber air. Tempat tinggal suku Aborogin hanya berupa tumpukan ranting pohon dan daun.

Dalam sistem kepercayaan, masyarakat Australia tempo dulu juga hanya percaya kepada roh leluhur. Secara garis besar, sejarah Australia ternyata hampir sama dengan sejarah masyarakat Indonesia kebanyakan.

Tradisi serta kepercayaan juga mirip dengan yang terjadi pada masyarakat Indonesia. Jadi, tidak berlebihan rasanya jika menyebutkan bahwa Australia masih “saudara” dari Indonesia.

Kemudian berlanjut ketika penemuan James Cook itu menjadi buah bibir di Inggris dan menimbulkan berbagai ide untuk memanfaatkannya.  Salah satu yang kemudian terealisasi adalah mengirimkan para narapidana di Inggris karena kondisi penjara di negara itu semakin sesak. Australia dianggap menjadi solusi. Sebuah tempat baru yang luas dan cocok sebagai daerah buangan para pelaku kejahatan.

Dilihat dari ceritanya, sejarah Australia memiliki sisi kelam. Tanah yang belum terjamah oleh banyak orang, yang mulanya menawarkan banyak keindahan kemudian dimanfaatkan oleh orang-orang Inggris sebagai pembuangan para narapidana. Sungguh sebuah peristiwa besar dalam sejarah Australia.

Jika saja, orang Inggris tidak bertindak sesuka hati dengan mengirimkan para tahanan di tanah yang jelas-jelas bukan miliknya, penduduk Australia mungkin tidak akan jauh berbeda dengan penduduk Indonesia. Bahasa yang mereka gunakan pun tidak berbeda jauh dengan bahasa kita.Tapi, sejarah Australia memang sudah ditakdirkan untuk berjalan seperti itu.

Kemudian, berbagai hal baru ditemukan dan menarik minat warga Inggris untuk mengetahuinya. Salah satu penemuan paling menarik adalah tambang emas. Ternyata, benua ini menyimpan kandungan emas yang tidak sedikit. Jika Anda sempat menonton film “Australia” yang dirilis pada 2009 dan dibintangi oleh Nicole Kidman, akan terlihat sekelumit sejarah terbentuknya kehidupan “beradab” di Australia. Sejarah Australia menjadi fokus cerita pada film tersebut.

Warga Inggris mulai berdatangan secara bergelombang ke Australia, setelah ditemukannya tambang emas. Tentu saja, jumlah penduduk terus meningkat. Wilayah Australia yang sangat luas memunculkan koloni-koloni baru, baik di utara, selatan, maupun timur.

Pada 1901, koloni-koloni tersebut bersatu dan membentuk sebuah negara. Sejak itulah, Australia ikut berkiprah dalam percaturan dunia sebagai sebuah negara. Australia ikut dalam berbagai perang yang melibatkan Amerika, Asia, dan Eropa.

Karena berasal dari Inggris dengan budaya Eropa modern, maka keikutsertaan dalam kancah internasional sudah menjadi kebiasaan mereka. Dalam sejarah Australia, Australia selalu menjadi sekutu Inggris atau Amerika Serikat dalam berbagai konflik antarnegara.

Mulai dari Perang Dunia I, Perang Dunia II, Perang Vietnam, berlanjut sampai pada perang masa modern di Timur Tengah, Irak, dan Afganistan. Akibat perang-perang tersebut, kemajuan Australia tersendat. Para petinggi negara itu, yang berasal dari mantan narapidana atau pendatang dari Inggris, tak mampu memacu pembangunan.

Mereka menjadi semakin kuat dan maju justru setelah Perang Dunia II. Saat itu, kondisi dunia kacau balau. Banyak orang yang eksodus dari negaranya, terutama di Eropa Timur. Salah satu tujuan mereka ternyata benua Australia. Peristiwa-persitiwa tersebut menjadi bagian dari sejarah Australia yang tidak terpisahkan.

Saat ini, diperkirakan penduduk Australia sebanyak 22 juta  jiwa. Sebagian besar penduduk Australia merupakan keturunan imigran yang dulu menginvasi penduduk asli Australia.

Populasi terbesar penduduk Australia merupakan keturunan Eropa, sepeti keturunan Inggris, Skotlandia, dan Irlandia. Pada 2001, sekitar 23% penduduk Australia berasal dari warga keturunan yang bukan orang Australia. Lima kelompok terbesar yang ada di Australia antara lain Inggris, Selandia Baru, Italia, Vietnam, dan Cina.

Bendera Australia

Negara Australia terdiri atas 6 negara bagian dan 2 teritorial. Negara bagian yang ada di Australia antara lain New South Wales, Australia Selatan, Queensland, Victoria, Tasmania, dan Australia Barat. Sementara itu, territorial yang ada di daratan Australia antara lain Teritorial Utara dan Teritorial Ibu Kota Australia.

Daerah territorial di Australia berfungsi seperti negara bagian. Akan tetapi, parlemen persemakmuran bisa menolak legislasi dari parlemen teitorial. Sebaliknya, legislasi Negara federal bisa menolak legislasi Negara bagian hanya di kawasan-kawasan yang ditentukan dalam konstitusi Australia.

Di Australia, Negara bagian dan daeral territorial memiliki parlemen masing-masing. Parlemen di Negara bagian bernama Bikameral, sedangkan parlemen yang ada di daerah territorial bernama unikameral.

Negara bagian dipimpin oleh premier, sedangkan daerah territorial dipimpin oleh ketua menteri. Negara Australi pun memiliki daerah yang berada di luar Benua Australia. Daerah yang berada di luar di Benua Australia ini diperintah langsung oleh parlemen federal.

Meski merupakan negara persemakmuran di bawah kekuasaan Inggris, Australia mempunyai bendera nasional sendiri. Bendera ini berwarna biru dengan lambang Union Flag (Union Jack) di bagian kiri atas (menempati seperempat bagian dari keseluruhan bidang) dan sebuah bintang bersegi tujuh yang dikenal sebagai Bintang Persemakmuran di bawah Union Flag.

Ada pula lima buah bintang di bidang yang masih kosong, satu di antaranya berbentuk bintang bersegi lima ukuran kecil dan empat buah bintang ukuran lebih besar bersegi tujuh.

Lambang Union Flag digunakan untuk merepresentasikan sejarah Australia sebagai salah satu koloni Inggris dan prinsip-prinsip yang mendasari Federasi Australia. Meski demikian, ada beberapa pandangan lain yang melihat bahwa itu merupakan demonstrasi kesetiaan Australia kepada Kerajaan Inggris Raya.

Rancangan asli bendera ini diperoleh pada 1901 dan pertama kali dikibarkan pada tanggal 3 September 1901 di Melbourne. Selain itu, ada lagi sebuah desain yang disetujui oleh Raja Inggris, Edward VII, pada 1902. Selama beberapa tahun berikutnya, spesifikasi bendera terus mengalami perubahan.

Bentuk dan detail bendera yang dikenal sekarang pertama kali dipublikasikan pada 1934 dan kemudian diresmikan sebagai Bendera Nasional Australia dalam Undang-undang Bendera pada 1953.

Pada awalnya, Bintang Persemakmuran hanya mempunyai enam segi sebagai perwakilan dari enam koloni federasi. Pada 1908, ditambahkan segi ke-tujuh untuk melambangkan kekuasaan di Papua dan wilayah-wilayah lain di masa datang.

Bendera Nasional Australia memiliki banyak persamaan dengan Bendera Nasional New Zealand, tetapi terdapat beberapa faktor pula yang membedakan keduanya, yaitu palang atau salib pada bendera Australia sedikit lebih tinggi dan tipis. Ada pula ketidaksamaan dalam penempatan detail-detal, jumlah bintang, dan sedikit warna yang berlainan.

Bendera Nasional Australia wajib dikibarkan pada hari-hari tertentu untuk merayakan peristiwa-peristiwa yang istimewa, seperti Hari Australia, Hari Peringatan Keberhasilan Sang Ratu Mencapai Tahta, Hari ANZAC, Hari Peringatan Penobatan Sang Ratu, Hari Ulang Tahun Sang Ratu, Hari Ulang Tahun Ibu Suri, Hari Bendera Nasional Australia, dan lain-lain.

Pemerintah Australia juga menganjurkan warga untuk menaikkan bendera Australia pada Hari Peringatan Pendirian Persemakmuran Australia, Hari Kenangan (Remembrance Day), dan sebagainya.

Speak Your Mind

*