Mengenal Penyebab Pedih pada Tenggorokan dan Tip Mengobatinya

 Pedih pada tenggorokan dapat disebabkan oleh beberapa hal. Pergantian cuaca dan daya tahan tubuh yang menurun menyebabkan orang mudah terinfeksi virus yang menyebabkan influenza atau batuk. Terlalu sering terpapar polusi asap rokok bisa menjadi salah satu pemicu rasa perih dan tak nyaman pada tenggorokan. Penyebab perih dan sakit pada tenggorokan adalah alergi makanan atau tidak sengaja menelan tulang ikan.

Pada sebagian kasus rasa sakit, perih pada tenggorokan dapat hilang dalam beberapa hari setelah mengonsumsi obat dan minum banyak air putih. Namun ada pula rasa perih yang tidak kunjung hilang dalam jangka waktu yang lama.

Penyebab Pedih pada Tenggorokan

Pedih pada tenggorokan patut diwaspadai karena ada kemungkinan perih, pedih, rasa mengganjal pada tenggorokan adalah awal dari penyakit yang lebih serius dari sekedar influenza seperti radang amandel, radang tenggorokan hingga penyakit yang sangat berbahaya seperti kanker nasofaring.

Diagnosa penyakit yang menyebabkan rasa perih pada tenggorokan dapat diketahui dari adanya keluhan lain yang menyertai gejala tersebut. Beberapa kemungkinan penyebab tenggorokan terasa sakit, nyeri, perih atau pedih adalah sebagai berikut.

  • Tenggorokan yang perih, disertai demam, terdapat bengkak atau bintil pada salah satu daerah leher, ketiak, daerah kelamin kemungkinan merupakan gejala demam karena adanya infeksi kelenjar limfe (infeksi pada mononucleosis) atau infeksi yang disebabkan virus lainnya. Untuk memastikan diagnosa terjadinya infeksi pada kelenjar limfe atau tidak, perlu dilakukan tes darah lengkap pada laboratorium dan untuk mengurangi keluhan demam, diberikan obat penurun panas.
  • Tenggorokan yang perih, sakit untuk menelan disertai demam yang disusul sakit kepala, batuk kecil, hidung tersumbat pegal dan ngilu pada persendian kemungkinan merupakan gejala flu. Obat bebas yang tersedia di toko obat hanya untuk mengurangi rasa tak nyaman dan meredakan keluhan, karena penyakit yang disebabkan virus tidak obat yang bisa langsung mematikan penyebab penyakit dengan segera. Banyak beristirahat, mandi dengan air hangat, minuman hangat dan makanan berkuah hangat seperti wedang jahe dan sup dapat mengurangi rasa perih pada tenggorokan. Jika rasa pedih dan nyeri pada tenggorokan tidak kunjung hilang dalam seminggu, sebaiknya segera memeriksakan diri ke dokter untuk analisa lebih terperinci.
  • Jika tenggorokan perih disertai suara serak dan demamnya sangat tinggi, sulit untuk menelan dan di bagian leher terasa ada yang mengganjal, kemungkinan karena radang tenggorokan (faringitis) atau amandel yang terinfeksi virus atau bakteri. Memeriksakan diri ke dokter akan membantu memperjelas diagnosa karena dokter akan melakukan uji usap, yaitu mendapatkan sampel lendir dari tenggorokan untuk memastikan apakah terdapat bakteri Streptococcus pyogenes dan Epstein-Barr sebagai penyebab radang amandel dan tenggorokan. Pengobatan dengan antibiotik biasanya dilakukan sesuai dosis.
  • Jika tenggorokan perih ketika terpapar polusi dan terkena asap rokok, hentikan kebiasaan merokok atau hindari berada dalam satu ruangan dengan para perokok. Kenakan masker dari kain setiap mengendarai kendaraan bermotor atau berada dalam transportasi umum untuk mengurangi polusi yang terhirup melalui tenggorokan.
  • Jika tenggorokan terasa perih seusai meminum obat, ada kemungkinan sedang terjadi penolakan terhadap obat tersebut dari sistem imunitas. Kemungkinan kedua adalah efek samping dari obat tersebut karena beberapa obat ada yang memberikan efek dehidrasi atau rasa haus berlebihan hingga menimbulkan rasa nyeri pada tenggorokan.
  • Beberapa ibu hamil menderita rasa perih dan tidak nyaman pada tenggorokan dan kerongkongan. Hal ini disebabkan karena perubahan hormonal dan berdampak langsung pada kondisi lambung. Tidak hanya menyebabkan mual, perubahan hormonal bisa menyebabkan asam lambung meningkat dan saluran kerongkongan serta tenggorokan merasa asam serta perih.

Tip Mengobati Perih pada Tenggorokan

Perih dan pedih pada tenggorokan sangat mengganggu. Makan, minum dan menelan ludah pun terasa sakit tak terkira. Mengurangi keluhan nyeri pada tenggorokan dapat dilakukan secara medis maupun cara tradisional. Obat-obatan medis untuk mengurangi perih pada tenggorokan selain antibiotik yang diresepkan dokter untuk penyakit infeksi amandel dan faring adalah tablet hisap Degirol yang dijual bebas. Mengonsumsi vitamin C dosis tinggi juga membantu meningkatkan daya tahan tubuh agar rasa tak nyaman pada tenggorokan karena serangan bakteri bisa segera teratasi.

Cara menanggulangi keluhan sakit pada tenggorokan secara tradisional dapat dilakukan dengan cara sebagai berikut.

  1. Membuat ramuan tradisional dengan cara mencampur satu sendok kecap manis dengan perasan air jeruk nipis.
  2. Minum madu asli yang dicampur air hangat dan diaduk rata.
  3. Minum ramuan bawang putih. Bawang putih merupakan tanaman berumbi yang memiliki efek memperkuat sistem imun dalam tubuh. Salah satu fungsi bawang putih sebagai tanaman obat adalah sebagai zat antioksidan dan memerangi kuman, bakteri termasuk bakteri penyebab iritasi pada tenggorokan. Senyawa Allicin pada bawang putih yang diproduksi saat bawang putih dikupas, dipotong kemudian ditumbuk atau dikunyah membantu sistem imunisasi untuk berperang melawan kuman yang menyerang tenggorokan.
  4. Untuk hasil paling maksimal. dapat dilakukan dengan menyangrai atau memasukkan dua siung bawang putih ke dalam microwave selama sepuluh detik agar baunya yang menyengat berkurang. Kemudian ditumbuk atau digeprek dan dikunyah-kunyah. Hal ini perlu dilakukan setiap hari hingga rasa sakit pada tenggorokan hilang.
  5. Berkumur dengan air garam hangat. Air garam ternyata dapat berfungsi membunuh bakteri dalam tenggorokan dan rongga mulut layaknya cairan antiseptik. Caranya dengan mencampur satu sendok teh garam dalam setengah liter air hangat. Gunakan campuran ini sesegera mungkin untuk berkumur sesuai kebutuhan bisa sekali sehari atau beberapa kali sehari ketika menderita sakit.
  6. Memanfaatkan Herbal Tea

Herbal tea bisa dikonsumsi seperti layaknya minum teh seduh. Jika ingin yang lebih praktis, bisa memilih menghisap permen pelega tenggorokan.

Tip Mengurangi Rasa Perih pada Tenggorokan

Mencegah lebih baik daripada mengobati. Meski banyak pilihan dalam mengobati tenggorokan yang perih dan nyeri, mencegah sakit tenggorokan lebih baik dilakukan sebelum sakit. Hal ini dapat dilakukan dengan cara berikut ini.

  1. Banyak mengonsumsi air putih setidaknya delapan gelas sehari. Konsumsi air putih juga dapat digantikan dengan minum sari buah segar yang diperas secara alami.
  2. Menghindari makanan dan minuman yang terlalu panas atau terlalu dingin.
  3. Mengurangi porsi makanan berkalori tinggi yang berasal dari protein hewani seperti daging merah dan ayam potong.
  4. Mengurangi makanan yang dimasak dengan cara digoreng, makanan terlalu pedas, terlalu asam, dan berlemak.
  5. Mengonsumsi menu yang mengandung banyak vitamin C dan E serta mineral berklaisum, mengandung zat besi, zinc, kalium dan magnesium yang berperan dalam sistem imunitas tubuh.

Jika menderita pedih pada tenggorokan, hal pertama yang perlu dilakukan adalah memerhatikan keluhan lain yang menyertainya. Jika pengobatan secara obat medis atau ramuan tradisional tidak menunjukkan hasil dalam tiga hari atau maksimal seminggu, disarankan untuk memeriksakan diri ke dokter dan menjalani pemeriksaan secara menyeluruh.

Speak Your Mind

*