Pendakian Gunung Selamet Sebagai Obat Anti Stres

Gunung Selamet adalah salah satu gunung berapi di Indonesia. Karena termasuk dalam kelompok gunung vulkanik, kadang-kadang Selamet sesekali batuk-batuk. Sehingga badan pengawas kegiatan gunung berapi terkadang harus memperingatkan para warga yang tinggal di sekitarnya. Dan menaikkan status menjadi status siaga, ataupun waspada.

Pendakian Sebagai Hobi

Begitu cepatnya waktu berlalu, banyak pekerjaan yang harus dikerjakan dan hal-hal penting lain yang perlu diselesaikan sesegera mungkin. Tekanan pekerjaan semakin tinggi sementara waktu yang tersedia tidak mencukupi. Pada akhirnya timbullah stres dalam diri.

Stres terkadang dibutuhkan agar kita bisa lebih terpacu dalam mengejar target pekerjaan. Namun, adakalanya stres malah menimbulkan masalah baru. Anda harus pintar-pintar menyiasatinya supaya stres bisa lebih cepat teratasi.

Salah satu caranya dengan mengerjakan hobi. Sesuatu yang bisa Anda kerjakan di waktu senggang dan pastinya dapat membawa kesenangan dan kepuasaan tersendiri saat melakukannya. Seperti halnya hobi naik gunung, hal yang begitu positif dan penuh tantangan yang dapat memacu hormon adrenalin serta meningkatkan kerja otak, mental dan fisik.

Banyak manfaat yang dapat kita ambil dari hobi naik gunung ini. Di antaranya menjernihkan pikiran setelah lama sibuk dengan urusan pekerjaan. Saat Anda sampai di puncak gunung yang Anda daki, Anda bisa berteriak sekencang-kencangnya melepaskan penat dan meluapkan emosi yang lama terpendam. Tentu saja Anda juga harus melihat keadaan sekitar, jangan sampai mengganggu. Untuk itu, carilah tempat yang sepi.

Selain itu, kegiatan ini bisa mempererat rasa persaudaraan antarsesama tim atau pendaki. Tentu Anda tidak sendiri saat mendaki. Pastinya Anda akan tergabung dalam satu tim. Ego Anda sebagai manusia individu juga akan perlahan sirna karena Anda berada dalam satu tim yang satu dengan lainnya mau tidak mau akan saling bekerja sama.

Fisik Anda juga akan diuji. Dari sanalah Anda tahu betapa terbatasnya kemampuan fisik Anda sehingga bisa mendatangkan rasa takut yang luar biasa terhadap Sang Maha Pencipta juga sekaligus rasa syukur yang mendalam bisa sampai ke puncak gunung yang begitu tinggi dengan panorama yang begitu indah dan menyejukkan mata.

Gunung Selamet – Gunung Pendakian

Lalu, gunung manakah yang masuk kriteria sebagai pelepas stres ? Salah satunya adalah Gunung Selamet, yang terkenal memiliki banyak jalur pendakian. Gunung ini merupakan gunung tertinggi kedua di Pulau Jawa setelah Semeru.

Dengan ketinggian 3.428 meter dari permukaan laut, gunung berapi yang terletak di perbatasan Banyumas, Kabupaten Brebes, Purbalingga dan Kabupaten Pemalang ini bisa Anda jelajahi melalui banyak titik dengan tingkat kesulitan yang beragam. Keterbatasan air sering menjadi kendala karena tidak adanya sungai seperti di jalur Dukuhliwung.

Kalaupun ada, hanya berupa sungai kecil seperti bila Anda masuk melalui jalur Bambangan. Ada baiknya Anda membawa air untuk persediaan. Ada lima pos di sepanjang rute menuju puncak Gunung Slamet yang dapat ditempuh selama kurang lebih delapan jam.

Bila Anda masuk melalui jalur Kota Purwokerto, Anda akan bisa menemui kawasan wisata Batur Raden yang terletak di kaki Gunung Slamet. Di sana terdapat tujuh air mancur belerang yang dapat Anda manfaatkan untuk pengobatan kulit. Anda juga bisa masuk ke jalur pendakian melalui Kota Tegal hingga mencapai dataran tinggi Tuwel. Di sana Anda akan menemukan kawasan pemandian air panas Guci. Kawasan Guci juga merupakan alternatif trek pendakian ke Selamet.

Meskipun medannya sangat terjal tetapi panorama yang disuguhkan sungguh masih sangat asri dan alami seperti belum terjamah oleh tangan-tangan manusia. Dan pastinya Anda akan puas setelahnya karena petualangan yang sedemikian sulit itu bisa mendatangkan manfaat yang luar biasa yaitu anti stres.

Gunung Selamet nan Anggun

Profil Gunung Selamet

Gunung Selamet berada di Provinsi Jawa Tengah. Tepatnya pada daerah perbatasan antara Kabupaten Tegal, Kabupaten Brebes, Kabupaten Banyumas, Kabupaten Pemalang dan Kabupaten Purbalingga.

Dapat dibayangkan betapa masyhurnya Selamet ini, karena kaki-kaki gunungnya hampir menguasai beberapa wilayah kabupaten sekaligus. Sehingga tidak mengherankan apabila keberadaan gunung ini begitu dikeramatkan.

Dengan ketinggian mencapai 3.428 meter dpl (di atas permukaan laut), menempatkan gunung ini sebagai gunung tertinggi di Provinsi Jawa Tengah. Dan rangking ke dua paling tinggi di Pulau Jawa.

Di kaki Gunung Selamet ini terdapat kawasan wisata yang cukup terkenal, yakni Batur Raden yang terletak di Kabupaten Banyumas. Letaknya kurang lebih 15 kilometer dari kota Purwokerto. Dan pemandian air panas Guci di Kabupaten Tegal.

Trek Pendakian

Dengan banyaknya kaki gunung ini, memungkinkan para pendaki memilih dengan bebas jalur pendakian yang akan mereka tempuh. Dari yang umum ditempuh, hingga trek pendakian yang merupakan favorit pendaki ataupun karena panoramanya. Beberapa trek pendakian yang populer adalah:

  1. Bambangan, Desa Kutabawa – Banyumas. Ini merupakan trek pendakian yang umum dilalui. Terutama karena arena pendakiannya cukup datar dan tidak terjal.
  2. Batur Raden atau Kabupaten Pemalang. Kedua trek ini merupakan trek pendakian alternatif yang dapat ditempuh para pendaki. Baturraden biasanya menjadi trek pendakian favorit karena cukup memadainya akomodasi yang terdapat di kaki gunung ini.
  3. Kawasan Guci di Kabupaten Tegal. Area ini meski terjal medannya, namun cukup diminati oleh para pendaki. Karena suguhan panorama alamnya yang terbilang paling indah. Kawasan Guci dapat dicapai dari Slawi, melewati Lebaksiu.

Tips Mendaki

Sebagai seorang pendaki, pasti memiliki banyak alasan pendakian yang dilakukan. Alasan yang umum adalah menghilangkan stres dan untuk refreshing. Keduanya memang benar adanya.

Namun meski mempunyai alasan yang cukup santai tapi serius tersebut, tidak membuat kewaspadaan para pendaki menjadi keteter. Karena sikap seorang pendaki tetap harus diterapkan, yakni waspada, sigap dan hati-hati.

Berikut adalah beberap tips dan kiat-kiat yang berguna bagi para pendaki Gunung Selamet. Yang bermaksud untuk berekreasi, menghilangkan stres, melakukan pendakian serius, ataupun sekedar menjajal kemampuan.

Ada dua tips yang dapat dibagikan di sini, pertama tips bagi pendaki pemula dan ke dua adalah tips bagi pendaki berpengalaman. Kulik tipsnya sebagai berikut:

  • Bagi pendaki pemula
  1. Persiapkan perbekalan standar yang cukup. Seperti: pakaian, makanan, air, obat, kaos kaki ganti, matras, korek api, senter, kantung plastik dan ransel tentunya.
  2. Jangan lupa untuk membawa trash-bag, sebagai wadah sisa sampah pendakian Anda. Ingat, meskipun Anda memang tengah stress berat, jangan sampai mengotori gunung.
  3. Membawa peta, simpan dalam wadah yang aman dari air dan udara lembab.
  4. Jangan lupa memberitahukan pada orang terdekat, ke mana tujuan pendakian Anda, serta jalur pendakian yang ditempuh.
  5. Ikuti selalu instruktur Anda, ataupun penunjuk jalan Anda selama pendakian berlangsung.
  6. Waspada terhadap binatang buas, ataupun tanaman beracun di hutan.
  7. Jangan lupa berdoa.
  • Bagi pendaki berpengalaman
  1. Meski berpengalaman, jangan abaikan perlengkapan standar seperti yang dibawa oleh pendaki pemula.
  2. Manfaatkan dan eksplorasi peta sebaik mungkin.
  3. Jangan terlalu banyak bercanda, karena akan mengurangi kewaspadaan Anda.
  4. Perhatikan tanda-tanda alam, seperti batang pohon tumbang, akar gantung, batu besar, atau jalur sungai. Semua itu berguna, pada saat Anda tersasar tiba-tiba.
  5. Bersikap bijak, efektif, efisien dan saling melindungi terhadap sesama pendaki lainnya.
  6. Jangan mengambil apapun yang ada di hutan, kecuali mengambil foto untuk diabadikan.
  7. Jangan lupa berdoa.

Nah! Bagaimana? Dijamin stres Anda akan hilang seketika setelah mencoba jalur pendakian Gunung Selamet yang terkenal indah dan eksotis itu. Namun bagaimanapun sresnya Anda, jangan pernah mencoba membawa pulang orang utan dari hutan. Akan lebih bijaksana bila Anda berfoto saja bersamanya, sebagai kenang-kenangan pendakian. Mau mencoba?

Speak Your Mind

*