Pengembangan Futsal Center

Keberadaan futsal center yang telah menyebar luas di kota-kota besar merupakan aset bagi pengembangan futsal di Indonesia. Namun kepedulian pihak pengelola pusat futsal ternyata tidak mengarah kepada konsep memajukan futsal di tingkat nasional. Pihak pengelola cenderung menekankan futsal sebagai gaya hidup dan olahraga rekreasi di sela kesibukan. Kalaupun ada pengelola yang berminat membina para pemain, mungkin tidak banyak.

Potensi Besar

Futsal center atau pusat latihan futsal yang semakin banyak seharusnya mampu menciptakan banyak bakat baru dalam olahraga yang mulai dipertandingkan ditingkat dunia ini. Potensi futsal yang sudah mulai digemari masyarakat umum ini seharusnya menjadi motor penggerak kemajuan futsal. Sekali lagi harus disadari bahwa pusat latihan futsal yang begitu banyak sangat mendukung untuk mengasah bakat-bakat futsal baru.

Kemunculan calon pemain futsal handal dari tempat tersebut akan mendukung upaya pembentukan tim nasional futsal Indonesia yang kuat. Tidak mudah membentuk suatu tim impian sekaligus tim yang bermental juara. Ada banyak hal yang harus dipikirkan termasuk pendanaan. Sponsor mungkin ada, seperti dari industri sepatu. Buktinya pihak Adidas dengan produk Adidas futsal shoes-nya telah mulai memberikan bantuan kepada beberapa pemain futsal berbakat. Begitu juga dengan Nike.

Perusahaan satu ini malah sudah lebih dahulu menjadi sponsor beberapa pemain dibandingkan dengan Adidas. Belum lagi perusahaan sepatu lokal semisal Spec, League, dan yang lainnya. Sebenarnya ada pusat latihan futsal seperti Planet Futsal yang cukup sering mengadakan turnamen. Bahkan tim nasional Indonesia mulai mengikuti kejuaraan futsal tingkat internasional. Tim nasional Indonesia memang belum mampu banyak bersuara dan unjuk gigi bila bertanding melawan tim-tim tangguh seperti dari Iran dan Thailand.

Hal ini bukan sesuatu yang membuat rendah diri. Malahan posisi ini membuat banyak orang bersemangat memajukan tim futsal Indonesia. Ditingkat kecamatan bahkan kelurahan, sudah ada beberapa turnamen futsal yang diselenggarakan oleh organisasi kemasyarakatan dan perusahaan. Walaupun tidak dalam skala yang besar, turnamen tersebut cukup ampuh sebagai ajang pencarian bibit. Bahkan sebuah majalah anak-anak berbahasa Inggris, C’nS Junior yang diterbitkan oleh Yayasan LIA, ikut juga mengadakan turnamen futsal untuk anak-anak SD.

Partisipasi masyarakat dalam memasyarakatkan futsal sebenarnya cukup besar. Mengingat manfaat yang bisa dirasakan dari permainan satu ini, tidak sedikit sekolah yang menjadikannya sebagai aktivitas ekstrakurikuler. Dari sekian kegiatan penunjang penemuan bakat pemain itu, memang belum ada yang bisa dikatakan sebagai ajang resmi pencarian bakat secara sangat serius. Buktinya Indonesia belum menemukan bintang yang cukup cemerlang di dunia futsal.

Sebagai Klinik Latihan

Maka dari itu, pusat futsal hendaknya dibangun menjadi sebuah klinik pelatihan yang bertujuan mencetak pemain-pemain futsal. Bahkan tempat latihan futsal ini juga dapat melahirkan sebuah tim futsal yang berlaga di kompetisi amatir maupun profesional. Berikutnya tujuan sekunder jangka panjangnya adalah meraih keuntungan dari bisnis tempat latihan fusal itu sendiri. Untuk itu, aspek yang perlu mendapat perhatian serius meliputi manajemen, sarana, dan program berjenjang didalam pengelolaan tempat olahraga ini.

Bila perlu didatangkan pelatih atau pemain futsal profesional yang bisa diminta memberikan pelatihan singkat. Motivasi para pemain akan meningkat setelah melihat gaya bermain seorang pemain yang dianggap lebih hebat dari mereka. Inspirasi dan motivasi itu akan membuat semangat berlatih semakin menggebu. Pendanaan memang tidak sedikit. Selain memperbanyak kompetisi dan jadwal latihan yang terprogram, pihak pemerintah juga hendaknya turun tangan dalam hal ini.

Asalkan tidak menjadikan fusal seperti sepakbola yang terkesan kacau, rasanya tidak menjadi masalah kalau futsal ini menjadi salah satu program serius yang masuk dalam program Indonesia Juara. Sisi positif yang diberikan oleh olahraga satu ini cukup banyak. Selain dari sisi ekonomi dan bisnis, kegiatan ini akan bisa menjadi tempat penyaluran energi anak muda yang begitu besar. Ketika mereka mempunyai kegiatan yang positif, mereka bisa diarahkan untuk melakukan hal-hal yang baik.

Energi yang tersalurkann itu membuat mereka menjadi pemuda yang baik yang tidak akan berpikir bahwa narkoba adalah jalan untuk menunjukkan eksistensinya. Tubuh mereka sehat dan diharapkan pikiran mereka pun akan baik. Mereka adalah pemuda harapan bangsa dan negara. Futsal ini tidak hanya untuk anak laki-laki, anak perempuan yang senang bola juga bisa mengasah kemampuannya. Para orangtua yang biasanya sering ke tempat-tempat seperti klub malam ketika akan bernegosiasi tentang bisnis, bisa juga menggunakan arena futsal.

Intinya keberadaan pusat latihan futsal ini akan memberikan manfaat kepada banyak orang. Tidak heran kalau banyak sekali pengusaha yang menanamkan modalnya dibidang satu ini. Bahkann investor dari luar negeri juga mencoba peruntungannya di bisnis olahraga dan rekreasi ini. Tempat yang dibuka sebagai lapangan futsal tidak hanya di lapangan terbuka yang ada di tanah, tetapi lapangan yang berada di atas gedung bertingkat juga marak ditemukan.

Pemanfaatan atap gedung bertingkat ini juga cukup baik. Artinya semakin banyak tempat yang dimanfaatkan, semakin baik. Dengan demikian bisnis ini semakin menguntungkan. Kalau kian menguntungkan, pembukaan lapangan pekerjaan baru juga kian banyak. Apalagi kalau dikelola dengan lebih serius. Pasti akan semakin semarak. Olahraga yang berada di dalam gedung ini tidak mengenal cuaca dan waktu. Pagi, siang, sore, malam,orang bisa bermain futsal.

Harga sewa yang ditawarkan juga cenderung terjangkau. Satu jam berkisar 150-160 ribu rupiah. Harga itu dibagi menjadi beberapa orang dalam satu tim yang bermain. Artinya satu orang membayar 15-16 ribu rupiah. Sekali pertandingan selama 20 menit. Itu artinya mereka bisa bermain dua putaran. Dua putaran telah cukup membuat keringat keluar dan tubuh terasa lelah. Inilah suatu olahraga yang cukup menarik dan sangat menguras tenaga.

Manajemen Organisasi Terstruktur

Secara umum pusat latihan futsal yang tersebar di Indonesia memang diarahkan sebagai lahan bisnis yang menguntungkan pemiliknya. Hal semacam ini sangat wajar sehingga struktur organisasi didalamnya hanya dikelola oleh manajer, public relation, bendahara, petugas lapangan dan sebagainya. Aspek ini memang sudah sesuai dengan kebutuhan untuk menjalankan sebuah pusat latihan olahraga dan rekreasi.

Jika tempat ini diubah menjadi konsep pemusatan latihan bakat-bakat potensial pemain futsal maka dibutuhkan penambahan komponen penting lainnya seperti keberadaan pelatih kepala dan asisten pelatih. Selain itu dapat ditambahkan pula ahli gizi maupun fisioterapi yang akan menangani sektor fisik dan kebugaran pemain futsal.

Standar Sarana Yang Memadai

Sarana yang tersedia di futsal center secara umum tidak banyak yang sesuai dengan standar yang ditentukan oleh FIFA. Sudah seperti yang diketahui bahwa permukaan lapangan yang sesuai dengan futsal terbuat dari bahan karet (rubber) atau kayu. Namun banyak pula tempat latihan futsal  menggunakan rumput sintetis atau bahkan lapangan beralaskan beton yang sangat beresiko menimbulkan cedera.

Faktor ukuran lapangan juga tidak boleh dikesampingkan begitu saja. Kebiasaan berlatih di lapangan yang tidak sesuai standar akan menyulitkan pemain futsal ketika berada di kompetisi resmi yang menggunakan ukuran lapangan standar. Selain itu, pengelola futsal center tidak melupakan sarana dan prasarana lain yang menunjang kebutuhan pemain untuk meningkatkan kualitas kemampuan individu maupun timnya misalnya fitness center.

Program Pembinaan Berjenjang

Program pembinaan tim futsal tidak sekedar hanya berupa latihan rutin setiap minggunya. Program disusun untuk keperluan pemain futsal berdasarkan jenjang usia sesuai dengan tingkat kebutuhan masing-masing. Pemain dikelompokkan menurut usia dan peningkatan performa yang diamati secara detil.

Sebagai contoh pemain yang berada di tim jenjang usia kurang dari 10 tahun memperoleh pengenalan futsal dan penguasaan teknik dasar futsal seperti menendang, mengontrol bola, dan menggiring bola. Sedangkan untuk usia 11 hingga 15 tahun adalah pendalaman variasi teknik individu futsal dan pemahaman taktik permainan futsal. Pemain akan melalui setiap jenjang sesuai dengan kemajuan performanya hingga siap untuk bermain di level yang lebih tinggi.

Aktif Berkompetisi

Sebagai tolok ukur keberhasilan program latihan yang telah dijalani adalah mengikuti kompetisi yang ada. Meskipun berlangsung singkat yaitu pada umumnya turnamen menggunakan sistem gugur tetap saja akan memberi manfaat bagi pemain futsal. Pengalaman dan mental bertanding akan meningkat seiring intensitas pertandingan resmi yang lebih banyak akan membentuk karakter kompetitif.

Speak Your Mind

*