Percakapan Bahasa Belanda Dasar

Jika berkunjung ke ibu kota Belanda, Amsterdam, Anda mungkin berdecak kagum pada kemampuan mayoritas mereka dalam berbahasa Inggris. Mereka pun tidak sungkan-sungkan untuk bercakap-cakap dalam bahasa Inggris kepada para wisatawan asing. Jadi, Anda tidak perlu khawatir untuk menyapa mereka meski tidak menguasai satu-dua kalimat dalam percakapan bahasa Belanda yang sedang berlangsung. Namun, mereka akan lebih senang jika Anda menyapa mereka dengan bahasa ibu mereka.

Bahasa Mantan Penjajah

Kalau generasi sekarang diminta untuk membuat percakapan bahasa Belanda, sepertinya mungkin tidak ada yang sanggup. Memang tidak banyak lagi yang mempelajari bahasa mantan penjajah Indonesia ini. Beda dengan ketika zaman generasi awal abad ke-19 dan abad ke-20. Generasi pada masa itu harus mempelajari bahasa Belanda kalau tidak ingin dicap tidak tahu apa-apa. Dengan mengetahui bahasa Belanda, mereka dianggap orang berpendidikan. Orang berpendidikan artinya mempunyai kemampuan untuk bergaul dengan orang Belanda.

Mereka yang bisa berbahasa Belanda ini juga mempunyai kesempatan medapatkan pekerjaan di pemerintahan. Kalau sekarang, masyarakat Indonesia lebih senang mempelajari bahasa Inggris dan bahasa-bahasa yang dianggap akan memberikan keuntungan secara ekonomi. Misalnya, mempelajari bahasa Mandarin dan Jepang. Kedua bahasa asing tersebut bisa menunjang karir dan akan mempermudah ketika mencari pekerjaan.

Sebenarnya, tidak ada salahnya mempelajari salah satu bahasa benua Eropa ini. Banyak manfaat yang bisa didapatkan dari mempelajari bahasa. Secara psikologi, bahasa asing ini akan memberikan kejutan yang membuat orang yang mempelajarinya menjadi tertantang. Secara kesehatan, mempelajari bahasa asing bisa menghindarkan diri dari penyakit stroke dan kepikunan. Otak akan kembali aktif dan reaktif terhadap kosakata yang terdengar lucu. Ada proses pengenalan hal baru yang membuat otak menjadi hidup lagi.

Untuk mempelajari bahasa Belanda, seseorang memang harus mempunyai motivasi yang sangat besar. Biasanya yang belajar bahasa satu ini karena menikah dengan orang Belanda, ingin belajar ke Belanda, sedang mempelajari ilmu hukum dan arsitektur, atau memang karena hobi belajar bahasa. Tidak mudah menemukan kursus bahasa Belanda. Hal ini karena peminatnya yang kurang. Di Jakarta saja, mungkin hanya ada satu atau dua tempat saja. Pihak Keduataan biasanya membuka kursus bahasa inu mereka.

Dari Bahasa Belanda

Lamanya masa penjajahan Belanda ini, mau tidak mau, bahasa mantan penjajah Indonesia ini juga mempengaruhi bahasa Indonesia. Banyak kosakata yang berasal dari bahasa satu ini. Hanya saja, kebanyakan generasi sekarang tidak menyadarinya. Mereka hanya menggunakan bahasa itu sebagai sesuatu yang biasa saja. Misalnya, kata-kata sehari-hari,  knalpot, vermaak, adopsi, apel, asprak, bagasi, bandit, baterai, bioskop, demisioner, ekonomi, energi, ereksi, finansiil, frustrasi, garansi, generasi.

Kata-kata lain yang juga sering digunakan masyarakat sehari-hari, seperti, granat, higiene, ideologi, impoten, inflasi, kantor, kardiolog, kartu, kastrasi, kelom, kondom, korting, kristen, kuitansi, juga berasal dari bahasa Belanda. Masih banyak lagi kata-kata lain yang memperkaya kosakata bahasa Indonesia. Kata-kata itu juga ada yang digunakan dalam bahasa daerah. Pengaruh dalam bidang bahasa ini memang tidak terlalu kuat. Berbeda dengan pengaruh Belanda dalam bidang Hukum.

Hingga saat ini Indonesia masih menggunakan beberapa peraturan hukum yang berasal dari literatur Belanda. Kalau dibidang Hukum  dan Ilmu Hukum, banyak sekali istilah bahasa Belanda yang masih dipakai. Itulah mengapa anak Fakultas Hukum biasanya sangat pandai menggunakan dan cara pengucapan kata-kata tertentu dalam bahasa Belanda. Untuk bidang teknik bangunan, ilmu dari negeri Kincir Angin ini tidak terlalu dimunculkan ke permukaan.

Tentang Bahasa Belanda

Tidak mudah mempelajari bahasa Belanda karena tidak banyak referensi dan orang Indonesia tidak terekspos dengan bahasa satu ini. Rasa sakit hati dipermainkan dan dijajah oleh Belanda sepertinya juga masih ada walaupun tidak banyak. Tetapi bagi yang tertarik mempelajarinya atau ingin bernostalgia dengan yang kebelanda-belandaan, maka ada sedikit tips yang bisa dipelajari di artikel ini.

Berikut ini beberapa kalimat percakapan dalm bahasa Belanda dasar. Cara membacanya pun cukup mudah, huruf o dan e yang berdampingan (oe) dibaca u, huruf j dibaca y (keduanya seperti ejaan lama bahasa Indonesia), sedangkan huruf g dibaca dengan suara  h tipis atau kh. Sisanya sama dengan membaca huruf-huruf dalam bahasa Indonesia. Pengucapan ini memang mudah tetapi ada aksen yang sangat menarik yang bisa membuat tertawa geli.

Sapaan Salam
Kalimat pertama yang terucap saat berjumpa dengan orang lain adalah sapaan salam. Salam ini merupakan sesuatu yang sangat umum dan pasti ada di seluruh bahasa di dunia ini. Berikut beberapa sapaan salam yang sering digunakan dalam percakapan sederhana bahasa Belanda:

Hallo.
Sapaan salam yang universal. Anda bisa menggunakan kata ini di mana dan kapan saja untuk menyapa orang Belanda yang  ditemui. Tidak perlu ragu, orang Belanda cukup ramah kepada pendatang. Mereka menganut dan menunjung hak azazi manusia. Di Belanda jugalah banyak terdapat kaum homo dan lesbian yang meresmikan pernikahan mereka yang dilaknati itu.

Hoi.
Dalam percakapan singkat bahasa Belanda, kata sapaan di atas ditujukan kepada orang yang sudah Anda kenal atau akrab. Maknanya sama persis dengan sapaan “Hai” atau “Hei” dalam bahasa Indonesia.

Goedemorgen.
Selamat pagi.
Anda bisa menggunakan sapaan ini di tempat-tempat yang formal atau ditujukan kepada orang yang belum Anda kenal. Kadang-kadang sapaan ini disingkat menjadi “Morgen” saja.

Goedemiddag.
Selamat siang.
Penggunaan sapaan ini sama dengan Goedemorgen. Dalam percakapan, orang Belanda sering menyingkatnya menjadi “Middag” saja.

Goedenavond.
Selamat malam.
Penggunaan sapaan ini sama dengan Goedemorgen dan Goedemiddag. Khusus untuk sapaan selamat malam ini, orang Belanda tidak biasanya menyingkatnya.

Salam Perpisahan
Ketika meninggalkan toko, restoran, atau hotel, dalam  bahasa Belanda, kita bisa menggunakan kata atau frase berikut:

Dag.
Secara harfiah berarti “hari”. Dalam bahasa Indonesia kita kerap menggunakan kata yang sama, hanya saja dengan perubahan tulisan menjadi “Dah” atau diulang menjadi “Dadah.” Tidak sulit bagi orang Indonesia untuk mengingat kata satu ini.

Tot ziens.
Sampai jumpa.
Frase di atas biasanya digunakan untuk mengucapkan salam perpisahan dengan orang yang belum Anda kenal, misalnya pegawai restoran atau toko.

Doei atau doeg.
Selamat tinggal.
Kata di atas biasanya digunakan untuk mengucapkan salam perpisahan dengan orang yang belum Anda kenal, dan dalam suasana yang santai.

Ucapan Terima Kasih

Berikut beberapa kalimat ucapan terima kasih dalam percakapan bahasa Belanda:

Dank u wel.
Terima kasih banyak.
Kalimat di atas merupakaan ucapan terima kasih yang paling umum dan biasanya digunakan dalam suasana yang formal untuk menyapa orang-orang yang belum Anda kenal.

Dank je wel.
Terima kasih banyak.
Dalam  bahasa Belanda, kalimat di atas digunakan untuk mengucapkan terima kasih dalam suasana yang akrab untuk orang-orang yang sudah Anda kenal baik, misalnya anggota keluarga, teman sekelas, dan lain-lain.

Bedankt.
Terima kasih.
Bentuk ringkas dari kalimat resmi Dank u wel, dan cocok untuk segala situasi.

Sapaan Tuan dan Nyonya
Jika dalam bahasa Indonesia, menyapa orang yang belum dikenal atau sebagai bentuk penghormatan dengan sebuatan “Bapak” dan “Ibu”, dalam  bahasa Belanda Anda bisa menggunakan kata “Meneer” untuk laki-laki dan “Mevrouw” untuk perempuan. Secara harfiah kata Meneer diterjemahkan sebagai Tuan, sedangkan Mevrouw diterjemahkan sebagai Nyonya. Namun, dalam bahasa Belanda, kata Mevrouw juga bisa disematkan kepada perempuan yang masih lajang.

Untuk menunjang belajar bahasa Belanda, bisa juga dengan menikmati lagu Belanda yang cukup populer di telingai orang Indonesia. Berikut petikan singkat dari lagu itu. Melihat beberapa kata, mungkin tidak susah menebak maknanya. Selamat mempelajari percakapan bahasa Belanda.

Geef mij maar Nasi Goreng
Geef mij maar nasi goreng met een gebakken ei
Wat sambal en wat kroepoek en een goed glas bier erbij
Geef mij maar nasi goreng met een gebakken ei
Wat sambal en wat kroepoek en een goed glas bier erbij
Geen lontong, sate babi, en niets smaakt hier pedis
Geen trassi, sroendeng, bandeng en geen tahoe petis
Kwee lapis, onde-onde, geen ketella of ba-pao
Geen ketan, geen goela-djawa, daarom ja, ik zeg nou

Speak Your Mind

*