Perencanaan Memilih Pagar Rumah

Ketika tiba waktunya untuk merencanakan, memilih atau mendesain pagar rumah, maka Anda mungkin kewalahan dengan begitu banyak jenis pagar rumah dari kayu dan pilihan-pilihan lainnya. Tapi, dalam memilih pagar rumah dari kayu ini bisa mempertimbangkan dua hal, yaitu dari bentuk dan fungsinya. Dari hal “bentuk” pagar rumah, tentu dengan mempertimbangkan gaya atau tampilan, sedangkan “fungsi” pagar rumah dengan mempertimbangkan tujuan praktis dari pagar rumah tersebut.

Untungnya, terkadang ada hubungan yang sangat erat antara bentuk dan fungsi. Namun hal tersebut tidak selalu terjadi. Misalnya pagar rumah dari kawat dan produk logam lainnya seringkali dibuat sebagai pagar rumah dengan keamanan tingkat tinggi.

Jenis Pagar Rumah Berdasarkan Bentuk

Dalam memilih jenis dari pagar rumah kayu, maka pertimbangkan seluruh kompatibilas yang potensial, baik dari gaya rumah maupun dengan gaya desain lanskap. Penyesuaian desain pagar rumah tersebut contohnya adalah sebagai berikut.

  • Pagar rumah dari kayu dengan bentuk split rel atau bentuk seperti rel yang melintang. Desain ini ditandai dengan susunan yang kasar dan beralur serta bentuk rel yang selalu menjadi favorit rumah yang bergaya peternakan dan desain lanskap dengan tema Amerika Serikat Barat Daya.
  • Pagar rumah dari kayu dengan bentuk picket atau bilah kayu yang tersusun arah vertikal. Bentuk ini sesuai untuk rumah gaya pondok atau desain lanskap yang terinspirasi oleh taman pondok Inggris.

Jenis Pagar Rumah Berdasarkan Fungsi

Ada kondisi khusus di mana pagar rumah dari kayu, terlepas dari tampilannya yang cantik, mungkin bukan pilihan terbaik sebagai pagar rumah. Terkadang, sebagai contoh pemilik rumah di market pagar rumah ingin menjaga hewan agar tetap di halaman, misalnya anjing. Dalam hal ini, pagar rumah listrik khusus untuk anjing mungkin dapat menjadi jawaban.

Ada juga ketika permasalahannya adalah menjaga agar hewan tidak masuk ke halaman, misalnya anjing liar atau rusa jika Anda masih berada di wilayah pedesaan. Keamanan adalah fungsi praktis lain dari permintaan para pemilik rumah terhadap pagar rumah. Maka dari itulah, pagar rumah dari logam lebih menjadi pertimbangan dibandingkan pagar rumah dari kayu. Pagar rumah tersebut dapat berupa besi atau baja las. Tetapi pagar rumah dari kayu merupakan pilhan sempurna untuk pagar rumah yang lebih pribadi, baik dalam hal penghalang suara atau yang lebih umum adalah penghalang visual.

Pagar rumah dari kayu, beserta dengan vinil tiruannya menyediakan beberapa pilihan pagar rumah yang paling menarik. Hal ini sangat disarankan jika kepedulian terbesar Anda adalah menciptakan cagar alam di halaman belakang. Gaya benteng menawarkan contoh desain pagar rumah dari kayu yang mampu menjadi penghalang yang solid antara halaman Anda dengan halaman tetangga sehingga menghasilkan privasi sepenuhnya. Sementara susunan batu seperti batu bata dapat berfungsi sama, namun biayanya lebih besar jika dibandingkan dengan pagar rumah dari kayu.

Seseorang dapat berkompromi pada privasi saat memilih pagar rumah. Hal ini dilakukan dengan memilih pagar rumah dari kayu dengan desain yang lebih berangin sehingga menghindari pemagaran dari dunia luar. Pagar rumah dengan gaya picket yang tinggi misalnya, akan mampu memberikan privasi secara parsial sebagaimana pagar rumah dengan desain kisi-kisi.

Suatu alternatif yang populer untuk pilihan pagar rumah dengan pilihan privasi seperti dijelaskan sebelumnya adalah desain pagar rumah dari kayu yang hybrid, misalnya suatu penghalang solid untuk pemagaran tiga perempat dari bawah ke atas dengan kisi-kisi di atas untuk memasukkan unsur lebih berangin dan dekorasi.

Salah satu faktor dalam memilih jenis pagar rumah dari kayu yang berbeda adalah kompatibilitas pagar rumah tersebut dengan desain lanskap rumah. Pagar rumah dari kayu yang solid dapat menyediakan latar belakang yang menarik untuk bercocok tanam. Sementara desain pagar rumah dari kayu yang berangin, contohnya pagar rumah dari kayu dengan bentuk split rel dan gaya picket dapat berfungsi sebagai bagian depan atau latar belakang untuk bercocok tanam di kebun.

Merencanakan dan Mendesain Pagar Rumah

Suatu pagar rumah dapat menyediakan beberapa hal, yaitu privasi, penghalang cuaca, menjaga anak atau hewan peliharaan, perlindungan dari penyusup, atau sekadar dekorasi saja. Dengan memutuskan mana yang paling penting bagi Anda, maka akan mengarahkan Anda untuk memilih jenis pagar rumah apa yang akan dibuat.

Desain dari pagar rumah hanya dibatasi oleh imajinasi Anda. Cara terbaik untuk memulainya adalah dengan melihat pagar rumah lain di wilayah Anda, melihat-lihat dari buku atau internet, dan tentu saja dari majalah. Ada berbagai jenis dari pagar, yaitu kawat, panel, picket, gaya peternakan, dan lain sebagainya. Teknik cara memasangnya rata-rata serupa.

Hal-hal yang perlu diperhatikan saat akan memasang pagar rumah adalah sebagai berikut.

  • Hubungi asosiasi kota atau perumahan Anda untuk mengetahui apakah ada persyaratan khusus dari konstruksi pagar rumah.
  • Periksa kembali, apakah Anda diperbolehkan untuk membangun pada batas properti.
  • Periksa apakah ada kabel atau pipa yang tertanam dalam tanah.
  • Dan pastikan Anda mengetahui batas properti Anda.

Membuat tata letak dari pagar rumah Anda adalah teori yang cukup mendasar. Tandai dengan pancang di mana Anda akan mendirikan pagar rumah dan tarik tali di antaranya. Dengan demikian, Anda memiliki panduan untuk memasang tiang-tiang pagar rumah. Jika pagar rumah Anda dimulai dari rumah atau pagar lain, biasanya Anda ingin membuatnya dengan sudut tegak lurus. Anda dapat menghitung sudut siku-siku ini dengan rumus pitagoras atau 3-4-5.

Pancang pertama akan menandai di mana pagar rumah Anda akan bermula. Ikatkan tali dari pancang dan regangkan keluar secara tegak lurus ke arah rumah (atau ke arah yang ingin Anda buat). Ukur 4 kaki (sekitar 1,2 meter) ke arah luar dan beri tanda. Tandai titik pada rumah yang berjarak 3 kaki (sekitar 91cm) dari pancang.

Tahan pita pengukur secara diagonal 3 kaki (sekitar 91cm) pada rumah dan beri tanda 4 kaki (sekitar 1,2 meter) pada tali. Lalu pindahkan tali hingga jarak antara penanda tepat 5 kaki (sekitar 1,5 meter). Ikat tali Anda pada titik ini. Maka titik ini tepat tegak lurus dari rumah.

Beri tanda posisi bilah kayu pertama. Kemudian ukur pada garis untuk menandai sisa bilah kayu sepanjang bagian dari pagar rumah kayu Anda. Lalu Anda harus berada di ujung luar dari bilah kayu sehingga Anda harus mengukur dari tali ke pusat bilah kayu. Beri tanda dengan pancang atau beri tanda dengan pita sehingga Anda dapat melihatnya.

Ketika suatu pagar rumah menuruni bukit, Anda memiliki dua pilihan. Pilihan pertama adalah Anda dapat membuat bagian atas mengikuti kemiringan bukit dan pilihan kedua adalah Anda dapat mempertahankan tingkat bagian pagar rumah dan membuat undakan pagad rumah ke bawah pada setiap bilah kayu.

Bagi pagar rumah yang berundak ke bawah, tentukan selisih ketinggian antara puncak bukit dan dasarnya. Kemudian bagi jumlah tersebut dengan jumlah bagian. Hasil perhitungan ini merupakan jumlah undakan dari pagar rumah yang menurun pada setiap bilah kayu.

Semoga tip tersebut dapat memudahkan Anda untuk membuat pagar rumah.

Speak Your Mind

*