Rahasia Menulis Surat Pribadi

Ilustrasi menulis surat pribadi

Mengenal Surat Pribadi

Surat pribadi adalah sarana komunikasi berupa media tulisan antara dua individu yang bersifat personal. Karena berupa sarana komunikasi maka surat pribadi haruslah berisi pesan yang ingin disampaikan. Menulis Surat Pribadi tidak sulit karena tidak ada aturan baku yang mengikatnya, hanya memindahkan apa yang ingin disampaikan secara lisan ke dalam tulisan.

Surat pribadi yang paling populer adalah surat untuk keluarga (contoh surat dari/untuk orang tua, anak, atau saudara yang ada di rantau), surat untuk sahabat pena, surat cinta (anda juga pernah bikin kan?).

Mengingat pesan yang ingin disampaikan sangat pribadi maka gaya bahasa yang digunakan juga bebas, yang penting kedua belah pihak paham dengan isi pesan yang disampaikan.

Surat pribadi memang berbeda dengan surat resmi yang banyak ditulis. Surat pribadi ini lebih memperlihatkan kerakraban dari diri si penulis surat kepada penerima surat tanpa menunjukan adanya kekakuan hubungan antara dua pihak ini.

Salah satu hal yang menjadi penyebab dari penyebutan surat pribadi ini adalah bahwa memang apa yang ditulis di dalam surat pribadi ini adalah hal yang pribadi dan hanya dapat untuk diketahui oleh pihak yang berhubungan di dalam surat tersebut seperti si penulis dan juga penerima dari surat pribadi itu sendiri.

Ciri-ciri Surat Pribadi

Surat pribadi memiliki ciri spesifik yang membedakannya dengan jenis surat lain, yaitu:

1. Gaya bahasa yang digunakan sangat personal. Bebas, tidak resmi serta boleh menggunakan bahasa sehari-hari. Hal inilah yang sangat menunjukan di dalam surat pribadi, karena memang yang menjadi tujuan adalah menyampaikan hal pribadi maka yang digunakan adalah tak perlu untuk memakai bahasa yang resmi.

Justru dengan penggunaan bahasa yang tak resmi akan semakin dapat untuk menyampaikan tujuan dari penulisan surat. Seakan lebih mudah untuk mentransfer apa yang diinginkan karena tak ada lagi batas di antara si pembuat surat sebagai pemberi informasi kepada si pembuat surat sebagai penerima informasi.

Inilah memang yang ada di dalam bahasa yang tak baku. Semua hal dapat lebih erat dan menunjukan hubungan yang terjalin di antara kedua belah pihak yang saling berhubungan ini.

2. Tidak ada sistematika penyusunan surat yang baku. Karena memang surat resmi dapat dibuat dengan berbagai macam bentuk tanpa harus terikat atau terpaku ke dalam bentuk atau syarat dari surat resmi.

Kita dapat untuk membuat surat pribadi dengan semau kita atau sesuai dengan kebutuhan yang kita inginkan. Sekali lagi tanpa adanya batasan untuk melakukan hal ini dan itu atau tidak melakukan hal ini dan itu yang masih banyak untuk dilakukan di dalam penulisan surat resmi.

3. Pesan, amanat dan isi surat sangat beragam. Bisa saja lebih dari satu, tergantung mood atau keperluan si pembuat surat. Semua hal yang ada di dalam surat pribadi ini diberikan kewenangan kepada si pembuat surat.

Seperti yang telah disebutkan bahwa tak ada lagi pembatasan atau aturan yang harus diikuti dalam pembuatan surat pribadi ini. semuanya kembali kepada apa yang diinginkan atau yang ada di dalam benak si pembuat surat pribadi ini.

4. Tidak memerlukan kop surat dan aturan penulisan surat resmi lainnya. Hal ini memang nyata di dalam surat pribadi karena tak akan dijumpai adanya ciri dari surat resmi yang akan ada di dalam surat pribadi ini.

Manfaat Menulis Surat Pribadi

Menulis surat pribadi memiliki banyak manfaat baik bagi yang mengirimkan, yang menerima atau pun kedua-duanya. Paling tidak ada tiga manfaat yang bisa diperoleh dari kegiatan menulis ini;

Pesan pribadi Anda sampai pada yang dituju meskipun dalam jarak yang jauh.

Tujuan dalam pembuatan surat adalah untuk memberikan informasi atau pesan dari si pembuat surat kepada penerima surat. Dengan membuat surat pribadi ini maka apa yang ingin Anda sampaikan kepada si penerima surat dapat tersalurkan dengan baik.

Banyak sekali bentuk surat pribadi yang ada saat ini. tak hanya terbatas pada bentuk surat pribadi yang dikirim melalui kantor pos saja dengan adanya amplop dan perangko.

Saat ini, surat pribadi juga dapat dikirim melalui media internet yang lebih dikenal dengan sebutan elektronik mail atau e-mail. Dengan menggunakan media email ini, justru akan lebih memberikan Anda kemudahan untuk memberikan atau menyampaikan pesan kepada orang lain meskipun orang tersebut berada di dalam jarak yang sangat jauh dengan Anda.

Anda cukup mengirim email dengan terlebih dahulu membuat akun email di internet. Hal ini sangat mudah untuk dilakukan bahkan dapat dilakukan secara gratis. Kemudian, segera Anda dapat untuk mengirimkan emal atau surat elektronik ini kepada orang yang Anda tuju.

Sebagai hasil dari perkembangan teknologi yang membantu mempermudah manusia dalam mengerjakan pekerjaannya, email akan memudahkan untuk membantu Anda mengirimkan surat kepada teman Anda dengan mudah, cepat, dan dengan biaya yang sangat ringan. Biaya yang harus Anda keluarkan adalah biaya untuk tersambung dengan koneksi internet saja dan tak membutuhkan biaya tambahan yang lainnya.

Hanya saja untuk mengirimkan pesan pribadi kepada teman Anda dengan menggunakan media email ini, teman Anda haruslah juga mempunyai email juga. Karena email Anda akan dikirim kepada email teman Anda. Namun, memang saat ini, hampir semua orang memiliki email karena keberadaan email ini sangat membantu kerja mereka.

Mempererat tali persaudaraan.

Surat seringkali menjadi tempat mencurahkan perasaan secara jujur. Biasanya seseorang lebih bisa bersikap jujur dan melalui media tulisan dari pada lisan. Apalagi dengan media tertulis, Anda lebih bisa menata penyampaian perasaan hati.

Sebaliknya pembaca surat lebih mampu menafsirkan isi surat dengan baik dari pada menafsirkan kata-kata. Apalagi jika kata-kata itu disampaikan secara emosional. Sehingga secara tidak langsung surat pribadi bisa menjadi media untuk memperbaiki  hubungan silaturahmi yang mungkin sempat retak.

Pengiriman surat dapat digunakan sebagai media untuk menyambung tali silahturahim. Dengan ini, hubungan yang ada di antara kedua orang dapat terjalin dengan lebih erat lagi. Inilah fungsi surat pribadi sebagai alat untuk memperat tali persaudaraan yang ada di antara Anda dan teman yang Anda kiurimi surat.

Sarana latihan menulis yang efektif.

Banyak penulis besar yang memberikan kesaksiannya bahwa menulis surat pribadi merupakan sarana latihan awal bagi mereka dalam menulis. Dalam menulis surat pribadi Anda dilatih untuk menyampaikan gagasan dan keinginan dari hati secara jujur.

Hal itu merupakan inti dari kreatifitas menulis. Sehingga ini merupakan sarana efektif untuk melenturkan urat-urat menulis.

Punahnya Tradisi Berkirim Surat

Seiring dengan semakin majunya sarana komunikasi, tradisi berkirim surat semakin punah. Saat ini, jarang sekali ditemui pihak-pihak yang saling berkirim surat. Mengingat pesan-pesan yang ingin disampaikan sudah bisa disampaikan langsung via telpon atau sms. Kecepatan dan kepraktisan teknologi tersebut mampu menyaingi popularitas surat menyurat.

Apalagi saat ini biaya menelpon semakin murah dan jaringan sudah ada dimana-mana, maka fungsi surat sebagai sarana komunikasi semakin terlupakan. Tradisi berkirim surat dengan sahabat pena juga sudah menghilang, akibat bermunculannya jejaring sosial di dunia maya.

Seperti juga telah disebutkan bahwa saat ini ada media email yang dapat juga digunakan sebagai sarana untuk mengirimkan surat secara elektronik. Bahkan pengiriman email ini dianggap semakin membantu pekerjaan manusia dalam mengirim pesan ke orang lain.

Teknologi informasi telah memfasilitasi komunikasi antara insan yang berjauhan. Teknologi tidak hanya mempermudah penyampaian pesan, namun juga memberikan layanan lainnya seperti akses suara, akses gambar  (foto) atau kedua-duanya sekaligus. Sehingga fasilitas chatting, jejaring sosial (seperti facebook), telpon dan sms jauh lebih diminati dari pada surat pribadi.

Sebenarnya beberapa kelemahan surat (seperti waktu yang dibutuhkan untuk sampai ke  tujuan lebih lama) bisa disiasati dengan menggunakan surat elektronik (email), namun tetap saja semua itu telah mematikan gairah masyarakat untuk menulis surat pribadi.

Salah satu faktor yang paling berperan mematikan semangat berkirim surat itu adalah budaya instan yang ditawarkan oleh fasilitas HP dan jejaring sosial. Orang semakin malas menulis panjang lebar pada sebuah surat baik manual maupun elektronik. Bagaimana dengan Anda?

Speak Your Mind

*