Rahasia Zikir dengan Ayat Kursi

Ilustrasi bacaan ayat kursiAyat kursi adalah salah satu firman Allah yang luar biasa kemuliaannya. Karena itu, tak heran jika sejak dini para orang tua mengajarkan dan menganjurkan anak-anaknya untuk menghafalnya. Mengapa ayat  ke-255 dari surat Al-Baqarah tersebut disebut dengan ayat kursi? Jawabannya, karena ayat ini memuat kandungan tentang tauhid kepada Allah, pengagungan dan pujian terhadap-Nya, serta penyebutan sifat-sifat-Nya yang sempurna.

Kandungan makna yang termaktub dalam ayat kursi tidak ada dalam ayat-ayat lain dalam al-Qur’an. Bahkan Ibnu Taimiyah pernah mengatakan bahwa, meskipun ada ayat-ayat yang memuat kandungan yang sama, tetapi tidak seperti ayat ini yang terekam dalam satu ayat. Seperti di awal surat al-Hadid dan akhir surah al-Hasyr, kandungannya sama dengan ayat kursi, tapi tersebar dalam beberapa ayat.

Keistimewaan Ayat Kursi

Jika ditelaah dalam literatur hadits, cukup banyak keistimewaan ayat kursi. Di antaranya adalah:

  • Di dalam shahih bukhari disebutkan, siapa yang membacanya di malam hari, maka Allah senantiasa menjaganya dan setan tak bisa  mendekatinya hingga pagi hari
  • Rasulullah Saw. bersabda, “Siapa yang membaca ayat kursi  setiap selesai shalat fardhu, maka tidak ada yang menghalanginya untuk masuk surga, kecuali kematian.
  • Pada kesempatan lain, Rasulullah Saw. juga bersabda kepada para sahabatnya, “Tiada seorangpun  dari umatku apabila menjelang pagi membaca ayat kursi 12 kali, kemudian berwudhu’ dan melaksanakan shalat subuh, melainkan Allah  akan menjaganya dari maksud jelek setan dan menempati derajatnya orang-orang yang membaca seluruh surat dalam al-Qur’an sebanyak tiga kali  dan akan mendapatkan  mahkota pada hari kiamat yang terbuat dari cahaya yang menerangi  seluruh penghuni dunia.”

Aktivitas membaca ayat kursi ini juga menjadi ritual zikir yang dilakukan oleh Aisyah ra., para sahabat Rasulullah dan para imam yang shalih seperti Ibnu Taimiyah. Ibnu Qayyim al-Jauziyah, muridnya Ibnu Taimiyah, mengatakan, ia pernah mendengar Ibnu Taimiyah mengatakan bahwa ia tidak pernah meninggalkan bacaan ayat kursi setiap selesai shalat.

Lalu, bisakah ayat kursi menjadi pengusir setan atau jin? Tentu saja bisa. Tapi, semua itu tergantung dengan si pembacanya. Jika yang membacanya adalah orang yang shaleh, tentu sangat berpengaruh dan akan tampak hasilnya. Jika tidak, tentu hasilnya juga lain.

Ada beberapa tips yang bisa dilakukan agar ayat kursi mendatangkan kesan luar biasa nantinya dalam segala dimensi hidup.

  • Rajinlah membacanya usai menunaikan shalat, baik fardhu maupun sunnah
  • Jadikan ayat kursi sebagai zikir harian di saat senggang, dan selalulah merenungkan maknanya di saat membaca
  • Jangan lupa bacalah selalu ayat kursi sebelum tidur seperti apa yang dilakukan Aisyah, isteri Rasulullah Saw.

Jika Anda sudah terbiasa membaca atau berzikir ayat kursi, Insya Allah akan mendapatkan manfaat atau keistimewaan yang luar biasa. Allah yang mengatur kehidupan ini, dan menjadi hak-Nya memberikan sesuatu yang pantas untuk kehidupan kita.

Speak Your Mind

*