Suara Angin dan Manfaatnya

Ilustrasi suara anginJika Anda tinggal di daerah pegunungan, Anda pasti tidak akan asing dengan suara angin. Di daerah ini, angin seringkali bertiup kencang dan membentuk pusaran kecil, serta suara desiran lembut di atap-atap rumah. Kadang muncul di saat cuaca sangat cerah, kadang pula ketika cuaca hujan.

Hal yang lazim terjadi, ketika cuaca sedang buruk, hujan lebat dan petir menggelegar, angin pun bertiup sangat kencang sampai mengangkat genting-genting rumah dan menumbangkan pohon. Di kala itu, suaranya berubah, dari desiran lembut seperti hari-hari biasa, menjadi dengung yang mengerikan.

Namun ternyata, ada juga suara angin yang indah dan keluar dari alat-alat tertentu seperti alat musik tiup.

Suara Angin dari Alat Musik

Anda pasti mengenal alat musik tiup seperti seruling, terompet, dan saxophone. Ketiga alat musik tersebut merupakan contoh benda yang dapat mengeluarkan suara angin. Ternyata sejak dahulu manusia berpikir untuk mengubah suara angin melalui alat tiup.

Sekarang, tidak cuma suara desiran yang menyapu atap rumah dan halaman kotor, suara angin dapat dinikmati melalui alat musik tiup. Apalagi ketika tahun baru, kebisingan suara angin terdengar hampir di seluruh penjuru. Karena saat itu, anak-anak, remaja, hingga dewasa meramaikan malam dengan tiupan terompet yang terbuat dari kertas karton yang digulung dan diberi ornamen cantik.

Siulan

Beberapa orang dapat mengeluarkan suara angin yang merdu melalui siulan. Sebagian orang bersiul saat sedang beraktivitas agar rileks dan meredakan ketegangan. Sebagian lagi bersiul ketika sedang menggoda burung-burung peliharaan yang ada di dalam sangkar. Tetapi, ada juga yang bersiul hanya saat ketika hendak memanggil teman. Yang terakhir ini biasanya dilakukan oleh anak-anak muda ketika memanggil teman-teman mereka dari kejauhan.

Suara Angin Pantai

Tak hanya di pegunungan, angin juga bertiup kencang di daerah pantai dengan suara yang menderu-deru. Angin tersebut berguna untuk menggerakkan perahu layar dan air sehingga menjadi ombak yang bergulung-gulung. Beberapa orang memanfaatkan ombak untuk berselancar.

Tidak Hanya Suaranya

Ternyata angin tidak hanya memiliki suara, tetapi juga energi yang dapat dimanfaatkan manusia. Ketika angin bertiup, energi kinetik terbentuk. Energi kinetik adalah sebuah energi yang ada pada setiap benda yang bergerak.

Dengan teknologi yang tepat, energi kinetik angin dapat dirubah menjadi bentuk energi lain, seperti energi listrik dan energi mesin. Kincir angin yang baru-baru ini diciptakan di Persia, Cina, dan Eropa memanfaatkan tenaga angin untuk memompa air atau menggiling gandum.

Tak hanya itu, dewasa ini peralatan modern yang menggunakan turbin untuk pertanian juga memanfaatkan tenaga angin untuk memperoleh energi baru bagi perumahan dan bisnis.

Speak Your Mind

*