Suguhan Minuman Tradisional Jawa

Ilustrasi Minuman Tradisional Jawa 

Siapa yang tidak mengenal tanah Jawa? Yang begitu terkenal dengan beragam masakan yang kaya akan rempah-rempah. Dengan banyaknya aneka rempah tersebut maka tidak mengherankan jika tidak hanya aneka masakan saja yang menggunakan rempah-rempah, melainkan juga beragam minuman tradisional Jawa menggunakan bahan rempah-rempah. Untuk lebih mengenal beragam minuman Jawa makan akan kita uraikan terlebih dahulu beragam rempah-rempah yang sering ditemui di Jawa.

Rempah-rempah Jawa

Hal yang perlu kita ketahui bahwa tidak semua rempah-rempah yang menghampar di tanah Jawa bisa dijadikan sebagai bahan minuman, karena tidak semua rempah-rempah tersebut bisa menjadi nikmat ketika diracik menjadi minuman. Beberapa rempah-rempah di Jawa yang paling sering atau terkenal digunakan sebagai bahan minuman adalah jahe, kunyit, dan kencur. Selain rempah-rempah tersebut tak jarang juga ditambahkan cengkeh dan kayu manis. Untuk mengetahui penggunaan dari rempah-rempah tersebut maka akan dijelaskan pada pemaparan selanjutnya.

Jamu Jawa

Siapa yang tidak mengenal jamu? Jenis minuman yang satu ini sangat merakyat di kalangan masyarakat Jawa. Selain sebagai minuman biasa, jamu lebih sering digunakan sebagai minuman kesehatan yang dapat membantu meningkatkan kesegaran tubuh, maupun untuk mengusir beragam penyakit.

Jika kita membahas mengenai jamu mungkin yang pertama kali terlintas adalah rasa pahitnya yang benar-benar menggoyang lidah, meskipun pada kenyataannya tidak semua jamu bersifat pahit. Namun karena kebanyakan jamu mempunyai rasa yang pahit tak jarang orang yang akan meminumnya akan berfikir dua kali untuk memilih minuman jamu ini.

Jika dilihat dari jenisnya ada beragam jamu yang biasa dikonsumsi oleh masyarakat Jawa, antara lain adalah sebagai berikut:

  • Jamu Beras Kencur

Jamu beras kencur yang berasal dari sari beras dan kencur. Jenis jamu yang satu ini adalah jamu yang tidak termasuk kategori pahit untuk dikonsumsi, karena menawarkan rasa manis dan segar.

  • Jamu Kunyit Asam

Jamu kunyit asam yang berasal dari campuran kunyit dan asam Jawa. Jenis jamu ini banyak dikonsumsi oleh kaum hawa, karena dipercaya mampu melangsingkan badan dan menghilangkan bau badan. Jenis jamu kunyit asam ini juga tidak terasa pahit namun cenderung segar.

  • Jamu Temulawak

Jenis jamu ini agak pahit yang berfungsi sebagai penambah nafsu makan. Bagi anda yang memiliki anak yang sulit makan maka pilihan jamu ini dirasa paling tepat untuk dikonsumsi.

  • Jamu Sambiloto

Jamu lain yang terkenal akan kepahitannya adalah jamu sambiloto. Selain rasanya yang pahit, bau dari jamu ini juga kurang nikmat untuk dinikmati. Meskipun sangat pahit namun jamu ini mempunyai beragam manfaat bagi tubuh terutama bagi penderita kencing manis. Selain itu dengan rasa pahitnya yang menggoda, jamu ini juga berfungsi sebagai penghilang racun. Bagi anda yang memiliki masalah kulit ternyata jamu ini dapat bermanfaat untuk menghilangkan gatal-gatal.

  • Jamu Sirih

Jamu lain yang hampir sepahit jamu sambiloto adalah jamu sirih. Jenis jamu ini banyak dicari karena mampu menghilangkan bau badan yang sering menjadi masalah sebagian orang. Dengan meminum jamu ini masalah bau badan mampu hilang dalam beberapa hari.

Setelah kita membahas mengenai beragam minuman jamu mulai dari yang segar sampai dengan yang sangat pahit, maka bisa kita ambil filosofi bahwa tidak semua yang bersifat pahit itu selalu tidak mengenakkan. Namun banyak hal yang awalnya pahit ternyata berbuah manis dalam jangka panjangnya.

Minuman penghangat

Selain minuman yang bermanfaat bagi kesehatan tubuh seperti jamu sebagaimana yang telah diuraikan di awal, ternyata minuman tradisional Jawa juga menawarkan minuman-minuman ringan yang bisa dengan segera menghangatkan tubuh. Sebut saja wedang jahe. Minuman yang bahan utamanya adalah jahe tersebut sangat cocok diminum ketika musim hujan atau saat malam hari.

Dengan meminum wedang jahe tersebut badan akan terasa hangat seketika. Campuran antara sari jahe, air dan gula ini ternyata tidak hanya berfungsi sebagai minuman penghangat saja, namun lebih dari itu dengan sensasinya yang hangat wedang jahe mampu digunakan sebagai pengusir masuk angin. Selain itu bahan bakunya yang berasal dari jahe wedang jahe juga mampu mengusir batuk dan pilek. Dan khusus untuk ibu hamil yang sering mengalami mual-mual ternyata minuman berbahan dasar jahe ini juga bermanfaat untuk mengurangi rasa mual.

Dari beragam manfaat yang diuraikan tersebut maka bisa dilihat bahwa minuman yang menjadi cirikhas masyarakat Jawa tidak hanya sekedar berfungsi sebagai minuman melainkan juga memiliki beragam manfaat untuk menjaga kesehatan tubuh.

Selain wedang jahe, minuman yang berfungsi sebagai minuman penghangat adalah ronde. Jika dilihat dari bahan dasarnya sebenarnya ronde tidak jauh berbeda dari wedang jahe, karena sama-sama berasal dari tanaman jahe. Namun ada beberapa tambahan yang membedakan minuman ronde ini dengan wedang jahe yaitu adanya tambahan bola-bola yang berasal dari tepung ketan yang diberi pewarna dan kacang tanah.

Biasanya bola-bola ketan tersebut tidak hanya terdiri dari satu warna melainkan banyak warna, antara lain merah, hijau, dan putih. Dengan beragamnya warna dan kehangatan yang ditawarkan oleh minuman ronde ini maka tidak salah jika minuman ini mempunyai banyak penggemar. Sebagaimana wedang jahe, minuman ronde ini akan sangat pas dinikmati ketika udara dingin.

Selain wedang jahe dan ronde, minuman yang tidak kalah nikmat adalah sekoteng. Sama seperti halnya jahe dan ronde sekoteng ini juga berbahan dasar jahe. Yang membedakan dari kedua jenis minuman tersebut adalah isi dari minuman sekoteng dan adanya tambahan kayu manis. Dalam semangkuk sekoteng biasanya terdiri dari kacang hijau, roti tawar yang diiris-iris, mutiara, dan kolang kaling. Dari beragam isi yang ditawarkan oleh semangkuk sekoteng maka bisa kita bayangkan aneka warna yang ada di mangkuk dan kenikmatan yang ditawarkan.

Minuman dingin

Selain minuman yang memiliki efek hangat, beragam minuman khas Jawa juga menawarkan beragam minuman yang memberikan nuansa dingin di tubuh. Minuman tersebut antara lain adalah minuman dawet. Dawet biasanya berasal dari tepung beras yang direbus dan dicampur dengan pewarna. Untuk menambah kenikmatan dari dawet ini biasanya akan ditambah dengan air rebusan yang dicampur dengan santan dan gula merah. Jenis minuman ini sangat cocok dinikmati ketika cuaca terik sehingga mampu memberikan kesegaran di dalam tubuh.

Selain es dawet minuman lain yang tidak kalah nikmatnya adalah es oyen. Jenis minuman ini berasal dari campuran buah-buahan yang biasanya terdiri dari alpukat, kolang kaling, kelapa muda, dan jenis buah lainnya. Buah-buahan tersebut dicampur menjadi satu dan ditambahkan dengan es, susu kental manis, dan sirup perasa. Bisa kita bayangkan betapa nikmatnya minuman tersebut diminum ketika siang hari.

Warisan Jawa

Dari beragam pemaparan dari kenikmatan minuman tradisional Jawa tersebut, maka sudah sepantasnya kita melestarikan minuman Jawa agar tidak mengalami kepunahan. Jika dilihat dari komposisi minuman yang ditawarkan maka tidak perlu diragukan lagi beragam manfaat yang terkandung di dalam minuman tersebut. Mulai dari jamu yang mempunyai segudang manfaat bagi kesehatan, sampai dengan minuman penghangat dan minuman dingin yang mampu memberikan kesegaran bagi tubuh.

Speak Your Mind

*