Suku Cadang Peningkatan Performa  

Suku Cadang Peningkatan Performa – Suku cadang atau spare part merupakan suatu barang yang terdiri dari komponen-komponen yang membentuk satu kesatuan dan memiliki fungsi tertentu.

Suku Cadang Peningkatan Performa

Kelompok Suku Cadang

Suku cadang dikelompokkan menjadi 3 bagian. Kelompok pertama merupakan suku cadang fast moving. Suku cadang fast moving termasuk jenis komponen yang paling mudah dijual (1 kali per hari). Kemudian, suku cadang jenis medium moving yang mengalami penjualan (5 kali per minggu), dan terakhir slow moving (1 kali setiap per bulan). Spare part fast moving termasuk sebagai spare part kelas A, medium moving kelas B, dan slow moving kelas C.

Pada umumnya, jenis-jenis spare part kendaraan bermotor yang termasuk fast moving, yaitu kabel rem, gir depan, gir belakang, gasket karburator, sobreker belakang, palking set karburator, paking rumah kopling, sprocket, bohlam lampu depan dan belakang, CDI, kebel kopling, kabel gas, piston, ring piston, rantai keteng, rantai roda, saringan udara, noken as, kampas kopling, kampas rem depan (disk, teromol), dan kampas rem belakang.

Sementara, untuk spare part mobil yang termasuk dalam kelompok fast moving, yaitu tierod, kampas rem, kit master rem, matahari, plat kopling, deklaber, balljoint, filter solar, filter bensin, filter oli, timing belt, waterpump, dan masih banyak yang lainnya.
Untuk spare part medium moving yang terdapat pada mobil, yaitu knalpot, wiper, dan ban dalam. Sementara yang termasuk ke dalam slow moving, yaitu per (kaki-kaki) dan tangki.

Suku Cadang Alat Berat

Setiap alat berat terdiri atas banyak komponen, tapi yang akan dibahas merupakan komponen yang sering mengalami penggantian dan kerusakan. Ada beberapa komponen yang di dalamnya terdapat komponen-komponen kecil, misalkan mesin yang memiliki komponen di dalamnya, berupa water pump, fuel injection, alternator, starting motor, compressor power steering pump, turbochaeger, oil pump, dan lain-lain.

Setiap suku cadang memiliki fungsi tersendiri dan dapat terpisah maupun terkait dengan suku cadang lainnya. Misalnya, strating motor akan terpisah fungsi kerjanya dengan alternator, meskipun secara tidak langsung keduanya juga mempunyai hubungan satu sama lain. Alternator mempunyai fungsi untuk menghasilkan listrik untuk mengisi aki. Sementara, strating motor mempunyai fungsi untuk menghidupkan mesin dengan menggunakan listrik yang berasal dari aki.

Secara umum spare part terbagi menjadi 2, antara lain :

  1. Spare part yang baru. Spare part baru merupakan komponen yang masih dalam keadaan baru dan belum dipergunakan sama sekali, kecuali pada saat dilakukan pengetesan.
  2. Spare part yang bekas atau copotan. Sapre part bekas merupakan komponen yang pernah dipergunakan untuk waktu tertentu dengan kondisi:
    • Masih layak dipakai. Maksudnya, secara teknis komponen tersebut masih bisa dipakai atau memiliki umur pakai.
    • Tidak layak pakai. Maksudnya, secara teknis komponen tersebut sudah bisa dipergunakan kembali, meskipun telah dilakukan rekondisi atau perbaikan.

Pada kenyataannya, para pemakai lebih suka untuk menggunakan spare part/ komponen yang unrecondition (masih apa adanya). Dengan begitu. Komponen tersebut setelah dicopot atau dilepas dari alat berat/ truk, masih bisa diidentifikasikan ke dalam kondisi semula. Jika dibutuhkan rekondisi atau perbaikan, maka pemakai lebih yakin untuk melakukan penggantian pada spare part yang digunakannya.

Sebenarnya, pemakaian komponen yang copotan maupun bekas sudah lama dilakukan oleh pemakai alat berat di negara-negara maju. Akan tetapi, pada umumnya di negara-negara maju tersebut, komponen yang dijual sudah dilakukan proses rekondisi terlebih dahulu sehingga siap untuk digunakan. Bahkan, supplier atau distributor berani untuk memberikan jaminan atas komponen yang dijualnya tersebut.

Sementara di Indonesia sebagai negara berkambang, baru beberapa tahun belakang ini banyak pemakai alat perat yang mencari komponen copotan atau bekas. Semakin lama, kebutuhan akan komponen bekas atau copotan semakin besar. Akan tetapi, kebutuhan yang meningkat tidak diimbangi dengan ketersediaan komponen copot atau bekas tersebut. Hal ini dikarenakan harga jual komponen bekas jauh lebih mudah dibandingkan komponen baru, sehingga dipilih banyak orang.

Pemilik alat berat dan truk cenderung berusaha untuk meningkatkan kinerja alatnya untuk memperpanjang usia pakai unit tersebut sehingga jauh melebihi umur pakai di negara-negara maju. Untuk para pemakai yang belum berpengalaman atau pertama kali mnggunakan komponen copot atau bekas, perlu meningkatkan kehati-hatian saat memeriksa komponen tersebut, terutama dalam melihat bagian dalam komponen secara keseluruhan.

Telitilah saat melakukan pemeriksaan dan pengamatan, karena ada beberapa pihak penjual yang tidak menerima penukaran setelah komponen tersebut dibeli. Meskipun demikian, bukan berarti melakukan transaksi atas komponen copotan/bekas akan menimbulkan resiko yang tinggi, namun hanya diperlukan ketelitian saat melakukan pengamatan sebelum memutuskan pilihan untuk membeli komponen tersebut.

Tips Merawat Suku Cadang Peningkatan Performa

Tahukah Anda jika komponen kendaraan akan rusak atau aus seiring dengan waktu pemakaiannya. Komponen yang rusak atau aus akan memberikan pengaruh secara langsung terhadap performa kendaraan Anda, bahkan akan mengancam keselamatan dalam berkendara oleh karena itu ganti suku cadang peningkatan performa agar bisa bekerja secara maksimal.

Apabila Anda merasa khawatir dengan risiko kecelakaan yang terjadi akibat pengunaan komponen kendaraan yang tidak sesui dengan spesifikasi atau komponen kendaraan yang rusak, ada beberapa tips yang dapat Anda lakukan. Berikut ini tips merawat suku cadang.

  • Pertama, aturlah jadwal perawatan secara berkala sesuai dengan buku panduan perawatan. Jadwal perawatan ditentukan dari jarak tempuh kendaraan maupun waktu pemakaiannya.
  • Kedua, jika dibutuhkan, lakukan penggantian atau pennyetelan komponen kendaraan Anda. Yang termasuk ke dalam penyetelan mesin ialah pemeriksaan rem, kopling, emisi, spooring balancing, dan tekanan air. Sementara itu, yang termasuk dalam penggantian komponen, yaitu oli dan saringan oli, busi, saringan udara, bohlam lampu yang putus, karet wiper, kampas rem, kopling, ban, dan lainnya. Penggantian ini tergantung dari hasil pengecekan. Pemeriksaan, pegecekan, maupun penggantian juga dilakukan pada baut-baut yang terdapat di kendaraan.
  • Ketiga, lakukan perawatan di bengkel resmi yang ditentukan oleh Agen Pemegang Merek (APM). Hal ini bertujuan supaya spare part yang dipakai terjamin keasliannya sehingga daya tahan dan kemampuannya sesuai dengan spesifikasi yang telah ditentukan oleh APM. Selain keaslian spare part, garansi perbaikan dan mekanik yang terlatih juga menjadi keunggulan melakukan servis berkala di bengkel resmi.
  • Keempat, pastikan Anda menggunakan spare part asli. Jangan sampai mengutamakan biaya pengeluaran dibandingkan dengan kualitasnya. Memang spare part palsu mempunyai harga yang mudah terjangkau, tapi kualitasnya tidak terjamin karena cara pembuatan dan bahannya tidak dapat terkontrol dengan baik. Jika Anda lebih memilih menggunakan spare part palsu, maka akan menimbulkan beragam risiko, mulai dari kinerja yang tidak berjalan secara optimal sampai dengan faktor keselamatan Anda terabaikan. Untuk itu, tetap gunakan suku cadang asli supaya performa kendaraan Anda tetap berjalan secara maksimal dan keselamatan Anda pun terjamin. Mulai dari sekarang, jangan pernah remehkan pentingnya perawatan secara berkala pada kendaraan Anda.

Kesimpulannya, suku cadang peningkatan performa merupakan bagian dari mesin, alat atau kendaraan yang disediakan untuk penggantian akan kinerjanya maksimal. Penggantian komponen tersebut perlu atau bahkan harus dilakukan karana kerusakan yang disebabkan dari luar mesin sehingga kinerjanya tidak optimal.

Sekian artikel suku cadang peningkatan performa. Semoga bisa bermanfaat untuk para pembaca, terutama dalam pemilihan suku cadang.

Speak Your Mind

*