Tampil Chic dengan Baju Muslim Pria

Bagaimana tampilan Anda berpakaian, maka bisa ditebak bagaimana cerminan kepribadian Anda. Ini adalah rumus yang jamak sejak dulu. Sehingga dalam berpakaian, hendaknya kita tidak main asal saja.

Demikian pula untuk kaum muslim. Berpakaian bahkan bukan hanya soal memadupadankan setelan, tetapi juga harus memenuhi beberapa syarat. Meskipun begitu, hal tersebut tidak berarti ekspresi untuk berpakaian yang menarik dan bagus terbatasi.

Tips Berpakaian bagi Kaum Muslimin

Bahkan, berpakaian bagus dan layak adalah salah satu yang sangat dianjurkan dalam agama. Berikut adalah tips bagi Anda, kaum muslim, yang ingin berpenampilan chic tanpa meninggalkan identitas sebagai muslim:

1. Jaga niat

Anda berpakaian bagus tidak untuk riya’ lho. Tetapi untuk menghargai diri sendiri dan orang lain di sekitar Anda. Karena itu, pakailah pakaian bukan untuk membanggakan diri. Berpakaianlah dengan pakaian tak mengundang orang lain berdosa.

Bisakah berpakaian membuat orang lain berdosa? Tentu saja bisa. Jika berpakaian dengan tidak menutup aurat, jelas sekali berdosa. Namun, jika Anda berpakain dengan baju muslim namun memiliki bagian paduan yang tak pas maka bisa membuat orang lain berdosa.

Misalnya saja, Anda memakai baju muslim pria dengan model yang bagus, namun celana yang Anda gunakan malah jeans yang begitu ketat. Seharusnya orang simpatuk dengan Anda malah mulai mencibir Anda. Karena pakaian yang Anda gunakan tidak tepat. Anda merasa pakaian adalah hak Anda, tapi bisa membuat orang menjadi berdosa dengan cara berpakaian Anda.

2. Menutup aurat secara sempurna

Fungsi dan peraturan paling mendasar dari pakaian menurut agama adalah untuk menutup aurat. Jadi, syarat ini yang harus dipenuhi dulu. Karena itu sebaiknya tidak mengenakan bahan tipis yang transparan, atau bahan jaring-jaring yang memungkinkan orang lain melihat baju dalam atau bahkan tubuh Anda.

Dalam menutup aurat, jangan hanya memikirkan menutup bagian depan saja. Bagian belakang juga mesti tertutup. Apalagi ketika Anda sedang shalat. Jangan sampai ketika Anda sedang rukuk atau sujud malah baju Anda terangkat ke atas hingga menampakkan punggung Anda.

Jika Anda dalam kondisi shalat, lalu tampak belahan pantat (red. maaf) Anda, maka ini membatalkan shalat Anda. Karena menutup aurat menjadi syarat sahnya shalat.

3. Baju koko dan baju batik

Kedua jenis baju ini adalah yang sering dipakai oleh pria muslim dalam berbagai kesempatan. Saat ini sudah banyak pilihan baju koko. Anda bisa memilih yang agak istimewa, berbahan lebih tebal dan ada motif bordirnya.

Warnanya juga tidak selalu harus putih. Bisa coklat, merah, biru, atau warna-warna berani lainnya. Atau motif bordirnya juga bisa Anda pilih yang atraktif, misalnya dengan warna benang emas. Tapi pertahankan agar tetap tidak berlebihan.

Sementara untuk baju batik sama saja dengan batik lainnya. Baju koko maupun baju batik bisa dipilih yang lengan panjang maupun lengan pendek. Hal ini bisa menyesuaikan dengan waktu, misalnya kalau siang memakai baju koko/ batik lengan pendek, kalau malam memakai lengan panjang.

4. Peci

Mengenakan peci adalah kebiasaan umat Muhammad Saw. Saat ini sudah ada beragam model dan motif peci. Tidak harus songkok warna hitam atau peci haji warna putih. Dalam memilih peci untuk pesta, sebaiknya disesuaikan dengan warna baju.

Misalnya mengenakan baju koko warna merah, pecinya bisa dipilih model bulat warna merah pula. Tetapi tidak menggunakan peci pun tidak menjadi masalah, asal rambut Anda sisir rapih atau agar lebih bagus ditambahkan minyak rambut.

5. Celana dan alas kaki

Celana sebaiknya memang yang netral saja, warna gelap. Sepatu atau alas kaki pun mengikuti demikian.

6. Semuanya bersih dan tidak berbau

Terakhir, kedua kiat ini penting. Pertama adalah bersih, mulai dari atas sampai bawah, termasuk wajah (kebiasaan berwudhu biasanya sangat membantu dalam penampilan bersih ini). Baju, celana, sepatu, pilihlah yang bersih. Bersih juga berarti terseterika secara rapih.

Kedua, tidak berbau. Kalau Anda mau, lebih bagus mengenakan wewangian yang beraroma lembut.

Nah, selamat memilih baju muslim menarik, bagi Anda para muslim.

Baju Muslim dan Kewibawaannya

Tahukah Anda kenapa banyak pria muslim suka sekali mengenakan baju muslim seperti koko? Ternyata mengandung kewibawaan. Jika tidak percaya, lihat saja saat sebagian laki-laki muslim di pengadilan, kebanyakan menggunakan baju koko. Kelihatannya memang lebih berwibawa.

Bisa jadi, itulah pakaian takwa bila dipakai akan memberikan pancaran ketakwaan seseorang. Meski ia dalam kondisi bersalah dan sedang disidangkan, namun baju muslim yang membuatnya menjadi tegar.

Ini bukan sekedar rekayasa, tapi inilah kenyataan. Kebanggaan mereka memakai baju muslim menunjukkan betapa mereka sudah siap menerima segala keputusan. Meski bakal melakukan naik banding.

Paling tidak, wujud ketakwaan timbul bersamaan dengan baju yang dikenakannya, yaitu baju koko yang merupakan baju kebanggaan orang muslim Indonesia. Orang yang bertakwa adalah orang yang menyerahkan urusannya kepada Allah, setelah ia berusaha.

Demikianlah kondisi mereka ketika dipersidangan. Menyerahkan urusannya kepada Allah Swt., setelah mereka berusaha untuk menyatakan kejujuran atas apa yang dialaminya. Sungguh, pakaian takwa memberikan kewibawaan tersendiri bagi yang memakainya.

Kombinasikan Selalu dengan Peci atau Serban

Agar selalu terlihat menarik, maka padukanlah baju koko yang Anda kenakan dengan peci atau serban. Kewibawaan yang tampak akan menjadi lebih jelas. Namun Anda jangan menggabungkan keduanya, kecuali Anda memang ingin bergaya seperti penceramah.

Jika ingin sekedar memakainya saja, pilihlah salah satu. Anda yang tahu mana yang layak Anda gunakan. Khusus serban, pilihlah serban yang memang cocok dipadukan dengan baju koko. Biasanya, beberapa baju koko yang dijual selalu disertakan dengan sal atau serbannya. Maka setiap kali memakai baju tersebut, gunakan juga serban atau salnya. Anda tak mesti menggunakan peci.

Bukan penulis melarang, namun agar menimbulkan kesan menarik. Anda cukup memilih salah satunya. Namun semuanya tergantung pada diri sendiri. Karena pribadi kita yang layak menilai mana yang pantas dipakai dan mana yang kurang cocok untuk dipakai. Anda yang lebih tahu, apa yang dapat menimbulkan penampilan chic pada diri Anda.

Jagalah Perilaku Anda

Ketika Anda memakai pakaian muslim seperti baju koko, maka pelihara juga akhlak atau perilaku Anda. Tunjukkan pakaian kewibawaan tersebut membuat anda menjadi pribadi yang saleh. Pribadi yang tak suka bertingkah atau berperilaku yang tidak baik. maksudnya, Anda berperilaku yang sopan.

Janganlah di saat Anda mengenakan pakaian muslim masih mencolek atau berpegangan tangan dengan wanita yang bukan isteri atau wanita yang diharamkan nikah dengan Anda. Pasalnya, akan menampilkan kesan bahwa baju yang dipakai tak menimbulkan kewibawaan sedikitpun kepada Anda.

Seharusnya, jika sudah mengenakan pakaian muslim, perilaku Anda dijaga dengan baik. Sehingga keseganan orang terhadap Anda pun menjadi muncul. Tentu saja keseganan yang dimaksud adalah orang lain yang, barangkali, kurang mengenal Anda. Atau orang lain yang sudah mengenal Anda tapi belum begitu dekat.

Namun bila perilaku Anda tetap seperti orang yang tak mengenakan pakaian muslim, maka bisa menimbulkan dosa orang akibat ulah Anda. Seharusnya, dengan pakaian yang Anda kenakan orang tak berbuat dosa. Karena itu, jagalah perilaku Anda saat mengenakan pakaian muslim.

Inilah hakikatnya makna bagaimana Anda berpakaian akan tampak seperti apa kepribadian Anda. Jika Anda bisa berpakaian yang sopan, maka kepribadian Anda pun bakal dinilai orang baik. Namun semua itu akan menjadi tampak nyata, ketika Anda menghubungkannya dengan perilaku Anda.

Karena itu, penulis menyarankan kepada para pria yang mengenakan pakaian muslim untuk lebih menjadi perilakunya. Jangan sampai orang yang seharusnya hormat kepada Anda berubah menjadi tak hormat. Seharusnya ia segan kepada Anda berubah menjadi tak segan. Ingat, semuanya tergantung kepada Anda.

Jaga Juga Ucapan Anda

Selama mengenaikan pakaian muslim, hendaknya para pria menjaga juga ucapannya. Gunakanlah kata-kata yang bailk. Hindarilah kata-kata yang kurang sopan, apalagi kata-kata yang kotor. Pasalnya, pakaian kewibawaan yang Anda pakai menunjukkan Anda pribadi yang saleh ucapan maupun saleh perilaku.

Maka dari itu, pakaian muslim yang Anda kenakan sendiri yang mengajak Anda untuk berperilaku dan berucap yang baik. Ketika Anda memakainya, maka ia yang mengajak Anda untuk menjadi pribadi yang saleh.

Makanya, tak salah bila muslim yang baik adalah muslim yang mampu menjaga lisan dan tangannya. Untuk menghadirkan semua itu, kenakanlah baju muslim. Sekali lagi dikatakan, orang segan kepada Anda tak terlepas dari baju yang Anda kenakan

Speak Your Mind

*