Terapi Kesehatan dengan Pijat Refleksi

Ilustrasi pijat refleksiKondisi tubuh kita sangat penting dalam menjalani aktivitas sehari-hari. Namun jika kondisinya sedang drop karena rasa lesu serta pegal akibat badan yang sedang tidak fit. Banyak yang malas mengkonsumsi obat untuk mengatasi rasa pegal itu karena efek samping yang buruk.

Salah satu cara alternative yang bisa dilakukan untuk mengatasi masalah tersebut adalah dengan melakukan Pijat Refleksi[/kwd]. Dengan pijat hanya membutuhkan uang yang lumayan murah selain itu juga efek sampingnya tidak terlalu banyak seperti obat-obatan lainnya. Sirkulasi darah juga akan semakin lancar dengan melakukan pijat selain itu rasa letih, stress, gangguan tidur serta lelah dapat hilang.

Selain itu juga ada pijat tradisional, pijat ini sudah turun menurun dari nenek moyang. Kelelahan yang Anda alami dari sekian banyak aktivitas baik di rumah maupun di kantor akan hilang dan tergantikan dengan kesegaran di badan setelah Anda melakukan pijat.

Bukan hanya itu saja tapi pijat juga dapat membuat seluruh anggota badan Anda melakukan relaksasi sehingga tidak heran bila otot-otot yang tegang akan kembali normal serta dapat membantu sirkulasi peredaah darah Anda menjadi lancar kembali.

Memang benar pijat refleksi adalah cara untuk pengobatan secara tradisional yang dipilih kebanyakan orang . Masyarakat Indonesia sudah lama mengenal yang namanya pijat. Tidak salah banyak orang yang memilih pijat untk mengobati karena harganya yang bisa terjangkau semua kalangan.

Sebenarnya asal pijat ini bukan dari Indonesia melainkan berasal dari negara Cina . Di Cina pengobatan dengan pijat sangatlah popular serta paling banyak peminatnya hal ini dikarenakantidak aka nada efek samping yang akan terjadi setelah melakukan pijat tersebut. Di Indonesia pijat refleksi mempunyai dua macam teknik.

Untuk teknik yang pertama menggunakan jari tangan. Taiwan lah yang memperkenalkan teknik ini pada awalnya. Bagian yang reflex dipijat menggunakan jari tangan kalau menurut teknik yang dilakukan dari Taiwan.

Kalau untuk teknik yang kedua ini menggunakan alat. Benjamin Gramm adalah orang yang pertama kali memperkenalkan teknik ini. Tongkat kecil adalah alat yang digunakan dalam teknik ini (terbuat dari kayu atau benda padat) fungsinya untuk menekan bagian dari tubuh khususnya pada darah yang sakit atau pegal. Bila pijat dilakukan dengan alat maka akan mempermudah pekerjaan peijat karena penekanan tersebut akan langsung tepat pada sasaran.

Anda juga bisa mencoba berjalan-jalan santai di atas batu-batu kecil atau kerikil, ini juga termasuk dalam teknik pijat. Tapi memang hasil yang akan terlihat kurang sempurna. Bila Anda tidak hati-hati kaki Anda akan terluka karena terkena bagian batu-batu yang teksturnya runcing.

Lebih Dekat dengan Pijat Refleksi

Memang pijat refleksi ini bukan obat yang dapat mengobati secara langsung namun hanya mengatasi rasa sakit serta menguranginya secara perlahan. Tapi ini lebih baik di bandingkan dengan obat yang menyebabkan beragam efek samping.

Rangsangan pada saraf yang berkaitan dengan organ tubuh yang mengalami sakit ataupun gangguan akan terasa efeknya setelah melakukan pijat. Sistem kekebalan yang ada dalam tubuh Anda pun akan bekerja kembali setelah mendapat rangsangan dari pijat yang Anda telah lakukan.

Menurut ilmu tentang kesehatan secara tradisional yang mempengaruhi sehat tau bugarnya badan kita iatu dari dua buah organ yaitu otak serta jantung. Karena yang menguasai terhadap sistem saraf adalah otak sedangkan yang berperan menguasai mengenai sistem peredaran darah adalah kerja jantung.

Terapi Pijat Refleksi

Terapi pijat ini dapat dilakukan pada telapak tangan atau telapak kaki. Untuk memberi kemudahan dan keakuratan pijatan, lebih baik memijat menggunakan alat bantu berupa tongkat kecil agar tekanan tepat pada titik refleks yang dituju. Tongkat pijat yang digunakan kedua ujungnya berbentuk bulat.

Sebelum memijat, oleskan balsem, minyak, atau lotion pada titik refleksi yang akan dipijat agar kulit tidak lecet sehabis dipijat. Lakukan pemijatan biasa pada kaki kiri terlebih dahulu, lalu kaki kanan.

Arah pijatan dari bawah menuju atas (jantung) mengikuti aliran darah. Pijatan ini berfungsi melancarkan aliran darah sebelum melakukan pijatan refleksi. Lakukan pijatan selama 10-15 menit.

Selanjutnya, lakukan pijatan refleksi menggunakan tongkat pada titik-titik refleks pada bagian telapak tangan atau kaki. Waktu pemijatan refleksi tidak boleh lebih dari 60 menit. Peroide pemijatan dilakukan 1-3 kali dalam seminggu. Terlalu banyak dipijat dikhawatirkan titik-titik refleks pada tubuh menjadi kebal.

Salah astu contohnya terapi bagian kaki. Terapi pijat refleksi kaki dapat memberikan efek relaksasi yang serupa dengan ketika berjalan di atas bebatuan. Pemijatan pada telapak kaki akan memberikan rangsangan yang mampu memperlancar aliran darah dan cairan tubuh. Hasilnya, sirkulasi penyaluran nutrisi dan oksigen ke sel-sel tubuh menjadi lancar tanpa ada hambatan sedikit pun.

Lebih lanjut, sirkulasi aliran darah yang lancar itu akan memberikan efek relaksasi dan kesegaran pada seluruh anggota tubuh. Tubuh mengalami kondisi keseimbangan.

Inti terapi pijat refleksi kaki, menurut Hembing, terletak pada pengaktifan refleks pada kaki yang berhubungan dengan bagian-bagian tubuh lainnya. Untuk diketahui, telapak kaki manusia memiliki titik-titik syaraf yang berhubungan dengan organ-organ tubuh lainnya. “Nah, cara kerja terapi pijat refleksi kaki adalah memberikan rangsangan relaksasi pada bagian tubuh yang berhubungan dengan titik syaraf kaki yang dipijat.

Terapi ini sebaiknya dilakukan di ruang yang bersih, nyaman, tenang, dan memiliki sirkulasi udara yang baik. Kondisi tersebut dapat membantu pasien menjadi lebih tenang dan nyaman. Selain itu, waktu pemberian terapi juga harus diperhatikan yaitu sekitar 30 menit, dengan frekuensi 3-6 hari sekali untuk mencegah penyakit, dan 2-3 hari sekali untuk mengatasi gangguan penyakit. Kondisi telapak kaki pasien pun tidak dalam keadaan luka.

Jenis Pijat Refleksi

Reflexy adalah jenis pijat khusus yang membantu membuka simpul-simpul saraf pembuluh darah, Terbukanya simpul saraf akan membuat aliran darah menjadi lebih lancar. Pembuluh darah itu meliputi pembuluh nadi dan pembuluh balik.

Dengan refleksi, aliran darah pada pembuluh nadi akan berjalan lebih lancar. Aliran darah ini membawa darah bersih dari jantung ke jaringan tubuh. Darah bersih tersebut mengandung makanan yang dibutuhkan jaringan tubuh.

Sementara, pembuluh balik akan membawa sisa-sisa metabolisme yang tertinggal di jaringan tubuh ke jantung untuk diproses.

Dengan begitu, berbagai penyakit akibat peredaran darah yang tidak lancar bisa disembuhkan. Misalnya, sakit kepala, depresi, asma, hingga sindrom pra menstruasi. Caranya, hanya dengan memijat pada titik-titik saraf tertentu yang berada di telapak kaki.

Reaksi yang Terjadi Setelah Dipijat

Setelah dipijat, biasanya pada sebagian orang akan terjadi reaksi tertentu bergantung sakit yang diderita. Reaksi yang timbul seperti gatal-gatal, bengkak, kulit membiru, mencret, pusing, atau air seni menjadi keruh. Tidak perlu khawatir, ini adalah reaksi dari tubuh yang bersifat sementara dan tidak berbahaya.

Macam-macam gangguan / keluhanPenelitian modern menunjukkan bahwa pijat refleksi dapat digunakan untnk mengatasi berbagai macam gangguan, diantaranya :

  • Ancietas / Kegelisahan
  • Arthritis / Peradangan
  • Nyeri punggung ( Upper and Low Back Pain )
  • Rasa nyeri yang kronis
  • Konstipasi / sulit buang air besar
  • Depresi
  • Sakit Kepala
  • Tekanan Darah Tinggi
  • Insomnia

Jadi bila pengobatan yang Anda perlu ditangani dengan pijat refleksi jangan minum obat-obatan. Karena cara tradisional akan lebih menjaga kesehatan Anda dan tidak ada efek samping yang berbahaya.

Speak Your Mind

*