Tips Menulis Puisi yang Jitu!

Ilustrasi tips menulis puisi

Mengenal puisi

Puisi adalah salah satu karya sastra yang ringkas dan kaya makna. Pada dasarnya tidak ada tips menulis puisi yang khusus. Karena puisi merupakan pantun bebas dan tidak ada aturan khusus yang mengawal penulisan tersebut. Namun demikian, Anda dapat menemukan tips menulis puisi dengan mengenal unsur-unsur penyusun puisi tersebut.

Puisi merupakan ungkapan rasa dan pikiran penulisnya tentang berbagai hal. Baik tentang dirinya, orang disekitarnya, alam atau lingkungan sekitarnya. Puisi memiliki bentuk yang sangat khas.

Puisi terdiri dari bangun berupa bait yang merupakan gabungan dari larik-larik ungkapan seorang penyair. Dan pada umumnya larik-larik tersebut sangat pendek, tidak sampai ke tepi margin sebelah kanan.

Puisi sebagai Ungkapan Jiwa

Ada yang mengatakan jika puisi itu adalah ungkapan jiwa. Hal itu tidaklah berlebihan, karena memang itulah fungsi puisi. Banyaknya rasa yang ada dalam hati dan tidak bisa diungkapkan secara lisan, bisa kita tuangkan ke dalam puisi.

Biasanya ungkapan yang dituangkan ke dalam puisi merupakan ungkapan yang paling jujur. Hal itu disebabkan tidaka da perasaan malu atau canggung menumpahkannya ke dalam goresan tinta dalam kertas.

Semua orang tentu saja ingin selalu mengungkapkan ungkapan jiwanya, hanya saja tidak semuanya bisa dilakukan. Ada kalanya ungkapan jiwa tersebut hanya kita seorang yang mengetahuinya. Oleh karena itulah, dalam bingkai puisi, ungkapan jiwa yang tidak boleh ada yang tahu ini bisa tersimpan dengan rapi.

Pada dasarnya setiap orang memiliki kemampuan dalam menuangkan isi hatinya ke dalam sebuah puisi. Namun, kebanyakan kasus masih ada juga orang yang kurang pandai menuangkan isi hati ke dalam bentuk puisi. Banyak faktor yang menyebabkan seseorang tidak bisa membuat sebuah puisi, seperti malu, tidak percaya diri, minder, takut salah dan sebagainya.

Padahal yang namanya isi hati tidak pernah berbicara mengenai rasa malu, takut, tidak percaya diri, minder dan sebagainya. Apa yang ada di hati memang itulah adanya. Sekalipun hal-hal buruk yang sedang berkecamuk dalam hati, tetapi itulah yang ada. Tidak ada rekayasa.

Sebenarnya Anda yang merasa kurang mahir membuat puisi tidak perlu minder atau malu jika nanti hasilnya tidak begitu baik. Asalkan Anda terus berusaha dengan baik, dan belajar dari karya yang sebelumnya, Anda pun juga bisa menghasilkan puisi yang indah.

Akan lebih baik lagi jika Anda menggunakan tips menulis puisi yang ada dalam berbagai referensi menulis puisi. Jadikan pula karya puisi para pujangga atau penyair ternama sebagai pedoman awal. Anda juga bisa menemukan kumpulan tips menulis puisi dari berbagai artikel yang ada di internet misalnya.

Menemukan Tips Menulis Puisi dalam Unsur Penyusun Puisi

Sebuah puisi dibangun oleh dua unsur pokok yaitu unsur dalam dan unsur luar.  Unsur dalam merupakan unsur-unsur yang terdapat dalam teks puisi tersebut. Sebaliknya unsur luar merupakan unsur yang ada di luar teks, dan bisa dirasakan keberadaannya dalam puisi.

Dengan memahami setiap unsur penyusun puisi anda akan mengetahui tips apa saja yang bisa digunakan untuk menulis puisi yang jitu. Nah penasaran kan? Berikut penjelasan ringkas mengenai tips menulis puisi yang jitu!

Unsur-unsur Dalam

Unsur-unsur dalam penyusun puisi terdiri dari tema, perasaan, nada dan amanat.

1. Tema

Tema adalah pokok pikiran yang mewarnai pembahasan dalam sebuah puisi secara keseluruhan. Keberadaan tema bisa ditafsirkan dari judul ataupun kata-kata yang kerap diulang dalam sebuah puisi.

Tema juga merupakan jawaban dari pertanyaan, ‘tentang apa yang dibicarakan oleh seorang penyair dalam puisi dimaksud.Tema puisi sangat beragam misalnya tentang ketuhanan, percintaan, persahabatan dan lain sebagainya. Tips menulis puisi pertama adalah temukan tema yang paling dikuasai.

2. Perasaan

Perasaan adalah ungkapan emosional penyair yang tergambar dalam bait-bait puisi yang ia tuliskan. Biasanya ungkapan emosional penyair berbeda-beda terhadap objek yang sama.

Misalnya saja ungkapan terhadap objek pengamen; ada yang takjub, kasihan, namun ada juga yang jengkel. Jika perasaan itu diterjemahkan dalam bahasa puisi maka kesannya menjadi berbeda. Tips menulis puisi ke dua adalah ungkapkan gejolak emosional anda secara jujur

3. Nada

Nada adalah sikap penyair yang tersirat dalam setiap bait puisi. Contohnya ada puisi yang menunjukkan nada sedih riang, mengeluh mengadu mencela dan sebagainya.Tips menulis puisi yang ke tiga adalah sampaikan sikap Anda terhadap objek yang ingin disampaikan.

4. Amanat

Terakhir amanat yaitu pesan yang ingin disampaikan oleh penyair kepada pembaca atau pendengar puisi. Pesan ini biasanya ada dua jenis yaitu pesan tersurat dan tersirat.

Pesan tersurat tampak jelas dari kata-kata yang tertulis pada bait-bait puisi, sebaliknya pesan tersirat diperoleh dari pemahaman pembaca terhadap maksud puisi. Tips menulis puisi yang ke empat adalah miliki amanat yang ingin disampaikan pada setiap puisi yang akan dibuat.

Unsur-unsur Luar

1. Diksi

Diksi adalah salah satu unsur penentu keindahan sebuah puisi. Diksi merupakan kata-kata terpilih yang digunakan oleh seorang penyair dalam membangun puisinya. Misalnya puisi yang bertema percintaan, pada umumnya penyair akan menggunakan pilihan kata, cinta, kembang, kumbang dan sebagainya.

Tergantung pada kelihaian seorang penyair dalam memilih diksi dan metafora. Tips menulis puisi kelima adalah miliki diksi dan metafore yang kaya pada perbendaharaan kata-kata anda. Kemampuan menciptakan diksi dan metafora ini bisa diasah dengan banyak membaca karya sastra dan latihan menciptakan metafora-metafora baru.

2. Imajinasi

Imajinasi merupakan daya khayal yang dimiliki oleh seorang penyair sehingga ia bisa membuat pembaca membayangkan, mengindera dan mencitrakan objek yang ingin disampaikan oleh seorang penyair dalam imajinasinya masing-masing. Tips menulis puisi ke enam miliki daya khayal atau daya imajinasi yang tinggi.

3. Kata Konkret

Kata konkret adalah kata yang memiliki makna sebenarnya.

4. Gaya Bahasa

Gaya bahasa adalah suatu kalimat atau sekelompok kata yang memiliki makna tertentu yang mendalam. Gaya bahasa yang banyak digunakan oleh penyair dalam puisi diantaranya adalah idiom, metafor, hiperbola, personifikasi dan sebagainya. Tips menulis puisi selanjutnya adalah perindah kesan puisi Anda dengan majas dan gaya bahasa yang memikiat serta bermakna mendalam.

5. Rima

Rima adalah bunyi senada yang timbul pada akhir puisi. Namun tidak semua puisi memiliki bunyi akhir yang sama. Contohnya pada puisi bebas sangat jarang penyair yang menggunakan rima. Namun rima sangat berpotensial membuat puisi unik dan enak didengar.

Contohnya pada puisi ‘Aku’ karya Chairil Anwar akan menemukan rima ‘u’ pada bait pertama puisi. Tips menulis puisi ke delapan; temukan rima yang tepat untuk puisi Anda.

Asah Kemampuan Anda

Jika Anda ingin menjadi seorang penyair atau ingin mengikuti jejak para penyair pendahulu, bisa menggunakan tips menulis puisi yang telah dikemukakan di atas. Anda pelajari dan hapami betul semua unsur yang ada dalam badan sebuah puisi. Uraian di atas bisa Anda kembangkan lebih jauh lagi.

Ada langkah yang lebih jitu lagi jika ingin mahir membuat sebuah puisi, yaitu belajar dari kumpulan puisi para penyair terkenal, seperti Chairil Anwar, WS Rendra, Sujiwo Tejo, Taufik Ismail, Remi Silado, dan masih banyak yang lainnya.

Semua karya-karya yang telah mereka buat bisa Anda jadikan pedoman ketika akan membuat sebuah puisi. Dari karya mereka Anda bisa belajar bagaimana menusun setting, alur cerita, pilihan kata, penggunaan kata kiasan, penekanan kata, dan sebagainya.

Jika perlu Anda garis bawahi atau catat kumpulan kata-kata kiasan atau perumpamaan atau bahkan kata-kata lugas yang ada di dalamnya. Tidak perlu membuat puisi seperti yang mereka buat. Setiap orang memiliki iramanya tersendiri, serta memiliki gaya penuturan yang khas. Nah, itu juga berlaku untuk Anda.

Kembangkan keunikan yang ada dalam diri Anda ke dalam untaian puisi yang akan dibuat. Ciri khas diri sendirilah yang sebenarnya menjadi daya tarik sebuah puisi, atau menjadi nyawa dalam sebuah puisi. Lihat saja gaya para penyair yang terkadang terlihat nyentrik, tenang, bahkan emosional, dan itu mempengaruhi puisi yang dibuatnya.

Tidak ada salahnya juga Anda mengikuti komunitas atau perkumpulan penggemat puisi. Sebaiknya pilih yang aktif dalam membuat puisi. Dengan sesama anggota dalam komunitas puisi tersebut Anda bisa berbagai pengalaman, serta bisa saling memberikan masukan mengenai puisi yang sudah dibuat.

Kuncinya adalah percaya diri dan buang jauh-jauh rasa minder. Jika Anda bisa melepaskan rasa tidak percaya diri dan minder, bukan tidak mungkin Anda akan mampu menyaingi karya-karya para penyair terkemuka. Selamat mencoba!

Speak Your Mind

*