Tumor

Tumor. Mendengar nama penyakit ini yang terbayang adalah sebuah penyakit yang mematikan secara lambat ataupun cepat bagi para penderitanya seiring stadium penyakit tersebut. Umumnya, sebagian orang lebih mengenal istilah penyakit kanker daripada tumor. Kanker memang istilah umum untuk tumor ganas yang jumlahnya ratusan. Katakanker berasal dari bahasa Yunani “karkinos” yang artinya udang karang. Tumor dibedakan menjadi dua yaitu tumor ganas dan tumor jinak.

Tumor adalah jaringan sel tubuh yang tumbuh secara abnormal di tubuh seseorang. Pertumbuhan jaringan sel tersebut dapat digolongkan sebagai jaringan sel ganas atau jinak. Tumor ganas disebut kanker. Seperti yang kita ketahui bahwa tumor ganas atau kanker merupakan salah satu penyakit penyebab utama kematian di seluruh dunia, termasuk di negara kita tercinta Indonesia. Badan kesehatan dunia (WHO) bahkan memperkirakan 84 juta orang meninggal akibat kanker (tumor) ganas dalam kisaran tahun 2005 hingga 2015.

Penyakit tumor ganas bisa menyerang siapa saja tanpa mengenal usia, jenis kelamin, atau status sosial tanpa si penderitanya tahu dari awal karena keberadaan penyakit tumor memang berproses. Penyakit tumor atau kanker banyak sekali jenisnya seperti tumor atau kanker paru-paru, tumor atau kanker perut, tumor atau kanker hati, tumor atau kanker payudara dan lainnya.

Tumor paru-paru merupakan tumor ganas yang paling mematikan bagi pria dan wanita. Seorang perokok aktif mesti berhati-hati karena merokok penyebab kanker atau tumor paru-paru. Semakin banyak rokok yang Anda hisap, semakin besar terkena potensi tumor ganas paru-paru. Tumor ganas pun bisa menyerang lambung. Adenokarsinoma adalah tipe paling umum untuk kanker perut. Perkembangan tumor ini ditemukan pada lapisan lambung.

Tumor hati penyebabnya karena sirosis yang merupakan hasil akhir dari kerusakan hati kronis yang disebabkan oleh penyakit hati kronis. Jika Anda senang mengkonsumsi alhokol harus waspada karena risiko terkena penyakit hati lebih rentan.

Tumor payudara merupakan tumor ganas yang tumbuh di dalam jaringan payudara. Sel-sel tumor bisa tumbuh di dalam kelenjar susu, saluran susu, jaringan lemak, atau jaringan ikat pada payudara. Tumor payudara merupakan penyakit paling mematikan urutan pertama bagi perempuan. Jika seseorang pernah melakukan operasi tumor payudara dan sudah sembuh, sebaiknya menghindari makanan yang digoreng, makanan yang diasinkan secara berlebihan, makanan yang mengandung bahan pengawet, makanan yang mengandung bahan kimia, dan pewarna berlebihan agar potensi sel-sel tumor tidak tumbuh kembali.

Tumor Ganas dan Tumor Jinak

Neoplasia merupakan kata lain dari tumor. Neoplasia berasal dari kata neo yang artinya ‘baru’, dan plasia, artinya ‘pertumbuhan’. Jadi, neoplasia berarti pertumbuhan yang baru di luar jaringan yang normal.

Tumor terbagi dua, yaitu jinak dan ganas. Tumor disebut jinak, apabila kecepatan pembelahan sel-selnya relatif tidak tinggi dan sel-sel hasil pembelahan yang cepat masih menunjukkan keabnormalan yang rendah. Berbeda dengan tumor ganas yang kecepatan pembelahannya sangat tinggi dan sel-selnya menunjukkan keabnormalan yang relatif besar.

Pada umumnya, tumor jinak terbungkus oleh semacam selaput yang membuat jaringan. Kumpulan sel-sel tumor jinak terpisah dengan jaringan normal di sekitar tempat tumbuhnya tumor dan tidak dapat menyebar ke tubuh bagian lainnya. Hal ini menyebabkan tumor jinak akan mudah diangkat saat dilakukan pembedahan. Biasanya para penderita tumor jinak masih tetap merasa nyaman dan kesehatannya tidak akan terganggu.

Berbeda dengan tumor ganas yang tidak terbungkus selaput seperti pada tumor jinak sehingga sangat susah untuk diangkat hingga bersih saat melakukan pembedahan. Pada kasus tumor ganas biasanya sel-selnya akan dimatikan dengan penyinaran atau kemoterapi, yaitu sistem pengobatan menggunakan zat-zat kimia yang bertujuan untuk membunuh sel-sel tumor.

Tumor ganas lebih sering disebut sebagai kanker. Tumor ganas bisa menyerang dan merusak jaringan tubuh di sekitarnya. Sel-sel tumor dapat masuk ke pembuluh darah dan menyebar ke bagian tubuh lainnya. Dalam dunia medis, penyebaran sel-sel tumor ini disebut dengan metastasis. Contohnya kanker payudara dapat menyebar dan menyerang daerah paru-paru sehingga menjadikannya kanker di paru-paru. Penyebaran sel-sel tumor ganas ini biasanya terjadi pada penderita yang sudah stadium lanjut.

Tumor lemak termasuk tumor jinak dan berada di lapisan kulit dan otot yang bisa bergerak-gerak jika ditekan. Penyebab tumor lemak dikarenakan ada kelainan metabolisme tubuh dalam mencerna lemak itu sendiri. Tumor lemak keberadaannya baru disadari setelah lama karena orang biasanya tidak sadar.

Benjolan-benjolan yang muncul di tubuh tersebut dinamakan tumor kulit jinak di endapan lemak atau lipoma. Tumor ini tak akan berubah menjadi tumor ganas meskipun keberadaannya telah berlangsung lama seiring dengan pertumbuhan sel-sel jaringan tumor tersebut.

Lipoma terjadi karena metabolisme tubuh terganggu sehingga kadar lemak yang dikonsumsi oleh seseorang tidak dapat dicerna secara sempurna. Namun, jangan khawatir karena tumor jinak ini tidak mengganggu kesehatan secara berarti.

Cara pengobatan tumor jinak lipoma bisa dengan melakukan pengobatan sinar laser atau operasi kecil dengan melakukan pembedahan. Untuk mencegah terjadinya tumor jinak lipoma, sebaiknya menghindari terlalu banyak mengkonsumsi makanan berlemak.

Kista – Tumor Jinak Payudara

Apakah Anda pernah merasakan payudara terasa nyeri dan kadang amat sakit ketika diraba terasa ada benjolan lunak? Payudara semakin nyeri ketika Anda hendak mendapatkan tamu bulanan. Usai menstruasi pun payudara masih terasa sakit karena tarikan kelenjar payudara yang membear atau hypertropis. Bila gejala-gejala itu dirasakan, Anda mesti waspada karena bisa jadi itu merupakan gejala tumor jinak payudara yaitu kista.

Perempuan usia di atas 30 tahun rentan terkena kista. Namun, jangan khawatir karena benjolan jinak ini tak akan tumbuh menjadi tumor ganas atau kanker. Walaupun demikian, benjolan ini harus tetap diperhatikan. Saat pertumbuhan sel-sel tumornya semakin banyak sehingga menganggu fungsi dari payudara, harus segera diatasi dengan cara melakukan pembedahan. Benjolan tumor jinak kista ini bisa muncul hingga sebanyak 17 benjolan pada kedua payudara.

Bentuk kista bervariasi, mulai dari yang kecil hingga diameter 5 sentimeter. Saat Anda melakukan pemeriksaan payudara sendiri atau Saudari, kemungkinan wujud kista yang terlalu kecil tidak akan teraba. Anda bisa melakukan pemeriksan medis dengan cara USG atau mamografi untuk mengetahui ada tidaknya potensi kista di payudara.

Tumor jinak (fibroadenoma) merupakan benjolan padat dengan wujud kecil dan jinak pada payudara yang terdiri dari jaringan kelenjar dan seravut atau fibrosa, sedangkan kista adalah kantung berisi cairan yang apabila diraba akan terasa seperti sebuah benjolan keras. Selama tidak menganggu dan wujudnya masih berupa benjolan kecil, tumor jinak kista payudara tidak membutuhkan tindakan operasi.

Tumor jinak bisa jadi berubah menjadi tumor ganas alias kanker bila dipicu oleh kondisi si penderitanya dalam kesehariannya. Misalnya mengkonsumsi makanan tinggi lemak dan kurang serat atau pola hidupnya tidak sehat. Jangan sampai gaya hidup tidak sehat menyebabkan tumor jinak yang diderita berubah menjadi tumor ganas.

Untuk meminimalisir potensi tumor jinak yang berubah menjadi tumor ganas, sebaiknya selalu mengkonsumsi asupan makanan yang rendah lemak, memperbanyak makanan berserat, rajin berolahraga, menghentikan kebiasaan merokok, menghindari polusi, menghindari stres serta gaya hidup tidak sehat lainnya seperti mengkonsumsi alkohol dan lainnya.

 

Speak Your Mind

*