Vietnam

Vietnam merupakan salah satu negara yang berada di kawasan Asia Tenggara. Negara ini berada di kawasan paling timur di Semenanjung Indochina. Negara yang merdeka dari Prancis ini beribu kota di Hanoi. Negara ini memiliki nama asli Republik Sosialis Vietnam.

Vietnam berbatasan langsung dengan Republik rakyat China di sebelah utara, Laos di sebelah barat laut, Kamboja di sebelah barat daya, dan Laut China Selatan di sebelah timur. Vietnam pun tergabung dalam organisasi negara-negara Asia tenggara atau ASEAN.

Sistem Pemerintahan dan Politik di Vietnam

Republik Sosialis Vietnam merupakan sebuah negara dengan partai tunggal. Sebuah konstitusi baru disahkan pada April 1992 menggantikan konstitusi versi 1975. Peran utama Partai Komunis kembali disertakan dalam semua organ-organ pemerintah, politik, dan masyarakat. Hanya organisasi politik yang bekerja sama atau didukung oleh Partai Komunis diperbolehkan ikut dalam pemilihan umum.

Negara ini memiliki sistem pemerintah Sosialis. Kepala negara berada dalam genggaman seorang presiden. Sementara itu, kepala pemerintahan berada dalam genggaman perdana menteri.

Majelis Nasional Vietnam (National Assembly of Vietnam) merupakan badan pembuat undang-undang pemerintah yang memegang hak legislatif. Majelis ini memiliki posisi yang lebih tinggi daripada lembaga eksekutif dan yudikatif. Seluruh anggota kabinet berasal dari Majelis Nasional. Mahkamah Agung Rakyat (Supreme People’s Court of Vietnam) memiliki kewenangan hukum tertinggi di Vietnam dan bertanggung jawab pada Majelis Nasional.

Pembagian Daerah Administratif di Vietnam

Vietnam beribu kota di Hanoi. Dulunya, Hanoi merupakan ibu kota Vietnam Utara. Sementara itu, kota terbesar dan terpadat di Vietnam adalah Ho Chi Minh City. Dulunya, Ho Chi Minh City dikenal dengan sebutan Saigon.

Pemerintah Vietnam mengklasifikasikan provinsi di Vietnam menjadi delapan wilayah regional.

Kedelapan wilayah regional tersebut adalah Barat Laut, Timur Laut, Delta Sungai Merah, Pantai Tengah Utara, Pantai Tengah Selatan, Dataran Tinggi Tengah, Dataran Tinggi Tenggara, dan Delta Sungai Mekong.

Perang Vietnam

Perang Vietnam atau sering disebut Perang Indochina Kedua adalah sebuah perang yang terjadi antara 1957 sampai 1975. Perang ini merupakan bagian dari perang Dingin antara dua kubu ideologi besar, yaitu Komunis dan Liberal.

Perang Vietnam melibatkan dua kubu yang bersitegang, yaitu Vietnam Utara (Republik Vietnam) dan Vietnam Selatan (Republik Demokratik Vietnam). Dalam perang saudara tersebut, Vietnam Utara bersekutu dengan Amerika Serikat, Korea Selatan, dan Australia. Sementara itu, Vietnam Selatan bersekutu dengan Uni Soviet dan China. Diperkirakan perang tersebut menelan korban jiwa sebanyak 280.000 jiwa dari pihak selatan dan 1.000.000 jiwa dari pihak utara.

Perang ini mengakibatkan eksodus besar-besaran penduduk Vietnam ke Amerika Serikat dan Australia. Oleh karena itu, di kedua negara tersebut banyak ditemui komunitas warga Vietnam dalam jumlah yang cukup besar. Perang Vietnam berakhir pada 1976 yang ditandai dengan reunifikasi atau bergabungnya Vietnam Utara dan Vietnam Selatan.

Ekonomi Vietnam

Perang Vietnam telah mengakibatkan perekonomian Vietnam porak poranda. Setelah reunifikasi, pemerintah Vietnam melakukan penataan ekonomi dengan membuat ekonomi terencana, mirip Repelita, yang dilakukan Indonesia pada zaman Orde Baru. Selain itu, Vietnam pun mendapatkan embargo perdagangan dari Amerika Serikat dan beberapa negara di kawasan Eropa.

Seiring waktu berjalan, Pemerintah Vietnam melakukan reformasi ekonomi besar-besaran. Hal ini dilatarbelakangi dengan banyaknya korupsi di pemerintahan dana kualitas yang buruk dalam bidang perdagangan. Setelah melakukan reformasi ekonomi, pertumbuhan ekonomi Vietnam mulai tumbuh. Pada 2000 hingga 2005, pertumbuhan ekonomi Vietnam mencapai 7 persen. Hal ini membuat Vietnam termasuk negara kedua tercepat dalam pertumbuhan ekonomi.

Industri manufaktur, teknologi informasi, dan industri teknologi tumbuh pesat. Vietnam pun mulai merambah bisnis perminyakan. Walaupun termasuk pemain baru dalam industri perminyakan, Vietnam mampu menjadi produsen terbesar ketiga di kwasan Asia Tenggara dengan total produksi 400.000 barel per hari. Selain itu, Vietnam pun menjadi negara pengekspor terbesar beras di dunia setelah Thailand.

Transportasi Vietnam

Pada awalnya, jaringan transportasi modern di Vietnam dibangun pada masa pemerintahan Prancis. Pemerintah Prancis membangun jalur transportasi modern untuk keperluan panen material-material mentah. Setelah Perang Vietnam, jaringngan transportasi mengalami rekonstruksi dan ekstensif menuju tahap yang lebih modern.

Sarana transportasi yang paling populer di Vietnam adalah kereta api. Sementara itu, sepeda, motor, dan bus umum merupakan alat transportasi yang populer di kota-kota dan pedesaan di Vietnam. Sama dengan di Indonesia, khususnya Jakarta, Vietnam pun memiliki maslah dengan kemacetan khususnya di Kota Hanoi dan Ho Chi Minh. Kemacetan di Hanoi dan Ho Chi Minh dipicu oleh membludaknya jumlah kendaraan, baik roda dua mapun roda empat di Vietnam.

Vietnam Airlines

Vietnam Airlines adalah maskapai penerbangan nasional milik Vietnam yang berdiri sebagai perusahaan negara pada bulan April 1989. Sekarang Vietnam Airlines sudah memperoleh pengakuan sebagai maskapai bintang 3 dari Skytrax.

Tujuan penerbangan Vietnam Airlines ke Eropa dan Amerika adalah sebagai berikut.

Eropa

  • Perancis: Paris (Charles De Gaulle International Airport)
  • Jerman: Frankfurt (Frankfurt International Airport)
  • Rusia: Moscow (Domodedovo International Airport)

Amerika Serikat

  • Atlanta (Hartsfield-Jackson Atlanta International Airport)
  • Boston (Logan International Airport)
  • Denver (Denver International Airport)
  • Dallas Fort Worth (Dallas-Fort Worth International Airport)
  • Washington (Washington Dulles International Airport)
  • Houston (George Bush Intercontinental Airport)
  • New York (John F. Kennedy International Airport)
  • Los Angeles (Los Angeles International Airport)
  • Miami (Miami International Airport)
  • Oklahoma (Will Rogers World Airport)
  • Chicago (O’Hare International Airport)
  • San Francisco (San Francisco International Airport)

Geografi dan Iklim Vietnam

Susunan topografi Vietnam terdiri atas bukit-bukit dan pegunungan dengan hutan yang lebat dan dataran rendah sekitar 20 persen dari luas wilayah Vietnam. Sekitar lebih dari 40 persen wilayah Vietnam adalah pegunungan.

Vietnam pun memiliki Delta Sungai Merah dan Delta Sungai Mekong. Delta Sungai Merah adalah adalah sebuah teluk kecil di kawasan Teluk Tonkin yang diisi oleh deposit besar endapan sungai. Delta Sungai Merah pun memanjang sekitar 100 meter ke Teluk Tonkin setiap tahunnya. Sementara itu, Delta Sungai Mekong adalah dataran rendah di atas permukaan laut. Di Delta Sungai Mekong terdapat endapan sedimen yang dibawa dari cabang-cabang dan aliran Sungai Mekong.

Di Vietnam pun mengalir Sungai Mekong. Sungai Mekong termasuk sungai terpanjang ke-12 di dunia. Sungai yang mengalir dari Tibet, China, Myanmar, Thailand, Laos, Kamboja, dan Vietnam ini tidak lepas dari sejarah Vietnam khususnya dan Asia Tenggar umumnya.

Kebudayaan Vietnam

Kebudayaan Vietnam dipengaruhi oleh kebudayaan negara tetangga. Kebudayaan Vietnam pun tetap berpegang teguh pada Konfusianisme yang menekankan pada tugas-tugas yang kekeluargaan. Akan tetapi, pada masa sosialis, Kebudayaan Vietnam dipengaruhi oleh media yang dikontrol pemerintah dengan program budaya sosialis.

Untuk beberapa dekade, pengaruh kebudayaan asing dihindari dan ditekankan pada penghargaan dan sharing kebudayaan negara-negara komunis, seperti Uni Soviet dan Republik Rakyat Cina. Namun sejak 1990-an, Vietnam mulai terekspos dan terpengaruh secara besar pada kebudayaan dan media Asia Tenggara, Eropa, dan Amerika.

Speak Your Mind

*