Yuotube Atau Youtube?

Ilustrasi yuotubeBanyak orang melakukan salah ketik ketika mencari Youtube dengan menuliskan Yuotube di mesin pencari karena kurang teliti dalam mengetikkan ejaan. Youtube sendiri pertama kali didirikan pada Februari 2005 oleh  Chad Hurley, Steve Chen, dan Jawed Karim. Ketiganya adalah mantan karyawan Paypal. Dengan pengalaman mereka dalam bidang pemrograman web, akhirnya memunculkan ide untuk membuat situs ini. Di Youtube, kita bisa mengunggah, menonton, dan berbagi video secara gratis. Format video yang disimpan di situs ini adalah format flv dan untuk bisa menontonnya, komputer kita harus terinstall pug-in flash player.

Banyak sekali video yang bisa kita lihat di Youtube. Biasanya video-video tersebut adalah video klip grup musik, serial tv, film, juga video-video hasil buatan dari pengguna. Untuk dapat mengunggah video ke situs ini, kita harus mendaftar keanggotaan terlebih dahulu. Anggota bisa didapatkan dengan gratis dalam jangka waktu yang tidak terbatas. Sedangkan untuk menonton video yang ada di Youtube sendiri, kita bisa melihatnya langsung tanpa harus mendaftar sebagai anggota. Syaratnya harus terpasang plug-in flash player di komputer kita dan koneksi internet yang cepat.

Diblokir oleh Beberapa Negara

Tidak bisa dipungkiri lagi, keberadaan Youtube yang menjadi situs penyedia layanan video gratis mendatangkan dampak negatif. Kebebasan untuk menonton video dari Youtube, tanpa adanya saringan terlebih dahulu, membuat beberapa negara memblokir situs tersebut di negara mereka. Banyaknya video-video yang bermasalah, terutama video porno yang bisa ditonton oleh anak-anak sekalipun menjadi alasan utama.

Diantara negara tersebut adalah Arab Saudi, Brazil, Iran, Suriah, Thailand, dan beberapa negara lainnya. Bahkan Indonesia sendiri pernah memblokir situs ini pada tahun 2008, ketika film Fitna yang berisi tentang penghinaan terhadap Nabi Muhammad beredar luas. Menteri Agama saat itu memerintahkan semua penyedia layanan internet untuk menutup akses ke situs Youtube. Tetapi hal tersebut hanya berlangsung selama 10 hari. Pemerintah menyatakan permintaan maaf mereka karena ternyata pemblokiran tersebut telah mengakibatkan banyak protes dari masyarakat.

Apakah Youtube Aman Bagi anak?

YouTube, seperti banyak user-generated situs lainnya, memiliki banyak video dan musik untuk bisa dinikmati oleh seluruh keluarga. Satu orang dapat melihat kartun kelinci Bugs Bunny, atau bahkan cerita pendek dari Sesame Street di YouTube, dan biasanya menemukan banyak konten hebat. Video yang pantas biasanya ditandai dalam satu hari sedang disiapkan, dan orang-orang yang melanggar klausul YouTube kesesuaian dapat kehilangan keanggotaan mereka.

Sementara itu bila tahu cara penggunaannya situs YouTube mungkin terbukti aman bagi anak untuk digunakan, pada kenyataannya sebaliknya semua ini bergatung pada orangnya, karena ada saja seseorang yang ingin mengekspos anak untuk tujuan pedophilia dalam banyak conten cabul, baik dalam gambar dan kata-kata.

Kadang-kadang ada sebuah video di YouTube yang tidak menyinggung tapi komentar berikut tanggapan para pengguna, atau judul sendiri menggunakan kata kata tidak senonoh. Selain itu, mencari video juga sering dapat menyebabkan konten yang tidak pantas bisa masuk juga, yang belum dihapus atau ditandai.

Ketika seseorang menggunakan pencarian favorit kid-friendly di YouTube, salah satu juga diberikan daftar topik mungkin terkait hal lainnya yang selain bukan anak anak. Maka dari itu seorang anak yang menavigasi YouTube cenderung menemukan banyak bahan di mana para tua barangali kecolongan untuk membiarkan si anak untuk melihatnya.

Apa yang bisa dilakukan dengan situs user generated seperti YouTube adalah penggunaan account keanggotaan, dan melakukan pencarian khusus parenting. Keanggotaan memungkinkan seseorang untuk membuat halaman favorit yang tidak memiliki konten yang tidak perlu atau tak dapat disebut muncul mengganggu atau memberikan anak Anda kepada jebakan konten yang sia-sia.

Dengan searching ketika seorang anak tidak hadir, seseorang dapat menyaring content yang tidak sesuai dengan misi pendidikan di YouTube, dan mencari tahu mana video yang besar untuk anak-anak dan ramah keluarga.

Satu juga dapat mengatur preferensi seseorang untuk tidak menerima konten yang tidak pantas atau ditandai, namun hal ini tidak failsafe a. Sayangnya, konten yang tidak pantas dapat bocor melalui dalam pencarian yang paling bersalah yang dilakukan di YouTube.

Seperti pada situs internet banyak, penggunaan YouTube harus diwaspadai oleh orang tua, dan idealnya, pertama kali harus navigasikan oleh orang tua untuk membantu anak-anak menghindari semua yang tidak pantas.

Bahkan untuk anak-anak, YouTube dapat masuk ke dalam pornografi, kekerasan dan kecabulan cukup cepat. Posting video di YouTube oleh anak-anak juga dapat menimbulkan masalah karena komentar ditambahkan ke video bisa sangat cabul. Dan lebih pentng lagi, awasi pergaulan anak Anda dengan mereka yang lebih melek teknologi.

Terkenal Lewat Youtube

Selain berdampak negatif, Youtube juga mencuatkan nama-nama baru di dunia hiburan. Sebut saja Justin Bieber yang langsung terkenal setelah mengupload video tentang dirinya di Youtube. Di Indonesia sendiri ada Sinta dan Jojo yang menjadi artis dadakan ketika mereka menyanyikan lagu Keong Racun.

Bukan hanya di dunia hiburan saja, Youtube juga banyak digunakan orang untuk mempromosikan produk mereka. Misalnya saja seorang arsitek yang menunjukkan rancangan bangunannya, seorang desainer pakaian yang memperlihatkan hasil rancangan pakaiannya, atau seorang desainer graphis yang mengunggah hasil karyanya di Youtube. Banyak di ntara orang-orang tersebut yang kemudian banjir job setelah mengunggah hasil karya mereka di Youtube. Karena hal tersebut, Youtube juga bisa dijadikan sebagai media promosi terhadap suatu barang atau jasa.

Seorang selebriti YouTube adalah seseorang manusia tenar mendadak, dan dalam beberapa kasus, mereka yang telah memperoleh pengakuan luas di Internet dan seterusnya dengan muncul dalam sebuah video yang ditampilkan di YouTube.com. Tidak semua selebriti YouTube telah mencapai status mereka secara sukarela.

Terutama selama tahap awal video viral, selebriti YouTube tertentu tidak menyadari bahwa mereka telah difilmkan pada video atau video yang kemudian diunggah ke internet. Dalam kasus ini, di mana asal selebriti YouTube sulit untuk dilacak, mereka sering diberi julukan berdasarkan tag pencarian sembarang yang menggambarkan video nya, seperti “tarian Nobody Polisi Korea”, “Polisi Chaya Chaya”, “Keong Racun Sinta Jojo” dsb.

Setelah YouTube dibeli pada tahun 2006 oleh Google, ia melihat kenaikan popularitas sebagai website untuk video internet. Sejak itu, banyak perusahaan telah berusaha untuk memanfaatkan potensi viral marketing yang melekat dalam video di YouTube. Pada gilirannya, gerakan ini juga telah melahirkan selebriti YouTube seperti Lonelygirl15, yang ditampilkan dalam serangkaian video diary-gaya sebagai Vlogger remaja (video blogger), Bree, tapi kemudian diturunkan menjadi aktris profesional, Jessica Lee Rose , yang telah bertindak keluar serangkaian script dipelopori oleh Badan Seni Rupa Kreatif (CAA).

Contoh lain dari selebriti YouTube populer adalah Udin sedunia. Video yang penyanyinya tidak akan pernah terkenal di dunia nyata kecuali di dunia maya.

Fenomena Youtube yang sekarang menjadi bagian dari perusahaan Google tampaknya tidak akan pernah habis. Sisi negatif ataupun positif tergantung kita untuk menyikapinya. Situs www.youtube.com setiap bulannya bisa dikunjungi oleh lebih dari 280 juta orang. Tentu hal tersebut menjadikan terbukanya bisnis baru. Jika Anda ingin menjadi salah satu dari bagian fenomena Youtube, segeralah meluncur ke alamat www.youtube.com dan dapatkan berjuta video gratis yang bisa Anda lihat. Ingat jangan salah ketik : Youtube bukan yuotube!

 

Speak Your Mind

*